<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240</id><updated>2011-12-24T00:46:27.514-08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Sejarah'/><category term='Kesehatan'/><category term='berita'/><category term='Humor'/><category term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Ardhiwana</title><subtitle type='html'>BUMI KUPIJAK LANGIT KUJUNJUNG</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>70</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1651068135704835991</id><published>2011-12-09T01:17:00.000-08:00</published><updated>2011-12-09T02:57:54.624-08:00</updated><title type='text'>21 unit Komputer Raib Dibawa Pencuri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-3kONSbF4Qp8/TuHjESNYuwI/AAAAAAAAA28/zAogL34HScc/s1600/barang%2Bbukti.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-3kONSbF4Qp8/TuHjESNYuwI/AAAAAAAAA28/zAogL34HScc/s320/barang%2Bbukti.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684073867465243394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis (8/12) dini hari kemarin, sekolahku digemparkan oleh suasana kondisi ruang komputer yang berantakan karena sebelumnya kedatangan tamu tidak bermoral alias pencuri alias maling. Ini sungguh mengganggu konsentrasi para siswa, karena mereka sedang melaksanakan Tes Ulangan Semester, yang berakhir pada hari ini.  Maling itu menggasak seluruh komputer yang ada di ruang lab tersebut. Menurut informasi pihak pengelola lab, sejumlah 21 unit CPU (1 unit dari ruang guru) lengkap dengan monitornya serta LCD proyektor raib dibawa pencuri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketika dikonfirmasi, ini terjadi karena kelalaian penjaga malam yang ketiduran sampai pagi. Pak Nasikun, 48, selaku penjaga sekolah, waktu itu ditemani oleh satu penjaga lainnya, pak Muhsin, 56. "Saya ketiduran di ruang TU, sedangkan Pak Sin (Muhsin) di serambi depan (kantor kepsek)" kata Pak Nasikun.&lt;br /&gt;Lanjut dia, seperti biasanya menjelang pagi sekitar pukul 05.00, ia mematikan lampu seluruh teras kelas. Nah, ketika sampai di kelas XI.IS-4 -yang kebetulan berada tepat di depan lab. komputer- ia terheran saat melihat kondisi kaca jendela dan teralis berada di bawah yang artinya jendela itu bolong. Lantas ia segera mendekat dan mencoba melihat keadaan di dalam ruang tersebut melalui jendela yang rusak tersebut. Ia pun terkejut setelah melihat seluruh komputer yang biasanya berada di atas meja -karena untuk pembelajaran- tidak ia temukan. Dengan tergopoh-gopoh ia pun menuju ke rumah Pak Aris yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari sekolah untuk melaporkan hal ini. Lantas Pak Aris menghubungi kepala sekolah, Pak Siwanto, untuk segera ke sekolah karena keadaan ruang komputer mencurigakan.&lt;br /&gt;Benar, setelah ditinjau seluruh komputer yang ada raib, ternyata semalam terjadi pencurian di ruang komputer dan ruang guru (1 unit). Kemudian pak Nasikun diutus segera melapor ke kantor polsek cepiring. Tidak lama personil kepolisian dari polsek dan polres Kendal datang meninjau lokasi kejadian, yang selanjutnya melakukan penyelidikan. Alhasil, ditemukan CPU yang tinggal rangkanya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cashing&lt;/span&gt;)  di sungai belakang sekolah. Ternyata, pencuri cukup lihai karena hanya mengambil komponen-komponen penting yang memiliki harga jual tinggi dan mudah dibawa seperti RAM, DVD &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Room&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Motherboard&lt;/span&gt;, lalu membuang rangka luarnya ke sungai untuk menutupi jejak. Aksi pencurian ini diperkirakan sekitar jam 2-3 pagi dan pelakunya besar kemungkingkan tidak satu orang. Dalam kasus ini, Pak Nasikun dan Pak Muhsin selaku penjaga sekolah dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Pak Aris dan Bu Mulyani, ternyata juga dimintai keterangan sebagai saksi. Kenapa? Kebetulan Pak Aris yang paling sering datang ke sekolah pada saat malam hari (biasanya ada lemburan atau sekedar datang untuk main), sedangakan Bu Mulyani, kebetulan sekitar jam 2 siang (sepulang takziyah dari Semarang) hendak mengambil helm yang tertinggal di ruang guru, dan ternyata pintunya terkunci. Setelah mencari Pak Nasikun tidak ketemu akhirnya beliau memutuskan pulang sehingga tidak jadi mengambil helm miliknya.&lt;br /&gt;Menurut data yang diperoleh kerugian ditaksir sekiar Rp60-Rp70 juta. Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja pencurinya segera ketemu ya pak polisi...!!? Dan semoga ini merupakan kejadian yang terkahir di sekolahku. Dan semoga juga tidak terjadi di sekolah lain. Ambil hikmahnya saja Pak Sis..!!? (maaf, tidak menggurui lhoo pak...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dibalik Rahasia Ada Rahasia..." percayalah...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1651068135704835991?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1651068135704835991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1651068135704835991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1651068135704835991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1651068135704835991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2011/12/sekolahku-kedatangan-tamu-tidak.html' title='21 unit Komputer Raib Dibawa Pencuri'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-3kONSbF4Qp8/TuHjESNYuwI/AAAAAAAAA28/zAogL34HScc/s72-c/barang%2Bbukti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1319338295940254708</id><published>2011-12-07T19:14:00.000-08:00</published><updated>2011-12-08T03:46:49.719-08:00</updated><title type='text'>SINDORO: dari Normal ke Waspada 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2zNFL9uOhwk/TuA03SI0doI/AAAAAAAAA2k/G3_661PKh0w/s1600/sindoro.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2zNFL9uOhwk/TuA03SI0doI/AAAAAAAAA2k/G3_661PKh0w/s200/sindoro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5683600854107846274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagai peringatan saja bagi para petualang gunung atau para pendakai, perlu mewaspadai kondisi Gunung Sindoro terkini. Gunung yang berketinggian 3153 mdpl tersebut terletak di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo. Menurut informasi terkakhir, status yang semula aktif normal ditingkatkan menjadi waspada 2. Peningkatan tersebut menyusul terjadinya lonjakan aktivitas pada dapur magma gunung yang terakhir meletus pada 1970 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan status ini diumumkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung dalam suratnya kepada Bupati Temanggung, tertanggal 5 Desember 2011 (sumber Jawa Pos; 7/12).&lt;br /&gt;Pengamatan status Gunung Sindoro dilakukan oleh Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Gentingsari Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung.&lt;br /&gt;Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Dr. Surono dalam suratnya membeberkan, pengamatan yang dilakukan secara intensif. Sejak 1 Oktober silam, hingga beberapa hari terakhir, menunjukkan terjadinya peningkatan drastis. Untuk kondisi di puncak gunung dalam pemantauan terakhir, suhu di dinding kawah mencapai 90 derajat celsius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-VINzuCOty9w/TuA1BZUbN4I/AAAAAAAAA2w/rkIsgNIEl2M/s1600/sindoro-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-VINzuCOty9w/TuA1BZUbN4I/AAAAAAAAA2w/rkIsgNIEl2M/s200/sindoro-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5683601027834263426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Secara terpisah, Wakil Bupati Temanggung, Budiarto, yang juga Ketua Penanggulangan Bencana Temanggung kemarin melakukan kordinasi dengan intansi terkait. Budi meminta masyarakat Temanggung untuk tenang dan tidak terpancing isu-isu yang beredar dan cenderung meresahkan. Masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan informasi secara lengkap dari pimpinan wilayah atau camat. Masyarakat yang bedomisili di sekitar Gunung Sindoro, diminta tetap waspada dan memperhatikan perkembangan. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1319338295940254708?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1319338295940254708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1319338295940254708' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1319338295940254708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1319338295940254708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2011/12/sindoro-dari-normal-ke-waspada-2.html' title='SINDORO: dari Normal ke Waspada 2'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2zNFL9uOhwk/TuA03SI0doI/AAAAAAAAA2k/G3_661PKh0w/s72-c/sindoro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5213109773559676262</id><published>2011-10-19T22:47:00.000-07:00</published><updated>2011-11-07T20:39:25.363-08:00</updated><title type='text'>PAB 2011: Bersih-bersih Pantai Sikucing</title><content type='html'>Sabtu kemarin (15/10), Ardhiwana mengadakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ritual&lt;/span&gt; pertama dalam pengukuhan anggota baru. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, 15 - 16 Oktober 2011 dilaksanakan di dua tempat. Hari pertama dibuka dengan upacara pada pukul 15.30 oleh Kepala Sekolah Bapak Siswanto, S.Pd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai komunitas pencinta alam di SMA 1 Cepiring, kalian mestinya punya ciri khusus atau sesuatu hal yang sesuai dengan jati diri seorang Ardhiwana" kata beliau dalam pembinaan upacara tersebut. Ditambahkan pula bahwa identitas seorang Ardhiwana atau ARDHIES tidak sekedar berkaos tertentu, berpenampilan fisik tertentu. Melainkan memiliki sikap dan perilaku yang menunjukan bahwa ia seorang ardhiwana, misalkan saja peduli lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan judul organisasinya -pencinta alam-, maka seseorang yang mengikuti komunitas pencinta alam harus menanamkan sikap dan perilaku sayang kepada alam, seperti peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, mengolah sampah yang bisa didaur ulang, dan aktifitas lain yang menunjukan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Minggu paginya, kegiatan Ardhiwana dilanjutkan ke Pantai Sikucing dengan agenda utama yaitu bersih pantai dengan kegiatan membersihkan lingkungan sekitar pantai dari sampah, utamanya samapah yang berasal dari plastik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5213109773559676262?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5213109773559676262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5213109773559676262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5213109773559676262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5213109773559676262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2011/10/pab-2011-bersih-bersih-panai-sikucing.html' title='PAB 2011: Bersih-bersih Pantai Sikucing'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-14027227603094296</id><published>2011-08-18T22:56:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T23:27:10.398-07:00</updated><title type='text'>Pemimpin Baru Pencinta Alam ARDHIWANA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ZjYDRMa2BCo/Tk3-9Nd5MMI/AAAAAAAAA2c/wVg2Xy_-WcI/s1600/DSC01267.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 123px; height: 163px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZjYDRMa2BCo/Tk3-9Nd5MMI/AAAAAAAAA2c/wVg2Xy_-WcI/s200/DSC01267.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642446235705618626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alih-alih pengen buka bareng, pada tanggal 15 Agustus 2011 kemarin, Ardhiwana melakukan hajatan sakral, Reorganisasi Pengurus atau Pemilihan Ketua Baru.&lt;br /&gt;Kegiatan dimulai pada pukul 16.00 diawali upacara Pembukaan di dalam ruangang. Karena pak Yoshi selaku waka kesiswaan yang sejatinya sebagai pembina upacara dalam kegiatan tersebut tidak bisa hadir, akhirnya pembina upacara langsung dari pembina ARDHIWANA. Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan Pembacaan Laporan Pertanggungjawaban pengurus yang kemudian diakhiri dengan Pemilihan Ketua Baru. Dalam pemilihan ini SITI MUNAWAROH alias Bulug terpilih menjadi ketua Ardhiwna masa periode 2011/2012, setelah unggul perolehan suara atas 2 kandidat lainya, Ana Semat dan Eko Benyek. Ya, untuk ketiga kalinya Ardhiwana kembali diketuai seorang cewek setelah sebelumnya  Villa Berit dan Hesti Udel. Biarpun cewek, semoga semangat dan kinerjanya tidak kalah dengan cowok. GoOd Luck...!!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-14027227603094296?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/14027227603094296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=14027227603094296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/14027227603094296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/14027227603094296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2011/08/pengurus-baru-pencinta-alam-ardhiwana.html' title='Pemimpin Baru Pencinta Alam ARDHIWANA'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ZjYDRMa2BCo/Tk3-9Nd5MMI/AAAAAAAAA2c/wVg2Xy_-WcI/s72-c/DSC01267.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3273536028704853423</id><published>2011-07-24T23:49:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T05:58:45.016-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Ardhiwana: SEVEN SUMMIT</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-GkjTNw2_9Pk/Ti0lu1hNIQI/AAAAAAAAA04/NQ8iYxXCwxI/s1600/DSC05113.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-GkjTNw2_9Pk/Ti0lu1hNIQI/AAAAAAAAA04/NQ8iYxXCwxI/s200/DSC05113.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633200195480920322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ePdUkGOmk9o/Ti0mwbC6mAI/AAAAAAAAA1A/RqHs6pqOa4c/s1600/PICT0307.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ePdUkGOmk9o/Ti0mwbC6mAI/AAAAAAAAA1A/RqHs6pqOa4c/s200/PICT0307.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633201322245920770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-M-ShJsvyHyM/Ti0mwiiQQaI/AAAAAAAAA1Q/D5SlQd8AxAc/s1600/DSC05160.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-M-ShJsvyHyM/Ti0mwiiQQaI/AAAAAAAAA1Q/D5SlQd8AxAc/s200/DSC05160.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633201324256412066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-c-o-yi1WvTU/Ti0mw_5DvII/AAAAAAAAA1g/uCbqK-YgcmI/s1600/DSC05178.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-c-o-yi1WvTU/Ti0mw_5DvII/AAAAAAAAA1g/uCbqK-YgcmI/s200/DSC05178.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633201332136688770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-X5v4Cu8FXM0/Ti0mwluvjwI/AAAAAAAAA1Y/4AiBjkvryk0/s1600/DSC05200.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-X5v4Cu8FXM0/Ti0mwluvjwI/AAAAAAAAA1Y/4AiBjkvryk0/s200/DSC05200.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633201325114101506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-F2jnyVHa0go/Ti0mwd0XhOI/AAAAAAAAA1I/wklIAT6C6AA/s1600/DSC05203.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-F2jnyVHa0go/Ti0mwd0XhOI/AAAAAAAAA1I/wklIAT6C6AA/s200/DSC05203.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633201322990208226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kali ketiga Ardhiwana melakukan pendakian Gunung Merbabu. Melalui jalur Thekelan, sekitar pukul setengah sepuluh malam para ardhies -sebutan anggota Ardhiwana- melakukan perjalanan pendakian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebagai agenda rutin, setiap akhir tahun semester, Ardhiwana mengadakan kegiatan "purna anggota" sebagai salah satu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ritual&lt;/span&gt; akhir yang diperuntukan bagi kelas XII yang baru saja dinyatakan LULUS sekolah dan keluar dari keanggotaan secara akademik. Pendakian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gunung gede&lt;/span&gt; adalah salah satu bentuknya. Dan kali ini Gunung Merbabu yang menjadi target obyek tujuan. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, 25 - 27 Juli 2011 ini diikuti oleh 22 ardhies -cowok dan cewek- dan 12 alumni.&lt;br /&gt;Setelah berkumpul di kampus SMANCEP, dengan diangkut sebuah truk, sekitar jam 14.10 rombongan ardhies berangkat menuju Thekelan, Salatiga, dan tiba di Kopeng, Salatiga jam 17.00. Setelah beristirahat, 30 menit kemudian perjalanan dilanjutkan menuju basecamp Thekelan dengan berjalan kaki, dan... 2 jam pas rombongan tiba.&lt;br /&gt;"Gunakan waktu istirahat kalian sebaik-baiknya, nanti pendakian akan kita mulai jam 9" Masdur memberikan instruksi kepada para ardhies setelah semua rombongan tiba di basecamp. Para ardhies pun tanggap dan langsung melakukan instruksi tanpa harus bertanya dua kali.&lt;br /&gt;Jarum jam menunjukan pukul 9, aktivitas persiapan yang diinstruksikan sudah mulai nampak, dengan beberapa ardhies yang sudah melakukan penataan tas (packing). Kemudian Hesti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Udel&lt;/span&gt; -ketua Ardhiwana- memberi instruksi agar para ardhies untuk berkumpul di depan basecamp sebagai langkah persiapan pendakian. Setelah semua berkumpul, giliran Masdur selaku Pembina Ardhiwana memberikan sedikit pengarahan kaitannya dengan pendakian yang akan dilakukan. Pendakaian pun dimulai seusai doa bersama oleh rombongan, "Sekarang jam 21.30... ayo jalan..!!" dengan melangkah lebih dulu Masdur sebagai pionir di depan. Rombongan dibagi 3 kelompok. Pertama dipimpin langsung oleh pembinanya, kelompok kedua didampingi MasDin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bonek&lt;/span&gt;, dan kelompok terakhir didampingi Giyanto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Sejatinya pendakian ini memakan waktu 6 sampai 8 jam, namun di tengah perjalanan, sekitar pukul 2 pagi, setelah melewati POS terakhir, dua anggota pingsan, Mita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Liu-liu&lt;/span&gt; dan Rosi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Beling&lt;/span&gt;. Akhirnya Masdur memberi perintah untuk istrihat dan perjalanan akan dilanjutkan setelah mereka berdua sadar dan setelah matahari terbit. "Gunakan jurus kalian" seru Masdur agar para ardhies membuat bivak atau tenda darurat tempat mereka istirahat dan tidur.&lt;br /&gt;Keesokan harinya, setelah kondisi tubuh sudah hangat dan sedikit bertenaga -karena semua sudah sarapan- sekitar pukul 7.15 perjalanan dilanjutkan dengan target awal, PUNCAK 1 yaitu Pertapan atau lebih dikenal dengan Watu Gubug. Watu Gubug karena di puncak yang berketinggian 2735 mdpl ini terdapat batu besar yang berlubang di tengahnya sehingga bisa dijadikan tempat untuk berteduh.&lt;br /&gt;Dari sini rombongan betul-betul terbagi dan terpisah. Kelompok ketiga memilih untuk istirahat, dan menunggu kelompok pertama dan kedua turun dari perjalanan pendekaian yang akan dilanjutkan. Akhirnya dua kelompok pun meneruskan perjalan dan juga terpisah di tengah perjalanan. Pukul 8.45 Kelompok pertama tiba lebih dulu di Watu Gubug. Setelah 15 menit istirahat, perjalan kembali dilanjutkan, dan... akhirnya sampailah pada PUNCAK 2 Watu Tulis atau Menara (karena terdapat menara yang dibuat oleh TNI). Dan...berakhir di sini pula sisa-sisa kekuatan para ardhies ditunjukkan, waktu menunjukan jam 9.45. Sejatinya masih ada 5 puncak lagi yang harus dicapai untuk bisa dikatakan melakukan pendakian "Seven Summit (tujuh puncak)", tapi apa daya, hanya sampai disini kekuatan yang dimiliki para ardhies yang notaben masih pemula.&lt;br /&gt;Setelah waktu istirahat cukup, sekitar pukul 10.30, rombongan memutuskan untuk turun gunung. Dan tiba di basecamp pukul 2 siang, istirahat sampai esok berikutnya.&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Senin 27 Juli tepat jam 9 pagi rombongan berkemas menuju Kopeng karena sudah mobil penjemputan berada di sana. and...go home..back to campus SMANCEP.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3273536028704853423?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3273536028704853423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3273536028704853423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3273536028704853423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3273536028704853423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2011/07/ardhiwana-seven-summit.html' title='Ardhiwana: SEVEN SUMMIT'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-GkjTNw2_9Pk/Ti0lu1hNIQI/AAAAAAAAA04/NQ8iYxXCwxI/s72-c/DSC05113.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-2413024145532800696</id><published>2011-01-05T20:08:00.000-08:00</published><updated>2011-12-10T02:15:10.146-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Akhrinya Taklukan Puncak Ungaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZsiivyJI/AAAAAAAAAzg/_i_zVTYWynY/s1600/u-115.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 123px; height: 92px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZsiivyJI/AAAAAAAAAzg/_i_zVTYWynY/s200/u-115.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558947936780404882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZs4669SI/AAAAAAAAAzo/ZlaP7WUqi-g/s1600/u-122.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 90px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZs4669SI/AAAAAAAAAzo/ZlaP7WUqi-g/s200/u-122.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558947942787380514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVat-00KTI/AAAAAAAAA0I/zNyKMW3W_gE/s1600/u-30.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 117px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVat-00KTI/AAAAAAAAA0I/zNyKMW3W_gE/s200/u-30.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558949061063878962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZtIKlVtI/AAAAAAAAA0A/wpECOFmxbNI/s1600/u-36.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 87px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZtIKlVtI/AAAAAAAAA0A/wpECOFmxbNI/s200/u-36.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558947946879604434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meskipun dihadang kabut tebal dan badai yang cukup besar serta pada suhu 13 derajat Celcius, para ardhies akhirnya bisa menaklukan puncak Gunung Ungaran.&lt;br /&gt;Walau sekelas G. Ungaran yang berketinggia 2050 mdpl, bagi pendaki pemula sudah cukup membanggakan bisa sampai ke puncak yang ditandai dengan monumen BANTENG RAIDER itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZs5n01dI/AAAAAAAAAzw/iDUdP2yMwcw/s1600/u-130.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 117px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZs5n01dI/AAAAAAAAAzw/iDUdP2yMwcw/s200/u-130.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558947942975722962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZtNWWWpI/AAAAAAAAAz4/8cxNyCgK1A4/s1600/u-128.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 117px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZtNWWWpI/AAAAAAAAAz4/8cxNyCgK1A4/s200/u-128.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558947948271131282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin kalimat ini sering muncul pada kegiatan Ardhiwana. Seperti tahun sebelumnya, SMA 1 Cepiring selalu mengadakan kegiatan yang dimotori oleh pengurus OSIS, KEMBER OSIS. Yaitu kemah bersama yang diikuti oleh pengurus OSIS itu sendiri bersama elemen-elemen dari ekskul. Namun kali ini sedikit berkurang pesertanya, hanya 3 elemen: OSIS, PA "Ardhiwana", dan Basket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauSQazkI/AAAAAAAAA0g/wdKPz0pcfmg/s1600/u-63.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauSQazkI/AAAAAAAAA0g/wdKPz0pcfmg/s200/u-63.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558949066279931458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauidgipI/AAAAAAAAA0o/3nd09-A13v4/s1600/u-75.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauidgipI/AAAAAAAAA0o/3nd09-A13v4/s200/u-75.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558949070629800594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, 31 Desember 2010 s/d 2 januari 2011. Pada pukul 8.00 upacara pelepasan dimulai dan dibuka oleh wakaur kesiswaan Pak Yoshie yang langsung dilanjutkan perjalanan menuju ke Medini, dan tiba pukul 10.30 wib.&lt;br /&gt;Pada dasarnya KEMBER ini bertempat di Medini. Namun, untuk PA melanjutkan ke Candi Promasan, karena sesuai jadwal dan kesepakatan, kegiatan PA lebih banyak di area Candi Promasan. Karena bertepatan dengan hari Jumat, peserta tidak langsung melakukan kegiatan masing-masing, akan tetapi menunggu solat Jumat selesai karena mayoritas peserta beragama Islam. Jadwal pertama adalah outbond fungames yang diikuti oleh seluruh peserta yang meliputi 7 bentuk kegiatan. Setelah terbentuk 8 kelompok outbond pun dimulai diantaranya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banteng takeshi&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pindah sarung dalam lingkaran&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bambu bola&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bambu air&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pita lingkar&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gobak sodor&lt;/span&gt;. Kegiatan yang dipandu Pak Yoshie itu selesai pukul 16.30 wib, dan istirahat.&lt;br /&gt;Nah, dari sinilah acara Ardhiwana dimulai. Setelah keperluan pribadi sudah dilaksanakan, para ardhies -sebutan anggota ardhiwana- berkemas untuk melakukan perjalanan menuju Promasan. Dalam kondisi hujan, para ardhies tetap melakukan perjalanan seusai mendapat pengarahan dari Pak Yosh sekitar pukul 19.00.Dan Perjalanan pun dimulai. Dengan berselimut jas hujan dibantu penerangan lampu senter, para ardhies tetap enjoi melakukannya. Tepat pukul 21.15, para ardhies tiba di Dusun Candi Promasan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngecamp&lt;/span&gt; istirahat di rumah Pak Wit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauOc9cUI/AAAAAAAAA0Y/tgUMpg3EonU/s1600/u-13.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauOc9cUI/AAAAAAAAA0Y/tgUMpg3EonU/s200/u-13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558949065258791234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauFSr-qI/AAAAAAAAA0Q/ZHdUVA9Vg44/s1600/u-76.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 148px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVauFSr-qI/AAAAAAAAA0Q/ZHdUVA9Vg44/s200/u-76.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558949062799784610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Acara pertama yang dijadwalkan adalah pendakian. Pada pukul 2.00 MasDur -pembina ardhiwana- mengintruksikan kepada para ardhies  untuk segera berkemas karena setengah jam lagi pendakian akan dilakukan. Diawali dengan doa secara bersama perjalanan kemudian dimulai, dan kawan JAMBUL ditunjuk MasDur sebagai leadernya. Dengan menerobos kabut yang begitu tebal serta angin badai yang cukup besar para ardhies pantang untuk menghentikan dan membatalkan perjalanan. Sedikit tertatih-taih memang, namun pada pukul 5.30 rombongan pertama -kebanyakan para alumni termasuk MasDur- sampai juga di puncak. Sedangkan rombongan junior dan senior 2 &amp;amp; 3 menyusul satu jam kemudian setelah dijemput kembali oleh MasDur yang semestinya sudah sampai puncak bersama rombongan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kedinginan mencapai 13 derajat para ardhies beristirahat melepas lelah sembari mengisi perut dengan memasak secara survive sesuai dengan yang mereka pelajari untuk bertahan hidup di alam bebas.Setelah dua jam bertahan dan stamina mulai terkumpul, para ardhies melanjutkan turun gunung untuk melakukan kegiatan selanjutnya yaitu pengambilan tanda anggota bagi anggota baru. Dalam ardhiwana istilah ini disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PENGKAOSAN&lt;/span&gt;. Karena di ardhiwana untuk bisa disebut sebagai anggota tetap adalah dengan menyelesaikan ritual ini setelah penrimaan anggota baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Promasan ini, ardhiwana mengakhiri kegiatan pada Minggu pukul 9.30 dengan melanjutkan perjalanan menuju Medini untuk bergabung kembali dengan elemen yang lain yang bertahan dan ngecamp di situ. dan pukul 10.30 caoo...sayonaraaa... (back to campus SMANCEP sekitar pukul 12.30)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-2413024145532800696?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/2413024145532800696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=2413024145532800696' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2413024145532800696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2413024145532800696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2011/01/akhrinya-taklukan-puncak-ungaran.html' title='Akhrinya Taklukan Puncak Ungaran'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TSVZsiivyJI/AAAAAAAAAzg/_i_zVTYWynY/s72-c/u-115.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5588419361903875122</id><published>2010-09-03T19:31:00.000-07:00</published><updated>2011-12-10T01:57:28.388-08:00</updated><title type='text'>Ardhiwana di bawah Kendali Wonder Women</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-LnmOK0lRK3w/TuMs_VoCz7I/AAAAAAAAA3I/r3vTzkQw8Mw/s1600/udel.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-LnmOK0lRK3w/TuMs_VoCz7I/AAAAAAAAA3I/r3vTzkQw8Mw/s320/udel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684436621320179634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk kedua kalinya Ardhiwana dipimpin atau diketuai oleh seorang cewek. Hesti Nurhayati pada tahun ini kebagian beban kepemimpinan untuk membawa Ardhiwana pada periode 2010/2011. Sebelumnya, Ardhiwana juga pernah diketuai seorang cewek pada periode 2007/2008 Ardhiwana yaitu Villa Artasari yang memiliki nama rimba &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Berit&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 30 Agustus 2010 kemarin, Ardhiwana mengadakan kegiatan Pemilihan Ketua Baru. Dan, kebetulan bertepatan dengan bulan Ramadhan sehingga kegiatannya sekaligus buka bersama. Jadwal yang direncanakan jam 15.00 ternyata molor, dan dimulai jam 15.45 WIB.&lt;br /&gt;Dengan didahului LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) oleh pengurus periode 2009/2010, dilanjutkan dengan pemilihan ketua baru. Baru, setelah waktu magrib tiba, santapan takjil diserbuu...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5588419361903875122?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5588419361903875122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5588419361903875122' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5588419361903875122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5588419361903875122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/09/ardhiwana-di-bawah-kendali-wonder-women.html' title='Ardhiwana di bawah Kendali Wonder Women'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-LnmOK0lRK3w/TuMs_VoCz7I/AAAAAAAAA3I/r3vTzkQw8Mw/s72-c/udel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6945908675551666339</id><published>2010-07-21T22:44:00.000-07:00</published><updated>2010-07-22T21:22:24.857-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Tanaman Apotek Hidup</title><content type='html'>Pada dasarnya Tuhan mencptakan segala sesuatu di dunia ini tanpa ada alasan dan manfaat, baik manusia itu sendiri, tumbuhan, hewan, maupun makhluk lain yang tidak bernyawa.&lt;br /&gt;Namun, di sini kita akan membahas mengenai tanaman yang biasa hidup di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan sebagai obat atau biasa kita kenal dengan tanaman apotek hidup. Kemampuan menyembuhkan dan efek positif dari beberapa tanaman sebagai obat telah lama diketahui jauh sebelum para ilmuwan menemukan berbagai obat-obatan dengan bahan kimia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Pengertian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apotek hidup adalah suatu tempat atau sebagian lahan untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Macam-macam tanaman apotek hidup&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ada beberapa jenis tanaman yang bisa dikategorikan tanaman apotik hidup, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;1. Kunyit &lt;span&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Curcuma longa&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kunir&lt;/span&gt; &lt;span&gt;(Jawa)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfkXui_kEI/AAAAAAAAAwc/kBSNFpN_bwA/s1600/Kunyit-4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 180px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfkXui_kEI/AAAAAAAAAwc/kBSNFpN_bwA/s200/Kunyit-4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496612966511906882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfkXbd6BRI/AAAAAAAAAwU/4FT7lrHa7sA/s1600/Kunyit-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 157px; height: 195px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfkXbd6BRI/AAAAAAAAAwU/4FT7lrHa7sA/s200/Kunyit-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496612961390298386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;a. memperlancar ASI&lt;/span&gt;. caranya: rimpang kunyit ditumbuk hingga halus kemudian dibalurkan di seputar payudara pada masa awal menyusui.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;b. haid tidak lancar&lt;/span&gt;. caranya: 2 rimpang kunyit, 1/2 sendok teh ketumbar, 1/2 sendok teh biji pala, 1/2 genggam daun srigading. Semua bahan ditumbuk jadi satu sampai halus, direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring dan didinginkan. Lalu diminum 1 gelas sehari.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;c.diabetes mellitus&lt;/span&gt;. caranya: 3 rimpang kunyit dan 1/2 sendok teh garam direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian saring dan diinginkan. minum 1/2 gelas 2 kali seminggu.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;d. tifus&lt;/span&gt;. caranya: 2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto, ditumbuk halus dengan 1 gelas air hangat, aduk sampai rata kemudian disaring. airnya diminum 1 kali sehari selama 1 minggu.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;e. amandel&lt;/span&gt;. caranya: 1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok . kunyit diparut, jeruk diperas dan diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 1/2 gelas air hangat. diaduk sampai rata dan disaring. minum secara rutin selama 2 hari sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;2. Jahe (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zingiber officinale rosc&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfqLRtes0I/AAAAAAAAAwk/gqYCdJWouz8/s1600/Jahe-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfqLRtes0I/AAAAAAAAAwk/gqYCdJWouz8/s200/Jahe-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496619349682598722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfqLozoa0I/AAAAAAAAAws/va1UTrwE9gM/s1600/Jahe-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 94px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfqLozoa0I/AAAAAAAAAws/va1UTrwE9gM/s200/Jahe-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496619355882416962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;a. impoten/lemah syahwat&lt;/span&gt;. caranya: 2 rimpang sebesar ibu jari sudah dicuci, 1 butir jeruk nipis, 1 butir telur ayam kampung, 1 sendok teh bubuk kopi, 1 sendok makan madu, sedikit bubuk merica. parut rimpang jahe dan tambahkan 1 gelas air masak lalu diperas. tambahkan air jeruk nipis dan kuning telur kemudian dicampur dengan semua bahan lainnya. aduk sampai merata dan diminum seminggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;b. batuk&lt;/span&gt;. caranya: 3 rimpang sebesar ibu jari sudah dicuci direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan menyisakan 1 gelas. air rebusan tersebut diminum 2 kali sehari pagi dan sore.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;c. pegal dan linu&lt;/span&gt;. caranya: 2 rimpang jahe, 2 gelas susu segar. rimpang dicuci lalu dibakar dan dikuliti. rimpang dimemarkan kemudian direbus dengan air susu (susu jahe). diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;d. masuk angin&lt;/span&gt;. caranya: 3 rimpang jahe sebesar ibu jari yang sudah dibakar dan dimemarkan dimasukkan ke dalam 2 gelas air dan beri gula aren secukupnya. didihkan kurang lebih 15 menit hingga airnya tersisa separuhnya. saring dan minum selagi hangat. lakukan 2 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;e. reumatik&lt;/span&gt;. caranya: 3 rimpang jahe dibakar dan dicuci kemudian diparut. tempelkan parutan tersebut pada bagian tubuh yang diserang reumatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;3. Kencur (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kaempferia galanga&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEj9zCTdFUI/AAAAAAAAAw0/_b95Bbu5gEc/s1600/Kencur-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 169px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEj9zCTdFUI/AAAAAAAAAw0/_b95Bbu5gEc/s200/Kencur-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496922398439314754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Manfaat:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;a. obat alami influenza dan batuk bagi bayi&lt;/span&gt;. caranya: 1 rimpang sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus ditumbuk halus  ditambah beberapa sendok air hangat. kemudian oleskan di seputar hidung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;si &lt;/span&gt;bayi.&lt;br /&gt;untuk batuk: rimpang dibersihkan kulitnya lalu diparut dan diperas, ambil sarinya. tambahkan 1 sendok air hangat lalu diminumkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;b. obat batuk&lt;/span&gt;. caranya: 1 rimpang diparut dan ditambahkan 2 gelas air hangat kemudian diperas dan disaring, tambahkan garam secukupnya.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEj9zSbGSDI/AAAAAAAAAw8/N-wAoC49JPg/s1600/Kencur-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 96px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEj9zSbGSDI/AAAAAAAAAw8/N-wAoC49JPg/s200/Kencur-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496922402766342194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; diminum selagi hangat 1-3x sehari. bisa juga dengan langsung dikunyah (bila tahan pedes dan baunya) dengan diambil sarinya dan ampasnya dibuang.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;c. menurunkan berat badan dan melangsingkan tubuh&lt;/span&gt;. caranya: 2 rimpang dibersihkan lalu diparut diambil sarinya, tambahkan madu secukupnya. diminum setiap pagi dan malam.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;d. obat sakit kepala&lt;/span&gt;. caranya: 2-3 lembar daunnya ditumbuk sampai halus, dioleskan sebagai kompres pada dahi.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;e. diare&lt;/span&gt;. caranya: 2 rimpang sebesar ibu jari diparut, tambahkan 1 gelas air hangat dan garam secukupnya, diperas dan disaring, ambil sarinya. oleskan pada perut sebagai bedak.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;f. menghilangkan lelah&lt;/span&gt;. caranya: 1 rimpang besar, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sangan;Jawa&lt;/span&gt;) dan 1 biji cabe merah. semua bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. minum selagi hangat secara berulang-ulang. untuk pria bisa ditambah lengkuas secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;4. Daun Salam (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Syzygium polyanthum&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEkG_02iloI/AAAAAAAAAxE/j8dsyKOD1-g/s1600/Salam-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEkG_02iloI/AAAAAAAAAxE/j8dsyKOD1-g/s200/Salam-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496932513771329154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEkHAcvAP8I/AAAAAAAAAxM/2ANFb_mtzNc/s1600/Salam-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 181px; height: 185px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEkHAcvAP8I/AAAAAAAAAxM/2ANFb_mtzNc/s200/Salam-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496932524477136834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daun salam mengandung bahan kimia yaitu minyak asiri (sitral, eugenol), tanin dan flavonoid. Sifat daunnya kelat danastrigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;a. obat diare&lt;/span&gt;. caranya: Cuci 15 lembar daun salam segar samapi bersih. Tambahkan 2 gelas air, lalu rebus sampai mendidih (Selama 15 menit). Selanjutnya masukkan sedikit garam. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;b. obat kencing manis/Diabetes mellitus&lt;/span&gt;. caranya: Cuci 7-15 lembar daun salam segar, lau rebus dalam 3 gelas air samapai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus sebelum makan. Lakukan sehari 2 kali.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;c. obat asam urat&lt;/span&gt;. caranya: Ambil 10 lembar daun salam segar, rebus dengan 4 gelas air hingga bersisa 2 gelas. Kemudian saring. Minum selagi hangat.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;d. Menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi&lt;/span&gt;. caranya: Cuci 10-15g daun salam segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus di malam hari. Lakukan pengobatan ini setiap hari. Resep 2 : 7 lembar daun salam segar + 30 g daun ceremai segar direbus dengan aor 600CC hingga tersisa 300CC.  Saring dan minum selagi hangat, pagi dan sore masing2 150CC.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;e. obat radang lambung&lt;/span&gt;. caranya: 30g salam segar + 30g daun sambiloto kering direbus dgn 600cc air hingga tersisa 300cc air, saring, tambahkan gula batu, minum selagi hangat masing2 150cc, minum pagi dan sore.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;f. obat hitertensi/menurunkan tekanan darah tinggi&lt;/span&gt;. caranya: Cuci 7-10 lembar daun salam sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;g. obat eksim&lt;/span&gt;. caranya: ambil 10 lembar daun salam segar dan 25 gram kunyit. Tumbuk sampai halus, lalu tambahkan air sedikit dan garam secukupnya. Oleskan pada bagian kulit yang sakit.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;h. obat sakit maag&lt;/span&gt;. caranya: daun salam segar sebanyak 15-20 lembar dicuci bersih. Rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan gula enau secukupnya. Setelah dingin, minum airnya sebagai teh. Lakukan setiap hari sampai rasa perih dan penuh dilambung hilang.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;i. obat mabuk alkohol&lt;/span&gt;. caranya: cuci 1 genggam buah salam masak sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Peras dan saring, lalu air yang terkumpul diminum sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;j. obat kudis, gatal-gatal&lt;/span&gt;. caranya: cuci daun, kulit, batang, atau akar salam seperlunya sampai bersih, lalu giling halus sampai menjad adonan, seperti bubur. Balurkan ke tempat yang sakit, kemudian di balut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: ibujempol.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6945908675551666339?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6945908675551666339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6945908675551666339' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6945908675551666339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6945908675551666339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/07/tanaman-apotek-hidup.html' title='Tanaman Apotek Hidup'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEfkXui_kEI/AAAAAAAAAwc/kBSNFpN_bwA/s72-c/Kunyit-4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3096958860382575652</id><published>2010-07-15T02:04:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:31:40.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>7 Cara Sehat Tanpa Keluar Uang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEEZ38fjCUI/AAAAAAAAAv8/r-ohXtDTyeM/s1600/bareng.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEEZ38fjCUI/AAAAAAAAAv8/r-ohXtDTyeM/s200/bareng.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494701469290662210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sehat itu mahal, begitu menurut banyak orang. Boleh saja orang berpendapat begitu, tetapi tidak berarti kita tak mampu menghindar dari ancaman penyakit, bahkan dengan cara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kumpul dengan teman&lt;br /&gt;Khawatir terkena serangan jantung di masa tua? Jika demikian, jangan tampik tawaran teman-teman untuk menghabiskan waktu bersama. Penelitian para ahli dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria berusia lanjut yang tetap aktif bergaul memiliki kondisi pembuluh darah yang lebih baik sehingga mengurangi risiko penyakit jantung, dibandingkan dengan rekannya yang "kuper".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tarik napas&lt;br /&gt;Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Health Psychology menemukan bahwa orang dewasa muda yang punya rasa iri dan permusuhan memiliki fungsi paru lebih rendah. Hal itu terjadi jika campuran rasa iri, benci, serta permusuhan itu mengendap bertahun-tahun sehingga berdampak pada kesehatan. Untuk itu, mulailah belajar mengolah pernapasan. Tarik napas dalam, hitung sampai 10, lalu lepaskan. Anda akan merasa lebih rileks dan lepas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Mandi matahari&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TD7QuyBA3uI/AAAAAAAAAvk/Ti17SAKrlhE/s1600/s-54.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TD7QuyBA3uI/AAAAAAAAAvk/Ti17SAKrlhE/s200/s-54.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494058097557167842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Para ilmuwan akhir-akhir ini semakin memusatkan perhatian pada vitamin D yang ternyata punya banyak efek pencegahan penyakit. Mereka yang punya kadar vitamin D kurang dalam tubuhnya lebih beresiko terkena penyakit kanker, demensia, serta penyakit jantung. Karena itu, sisihkan waktu di pagi hari untuk berolahraga sambil berjemur di bawah matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bercinta&lt;br /&gt;Anda tak perlu bercinta terlalu sering untuk mendapatkan manfaat hubungan seksual terhadap kesehatan. Peneliti dari Universitas Wilkes menemukan bahwa melakukan hubung&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;an seksual satu atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan kadar imunoglobulin A, antibodi yang melindungi tubuh dari berbagai infeksi termasuk melawan flu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Tidur&lt;br /&gt;Ini merupakan cara yang mudah dan menyenangkan untuk sehat. Cukup &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TD7T1Zf2fOI/AAAAAAAAAv0/gZX7p3xY8RI/s1600/guanthengee...jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TD7T1Zf2fOI/AAAAAAAAAv0/gZX7p3xY8RI/s200/guanthengee...jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494061509769592034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dengan tidur, kemampuan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tubuh untuk melawan penyakit akan &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;meningkat. Bukan hanya itu, tidur cukup akan menaikkan kadar leptin, hormon yang menekan nafsu makan. Dengan demikian, berat badan pun lebih terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Olahraga aerobik&lt;br /&gt;Termasuk orang yang sulit tidur? Lakukan olahraga jenis aerobik, seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Penelitian menunjukkan, mereka yang rutin melakukan olahraga aerobik intensitas sedang memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang melakukan latihan beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Masturbasi&lt;br /&gt;Dalam Journal of the American Medical Association tahun 2004 disebutkan pria yang ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan memiliki risiko terkena kanker prostat 33 persen lebih rendah. Hal ini terjadi karena ejakulasi secara teratur mungkin akan mengeluarkan atau membuang zat-zat kimia penyebab kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : kompas.com &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3096958860382575652?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3096958860382575652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3096958860382575652' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3096958860382575652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3096958860382575652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/07/7-cara-sehat-tanpa-keluar-uang.html' title='7 Cara Sehat Tanpa Keluar Uang'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TEEZ38fjCUI/AAAAAAAAAv8/r-ohXtDTyeM/s72-c/bareng.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4386465465548887608</id><published>2010-06-29T19:24:00.000-07:00</published><updated>2010-07-03T00:21:18.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Wonder Women Menjelajah Sindoro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/51617255@N07/?saved=1"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrM04dY7aI/AAAAAAAAApo/HboKXDta4e0/s200/s-109.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488424304785288610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/51617255@N07/?saved=1"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrQuHe92jI/AAAAAAAAAqQ/Qarwvx9hznk/s200/s-54.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488428586605861426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrM1qeaIFI/AAAAAAAAAp4/LDVHqKhKcjU/s1600/s-126.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrM1qeaIFI/AAAAAAAAAp4/LDVHqKhKcjU/s200/s-126.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488424318211334226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrR67P0pZI/AAAAAAAAAqw/0ia1Pac5wok/s1600/s-32.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrR67P0pZI/AAAAAAAAAqw/0ia1Pac5wok/s200/s-32.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488429906171045266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrQuhCTVKI/AAAAAAAAAqY/-ZpjTAdd7bA/s1600/s-113.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrQuhCTVKI/AAAAAAAAAqY/-ZpjTAdd7bA/s200/s-113.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488428593464956066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrQvSZMg_I/AAAAAAAAAqo/i1zxj-3kGRE/s1600/s-120.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrQvSZMg_I/AAAAAAAAAqo/i1zxj-3kGRE/s200/s-120.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488428606714315762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, sedikit pusing nih, peserta junior ardhiwana cewek semua, mana mau naik gunung gede lagi, sanggup gak ya?"&lt;br /&gt;Itulah yang terbesit pertama kali di benak MasDur sebagai pengasuh Ardhiwana.&lt;br /&gt;Di akhir semester 2 ini, Ardhiwana melaksanakan agenda akhir tahunan yaitu PURNA ANGGOTA atau pelepasan keanggotaan secara organisasi bagi kelas XII yang sudah lulus. Kegiatan yang dilakukan adalah pendakian gunung. &lt;span class="fullpost"&gt;Dan pada tahun ini tepatnya tanggal 26 - 28 Juni 2010 kemarin, ardhiwana berusaha menaklukan gunung Sindoro yang memiliki ketinggigan 3136 mDPL.&lt;br /&gt;Jalur yang dipilih untuk melakukan perjalanan adalah jalur JUMPRIT tepatnya desa Sekajar Wonosobo alias jalur barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendakian kali ini cukup fantastik karena peserta dari juiornya alias kelas X terdiri dari cewek semua sehingga mas Dur memberi nama pada angkatan junior ini dengan sebutan "Angkatan Wonder Women" dengan maksud pengikutnya adalah cewek-cewek yang perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 9 pagi rombongan berangkat dari SMA 1 Cepiring setelah dilepas oleh pihak sekolah, Pak Yoshi selaku waka ur kesiswaan dan sampai di bascamp pukul 11 siang. Dipandegani oleh mas Dur, para ardhies mulai melakukan perjalanan pada pukul 5 sore. Walaupun cuaca pada awal perjalanan kurang bagus alias gerimis -sebentar-, namun dengan semangat membara perjalanan tetap dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan mulai istirahat setelah waktu memasuki solat magrib. Diimami oleh Kimbir dan Gesbi para ardhies secara bergelombang melakukan solat jamaah. Pun demikian ketika memasuki waktu solat isak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian lama perjalanan dilakukan, rombongan pun terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok yang pertama dipimpin oleh mas Dur sedangkan kelompok kedua didampingi oleh Jambul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 11.30 malam para ardhies sampai di area zona puncak persis di bawah tebing putih dan istirahat sampai pagi. Keesokan harinya, sekitar jam 8 pagi perjalanan dilanjutkan turun gunung menuju basecamp. Akhirnya sampai juga...dan istirahat persis jam 12 siang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksi poto pendakian &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/51617255@N07/?saved=1"&gt;KLIK&lt;/a&gt; disini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4386465465548887608?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4386465465548887608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4386465465548887608' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4386465465548887608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4386465465548887608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/06/wonder-women-menjelajah-sindoro.html' title='Wonder Women Menjelajah Sindoro'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/TCrM04dY7aI/AAAAAAAAApo/HboKXDta4e0/s72-c/s-109.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-12969713859796190</id><published>2010-02-13T04:41:00.000-08:00</published><updated>2010-07-21T20:30:45.557-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Paseban Kemangi: prosesi persiapan perang</title><content type='html'>Ketika Sultan Agung memutuskan perang terhadap Belanda di Batavia, semua Adipati, Tumenggung dan para pembesar kerajaan dipanggil pada suatu pertemuan agung di Kerajaan Mataram yang dipimpin langsung oleh Sultan. Setelah melalui perapatan serta saran-saran dari para adipati ataupun para pembesar kerajaan, maka keputusan akhirnya Mataram menyatakan perang terhadap Belanda di Batavia. &lt;span class="fullpost"&gt;Para pimpinan perang pun diputuskan, dan diputuskan juga panglima perangnya, yaitu Tumenggung Bahurekso, Adipati Kendal dan Gubernur Pesisir Laut Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan bahwa Kendal pada akhirnya menjadi pusat perhatian para sentono kerajaan. Para bupati, tumenggung maupun pembesar kerajaan lainnya perahtiannya tertuju pada figur Tumenggung Bahurekso dan Kadipaten Kendal sebagai pusat pertahanan dan berkembang menjadi pusat persiapan angkatan perang menuju ke Batavia. Kendal memang memiliki catatan sejarah yang agung. Betapa tidak, Kendal menjadi tempat berkumpulnya para pembesar-pembesar kerajaan. Banyak adipati atau tumenggung yang harus meninggalkan daerahnya dan berkumpul di Kendal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut beberapa catatan, para pembesar-pembesar kerajaan yang hadair di Kendal dalam rangka persiapan perang melawan Belanda di Batavia, antara lain:&lt;br /&gt;1.  Tumenggung Bahurekso&lt;br /&gt;2.  Pangeran Purboyo&lt;br /&gt;3.  Pangeran Djoeminah&lt;br /&gt;4.  Tumenggung Mandurorejo&lt;br /&gt;5.  Tumenggung Upashanta&lt;br /&gt;6.  Tumenggung Kertiwongso, asal Jepara&lt;br /&gt;7.  Tumenggung Wongso Kerto&lt;br /&gt;8.  Tumenggung Rajekwesi&lt;br /&gt;9.  Raden Prawiro/Pangeran Sambong&lt;br /&gt;10. Pangeran Kadilangu&lt;br /&gt;11. Pangeran Sojomerto&lt;br /&gt;12. Raden Sulamjono, putera Tumenggung Bahurekso&lt;br /&gt;13. Raden Banteng Bahu, putera Tumenggung Bahurekso&lt;br /&gt;14. Kyai Akrobudin&lt;br /&gt;15. Kyai Mojo dan Kyai Sandi, pengawal Pangeran Sambong&lt;br /&gt;16. Tumenggung Begananda&lt;br /&gt;17. Raden Haryo Sungkono&lt;br /&gt;18. Raden Muthohar&lt;br /&gt;19. Tumenggung Pasir Puger&lt;br /&gt;20. Pangeran Karang Anom&lt;br /&gt;21. Pangeran Tanjung Anom&lt;br /&gt;22. Tumenggung Panjirejo&lt;br /&gt;23. Pangeran Puger&lt;br /&gt;24. Tumenggun Singoranu, Patih MAtaram, pengganti Ki Juru Mertani&lt;br /&gt;25. Aria Wiro Notopodo atau Suropodo&lt;br /&gt;26. Tumenggung Wiroguno&lt;br /&gt;27. Raden Bagus Kumojoyo&lt;br /&gt;Dan tentunys masih banyak lagi tokoh-tokoh kerajaan yang hadir dalam pertemuan persiapan perang ke Batavia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahurekso memutuskan bahwa pertemuan persiapan perang tidak dilakukan di pendopo kabupaten tetapi di sebuah tempat yang dekat dengan pantai. Oleh para peserta pertemuan akhirnya disepakati bahwa tempat pertemuannya harus dirahasiakan. Tempat yang dipilih ternyata di tengah hutan/persawahan. Tepatnya di bawah pohon yang rindang. Pohon itu sekarang ini dikenal dikenal dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pohon Kemangi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon itu terletakdi tengah-tengah persawahan/pemakan (sekarang), masuk wilayah Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung. Dan tempat itu pada akhirnya dijadikan sebuah pemakaman yang masih terkenal keramat. Namun ada keterangan lagi bahwa pohon kemangi itu adalah sebuah pohon yang lurus ke atas laksana sebuah payung. Dari sekian puluh peserta paseban di Kemangi, semuanya terlindungi. Bahkan ada yang menerangkan lagi bahwa peserta paseban tidak akan bisa dilihat oleh mata telanjang karena memang sudah dipayungi oleh pohon kemangi serta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;oyot mimang&lt;/span&gt; yang ditanam oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tumenggung Rajekwesi atau Ki Gede Kemangi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanggung jawab pertemuan diserahkan pada Tumenggung Rajekwesi atau Ki Ageng Kemangi. Tokoh ini yang mengatur prosesi pertemuan dari awal sampai akhir dan bahkan termasuk keamanan para tokoh-tokoh kerajaan dari intaian telik sandi atau intel/mata-mata pihak lawan. Oleh karenanya daerah-daerah yang dijadikan pintu masuk para petinggi kerajaan itu dijaga dengan ketatnya. Tidak hanya itu, penjagaan dengwan cara batin dan spiritual pun dilakukan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sebenarnya Tumenggung Rajekwesi itu? Memang tidak banyak yang tahu. Belum ada catatan sejarah yang menerangkan tokoh ini secara jelas. Tokoh ini mempunyai peranan sangat penting pada pertemuan itu. Demi keselamatan para pemimpin kerajaan dan demi suksesnya pertemuan persiapan perang, maka tempat di sekitar pertemuan dipagari dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;oyot mimang&lt;/span&gt;, yang kokoh bagai pagar besi. Bahkan lebih kokoh dari pagar besi. Oyot mimang seperti dalam cerita tutur merupakan kinayah bagian dari ayat suci Al-Qur'an. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oyot&lt;/span&gt; berasal dari kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ayat&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mimang&lt;/span&gt; diambil dari petikan-petikan huruf/kata dari ayat kursi, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mim-ma&lt;/span&gt;. Untuk lebih jelasnya perhatikan ayat al-qur'an yang lebih dikenal dengan nama ayat kursi:&lt;br /&gt;"...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allahu laa ilaaha illa huwal khaiyul Qoyyum laa ta'khudzuhu sinatun wala naum. Lahuu maa fissamawaati wamaa fil ardli. Man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi'idznihi ya'lamu ma baina aidihim wa maa kholfahum walaa yukhiithuuna bisyai'in min 'ilmihi illaa bi maa syaa'. Wasi'at Kursiyyuhussamaawaati wal ardli walaa ya-uduhu khifdhunma wahuwal 'aliyyul 'adhiim&lt;/span&gt;...".&lt;br /&gt;Artinya: "...Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia,Yang Mahahidup lagi Mahategak. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Baginya segala yang ada di langit dan segaa yang ada di bumi. Siapakah yang akan dapat membeikan pertolongan di sisi-Nya, tanpa seizin-Nya. Dia Maha Mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka, dan apa-apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak akan dapat menjangkau ilmu-Nya sedikitpun, kecuali pengetahuan yang telah dikehendaki oleh-Nya. Singgasana-Nya sangat luas, seluas semua langit dan bumi. Dia Mahaluhur lagi Mahaagung..."(al-baqoroh: 225).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-12969713859796190?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/12969713859796190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=12969713859796190' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/12969713859796190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/12969713859796190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/02/paseban-kemangi-prosesi-persiapan.html' title='Paseban Kemangi: prosesi persiapan perang'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5729643584399338672</id><published>2010-01-23T19:03:00.000-08:00</published><updated>2010-07-16T20:59:41.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>PTA 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/47333463@N05/?saved=1"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/S1u-dz-jiKI/AAAAAAAAAoA/ZFf_MPq3K8M/s200/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430143195103332514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk kesekian kalinya, Ardhiwana melaksanakan ritual rutin untuk anggota baru. Setelah melewati tahap awal yang sudah dilaksanakan pada bulan November kemarin di kampus SMA 1 Cepiring, para ardies -sebutan anggota ardhiwana-  digembleng di Promasan, lereng gunung Ungaran sebelah utara. Dan pelaksanaannya dikemas dalam bentuk perkemahan "Kemah Baksos Bersama", karena diikuti oleh beberapa ekstrakurikuler yang lain yang dipelopori oleh Pengurus OSIS pada 26 - 28 Des 2009.&lt;br /&gt;Berangkat dari Medini, para ardhies melakukan perjalanan ritual menuju Promasan pada pukul 13.00 wib. dan sampai di Promasan pada pukul 16.00 wib. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun, cerita menarik dan unik kembali menghiasi kegiatan ardhiwana kali ini.&lt;br /&gt;Dari 12 peserta, mereka di bagi menjadi 4 kelompok yang beranggotakan 3 orang setiap kelompoknya. Pemberangkatan peserta diurutkan sesuai urutan kelompoknya. Nah, disinilah kejadian itu bermula.&lt;br /&gt;Perjalanan dimulai dari Medini menuju Promasan. Sepanjang perjalanan para ardhies diguyur hujan yang tiada henti. Ketika waktu menunjukan jam 4 sore, peserta sudah sampai ke tempat tujuan. Setelah dikumpulkan, kelompok yang diberangkatkan dengan urutan kedua belum sampai. Mestinya kalau mereka istirahat, kelompok yang berada di belakangnya akan tahu bahwa mereka sedang istirahat di suatu tempat. Namun, semua tidak ada yang tahu. MasDur selaku pembina merasa khawatir karena sampai jam 5 kelompok yang belum sampai tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nongol-nongol&lt;/span&gt;. Akhirnya masDur bersama Jambul, Idris dan Prenges berusaha mencari dengan route kembali ke Medini. Di tengah perjalanan ketemulah dengan mereka -kelompok yang dinyatakan hilanhg- dalam keadaan kelelahan tetapi masih sehat2 saja. Dan ternyata, mereka salah jalur. Yang mestinya mengambil jalur lurus dan menurun, mereka mengambil arah kanan dan menanjak yang merupakan arah kembali ke Medini. Untung mereka masih berfikir positif yang kemudian mengambil arah kembali ke semula dan akhirnya...sampai juga.&lt;br /&gt;Tidak jadi hilang dechh....alhamdulillaah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5729643584399338672?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5729643584399338672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5729643584399338672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5729643584399338672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5729643584399338672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/01/pta-2009.html' title='PTA 2009'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/S1u-dz-jiKI/AAAAAAAAAoA/ZFf_MPq3K8M/s72-c/2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6642526389517228841</id><published>2009-12-02T19:45:00.000-08:00</published><updated>2010-07-21T20:31:01.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>HIV / AIDS</title><content type='html'>Tanggal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Desember&lt;/span&gt; adalah hari diaman diperingati oleh seluruh warga dunia sebagai Hari AIDS sedunia. Begitu parahnya dampak yang ditimbulkan dari penyakit itu bagi manusia membuat memerlukan perhatian khusus harus diperingati setiap tahunnya. Maksudnya, agar semua saja memahami bahaya dari penyakit tersebut, sehingga mampu menghindari dari kegiatan yang bisa menyebabkan kehadiran virus HIV/IADS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;baca juga :&lt;br /&gt;&lt;a href="http:///"&gt;virus HIV&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS"&gt;AIDS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6642526389517228841?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6642526389517228841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6642526389517228841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6642526389517228841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6642526389517228841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/12/hiv-aids.html' title='HIV / AIDS'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4504370025577423340</id><published>2009-12-01T16:47:00.000-08:00</published><updated>2010-07-21T20:33:25.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>KABUPATEN KENDAL DI KALIWUNGU</title><content type='html'>Kaliwungu, disebut juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lepen Wungu&lt;/span&gt; (sejarah Bagelen), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lepen Tangi&lt;/span&gt; (Babad Sultan Agung), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Caliwongo&lt;/span&gt; (Francois Valentiju), daerah yang dipilih oleh Bahurekso sebagai pusat pemerintahan sebuah Kadipaten. Pada saat itu Kaliwungu adalah daerah yang telah dibangun oleh Sunan Katong yang kemudian dikembangkan oleh ulama Mataram Panembahan Djoeminah. Upaya pengembangan diteruskan oleh ulama yang punya garis keturunan dengan Sunan Giri, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kyai haji Asy'ari &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kyai Guru&lt;/span&gt;, yang datang ke Kaliwungu pada beberapa tahun kemudian. Kaliwungu memang daerah berpotensi, selain itu dari faktor geografis memenuhi syarat sebagai daerah pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bandar (pelabuhan) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jepara&lt;/span&gt; mengalami perkembangan yang pesat bila dibanding dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandar Bintara&lt;/span&gt;&lt;span&gt;, Deamk. Selain itu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandar Asam Arang&lt;/span&gt;, yang strategis menjadikan Kadipaten Kendal di Kaliwungu semakin berkembang.&lt;br /&gt;Faktor strategis lainnya adalah;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, merupakan jalan lurus menuju Mataram yang berdampingan dengan kadipaten Semarang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, memiliki pantai landai yang memungkinkan pengembangan pelabuhan armada. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, semenmanjung dengan Jepara sehingga mudah mengamati perkembangannya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, dekat dengan pesisir sebelah barat: Batang, Pekalongan, Tegal hingga Cirebon. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;, kondisi masyarakat pondok pesantren yang tenang sangat memungkinkan adanya koordinasi dengan para ulama, dan tidak tertutup kemungkinan Adipati merangkap jabatan lain.&lt;br /&gt;Ancaman yang menjadi pertimbangan Sultan Mataram adalah VOC yang terus mengembangkan sayapnya memonopoli dagang. Banten dan Batavia telah berhasil dikuasai. Oleh karenanya pembangunan armada laut yang kuat sangat dibutuhkan, dan dalam hal ini Sultan Agung mempercayakan pada Adipati Kendal, Tumenggung Bahurekso. Pembangunan armada laut pun dimulai, dengan beberapa tempat yang dijadikan pusat pelatihan armada (prajurit).&lt;br /&gt;Magangan, sebuah desa yang masuk masuk Kecamatan Pegandon (sekarang Kecamatan Ampel), dijadikan penampungan dan pendaftaran calon prajurit. Magangan berasal dari kata  atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Magang&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;atau&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pencalonan&lt;/span&gt;. Sedangkan tempat latihannya dipusatkan di desa Plantaran, sekarang masuk Kecamatan Kaliwungu. Plantaran berasal dari kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tataran&lt;/span&gt; atau  yang berarti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dadaran, pendadaranpusat latihan calon prajurit&lt;/span&gt;. Para pimpinan prajurit (armada) ditempaatkan di daerah dekat pelabuhan, namanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sabetan&lt;/span&gt; yang artinya jago atau jawara. Pelabuhan armadanya di daerah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ngeboom&lt;/span&gt; yang artinya pelabuhan atau pangkalan laut. Keduanya sekarang menjadi desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu. Sedangkan transportasi yang menghubungkan pusat pemerintahan dengan markas besar armada angkatan laut melalui &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kali Aji&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kali Bendo&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Awalnya, Bahurekso hanya diberi kekuasaan darat seluas wilayah Kadipaten Kendal. Namun perkembangannya diangkat sebagai Panglima Angkatan Laut dan Gubernur Pesisir Jawa Utara. Memperhatikan tugas-tugas kedua dan ketiga itu, memberi gambaran bahwa Mataram menempatkan posisi Adipati/Bupati Kendal sangat strategis yang berskala nasional pada jamannya.&lt;br /&gt;Setiap diplomat yang akan menghadap raja, terlebih dahulu berkewajiban untuk melapor dan meminta ijin pada Bahurekso. Pada bulan Juni 1615, ketika &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Andries Soury&lt;/span&gt; berkeinginan menghadap raja, maka ia harus terlebih dahulu menemui Adipati Kendal yang jug aGubernur Jawa Utara. Satu bukti lagi yang erat hubungannya dengan kepercayaan Sultan Agungyang diebrikan kepada Tumenggung Bahurekso, ketika utusan dagang kedua VOC, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;van Endhovenn&lt;/span&gt;(Juni 1618) ingin menghadap Sultan Mataram dengan tujuan ingin memperkuat dan memperluas lojinya. Jawaban Sultan diberikan kepada utusan VOC itu melalui Tumenggung Bahurekso.&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang berhubungan dengan VOC, kebijaksanaan awal berada di tangan Bahurekso. Perilaku kasar yang ditunjukkan ole V&lt;span style="font-style: italic;"&gt;an Endhoven &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cornelis Maseuck&lt;/span&gt; terhadap para pedagang Jepara, pada akhirnya menjadi perhaatian Sultan. Mereka memaksa agar para pedagang Jepara menjual dagangannya pada VOC, dan bila tidak dituruti, para pedagang VOC melakukan penjarahan dan penganiayaan. Perilauk ini harus dipertanggungjawabkan. Karena tidak ada tanggapan dari pihak VOC, maka 18 Agustus 1618, Kantor Dagang VOC yang ada di Jepara diserbu habis. Ada yang meninggal dan ada yang ditawan oleh pasukan Bahurekso.&lt;br /&gt;Inilah awal situasi dan kondisi yang memanas. JP. Coen, Gubernur Jenderal Dagang VOC di Jakarta merasa tersinggung. Dengan pura-pura berbuat baik pada pedagang Jepara dan pemerintah Mataram, JP. Coen menemui penguas dagang Mataram di Jepara yang berpangkat Hulubalang itu, JP. Coen ingin membeli beras dan keperluan lainnya dari masyarakat. Setelah itu seratus enam puluh prajurit VOC menyerang rumah-rumah rakyat, dan menewaskan tiga puluh orang. Jung-jung yang ada di pelabuhan Jepara semua dibakar habis.&lt;br /&gt;Peringatan dari VOC itu mendorong Bahurekso memperkuat pertahanan Jepara. Prediksi akan adanya serangan ulang dari pihak VOC, ternyata benar. Sebanyak 400 prajurit Belanda (1619) menyerang Jepara. Namun dapat dipukul mundur oleh pasukan Bahurekso, dan mereka harus kembali ke laut. Persaingan dagang di pantai utara antara Mataram dengan Belanda sudah mulai memanas dan saling menjepit.&lt;br /&gt;Kerajaan Sukadana, Kalimantan Selatan berhasil lebih dahulu dikuasai oleh Mataram.. Belanda berusaha melakukan ekspansi dagang lewat laut dengan daerah yang dituju Gresik dan Madura. Malang bagi Kompeni, karena tahun 1624 Kamar Dagang VOC yang ada di Gresik hancur oleh pasukan Mataram. Persaingan semakin panas, dan Sultan Agung sendiri merasa bahwa cepat atau lambat Kompeni akan menguasai Pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; karya Ahmad Hamam Rochani;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4504370025577423340?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4504370025577423340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4504370025577423340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4504370025577423340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4504370025577423340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/12/kabupaten-kendal-di-kaliwungu.html' title='KABUPATEN KENDAL DI KALIWUNGU'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-7335270926738064609</id><published>2009-11-30T19:47:00.000-08:00</published><updated>2010-07-21T20:32:56.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Kyai Ngabehi Bahurekso: menurut sastra lisan</title><content type='html'>Ki Ageng Cempaluk yang juga punya nama Ki Ageng Joyo Singo atau Ki Ageng Ngerang, adalah seorang prajurit pilih tanding Kerajaan Pajang dan Mataram. Namun, ada keterangan lagi bahwa Ki Ageng Cempaluk adalah ayah dari Joyosingo.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nama Ki Ageng Ngerang yang menjadi julukannya bisa dipahami bila Ki Ageng Cempaluk masih ada hubungannya dengan Ki Ageng Bondan Kejawan atau Lembu Peteng, putera Prabu Brawijaya dari Majapahit, dari keturunan ibu.&lt;br /&gt;Sebagaimana disebut dalam cerita tutur ataupun sejarh rakyat, seorang tokoh biasanya dipanggil dengan memakai panggilan nama leluhurnya bila yang bersangkutan memiliki sifat-sifat yang sama, yang disebut "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nama nunggak semi&lt;/span&gt;". Nama Ki Ageng Ngerang tokoh tua seangkatan Ki Getas Pendowo, ayah Ki Ageng Selo yang menurunkan Ki Ageng Ngenis atau Henis dan berputera Ki Ageng Pemanahan, ayahanda Sultan Mataram pertama, Senopati Sutowijoyo.&lt;br /&gt;Seperti disebut dalam buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Jawi, &lt;/span&gt;diterangkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;"Prabu Brawijaya mempunyai istri (selir) bernma puteri wandan, berputera laki-laki bernama Raden Bondan Kejawan alias Bondan Surati alias Lembu Peteng yang kawin dengan Puteri Nawangsih puteri Ki Ageng Tarub, berputera dua orang, Ki Getas Pendowo yang berputera Ki Ageng Selo.  Anak Ki Bondan Kejawan yang satunya, seorang puteri yang dikawinkan dengan Ki Ageng Ngerang. Jadi hubungan antara Ki Ageng Getas Pendowo dengan Ki Ageng Ngerang adalah saudara ipar.&lt;br /&gt;Selanjutnya dengan disebutnya nama Ki Ageng Ngerang, mengingatkan pada tiga tokoh besar bersaudara seperguruan, yaitu Ki Ageng Butuh, Ki Ageng Tingkir dan ki Ageng Ngerang. Oleh cerita tutur, tokoh Ki Ageng Ngerang ini tidak tertutup kemungkinan merupakan leluhur Ki Ageng Cempaluk, ayah Joko bahu, yang kemudian hari bernama Tumengung Bahurekso.&lt;br /&gt;Sedangkan dalam buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Jawi&lt;/span&gt; diterangkan bahwa: Ki Ageng Selo mempunyai anak enam putri dan satu orang putra, namanya Ki Ageng Ngenis, berputera Ki Ageng Pemanahan, berputera Raden Pangeran Bagus, yang tidak lain Sutowijoyo, Panembahan Senopati.&lt;br /&gt;Bila Catatan Hermannus Johannes de Graaf yang mereferensi dari buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Jawi&lt;/span&gt; itu benar, maka Jaka Bahu atau Tumenggung Bahurekso adalah masih ad hubungan keluarga  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyamping trah Mataram. &lt;/span&gt;Dengan kata lain Bahurekso memang bangsawan Mataram, hanya saja ia berasal dari pihak ibu.&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Amien Budiman, Jaka Bahu sebutan lainnya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Bahu&lt;/span&gt;, adalah sahabat dekat atau orang yang dipercaya oleh Pangeran Benowo. Jaka Bahu lah yang mendampingi Pangeran Benowo mulai dari Pajang, kemudian pindah kek Jipang dan selanjutnya mengembara hingga ke Kendal dan Parakan. Oleh Sunan atau Pangeran Benowo, Ki Bahi diserahkan pada Panembahan Senopati di Mataram sebagai ganti atau wakil dan atas nama Pangeran Benowo. Bila Panembahan Senopati ada keperluan dengannya, maka Ki Bahu lah yang menjadi wakilnya, karena memang nenek moyang Ki Bahu masih ada hubungannya dengan nenek moyang Mataram. Dengan demikian kedekatan Ki Bahu dengan Pangeran Benowo itu lebih berdasar pada kesinambungan hubungan erat nenek moyangnya, yaitu antara Ki Ageng Ngerang dengan Ki Ageng Pengging.&lt;br /&gt;Baik Ki Ageng Cempaluk ataupun Jaka Bahu memiliki hubungan sangat dekat dengan Panembahan Senopati Ing Alogo Sayidin Panotogomo Sultan Mataram Sutowijoyo maupun Mahapatih Mataram, Ki Mondoroko, nama kebesaran Ki Juru Martani. Karena drama baktinya kepada kerajaan yang besar dan usianya yang cukup tua, Ki Ageng cempaluk diberikan tanah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;perdekan&lt;/span&gt; (otonomi) di wilayah Kesesi, sekarang masuk Kabupaten Pekalongan. Hidup bersama dua anaknya, Joko Bahu dan seorang lagi sebagai anak angkatnya Anjarwati, dirasakan sebagai anugrah dari Tuhan yang Mahakuasa. Di padepokan itulah ia menghabiskan  masa tuanya dengan penuh syukur pada Tuhan. Namun sebagai orang yang telah diberi penghargaan, Ki Ageng cempaluk tetap mencurahkan pikirannya dan sisa-sisa tenaganya untuk Mataram.&lt;br /&gt;Sebagai seorang prajurit yang hidup di dua masa, yaitu masa kerajaan Pajang dan Mataram, dan dikenal sebagai prajurit yang mumpuni dalam bidang kanuragan dan ketataprajaan. Sehingga ia memiliki pewaris yang bisa melanjutkan pengabdiannya pada kerajaan.&lt;br /&gt;Dituturkan, bahwa penguasa Kadipaten Kleyangangan (Sekarang Kecamatan Subah, Batang), Adipati - Pengalasan/Pemajegan - Tumenggung Dipokusumo, berencana meluaskan wilayah kadipatennya ke arah timur, dengan membuka alas roban, untuk areal pertanian dan pemukiman. Adipati Dipokusumo, sadar bahwa membuka alas (hutan) bukan pekerjaan yang mudah dan disadari termasuk pekerjaan yang keras. Sebuah tugas yang sangat keras dan penuh resiko, maka ia meminta bantuan Ki Ageng Cempaluk yang terkenal sakti. Karena usia yang mendekati udzur, maka tugas itu diserahkan pada puteranyan, Jaka Bahu.&lt;br /&gt;Dengan tetap didampingi oleh Adipati Tumenggung Dipokusumo, tugas membuat persawahan dan pemukiman dengan membuka alas (Babat Wono Roban) dilaksanakan dengan baik oleh Jaka Bahu. Atas keberhasilannya itu, pada akhirnya jaka Bahu menjadi kepercayaa Adipati Dipokusumo, yang tentu saja keberhasilan itu dilaporkan pada Sultan Agung Hanyokrokusumo. (dalam buku Bahurekso Tapa, ada nama Jaka Sentanu - yang kemungkinannya satu nama dengan Ki Dipokusumo).&lt;br /&gt;Berhasil membuka hutan Roban, Sultan Agung menginginkan ada penambahan areal persawahan dan pemukiman, dengan cara membuka hutan hutan (alas) Gambiran, sebuah hutan di sebelah barat Kleyangan, yang lebih gawat daripada Roban. Dengan menelusuri sungai Sambong yang lebar dan memanjang dari selatan ke utara, dan selanjutnya menjadi prioritas dan sasaran pertama yang harus dikerjakan.&lt;br /&gt;Dimulai dengan membuat bendungan di sungai itu. Kawasan hutan yang telah dikuasai oleh pendekar keals tinggi, Drubikso, merasa kehidupannya diganggu. Tokoh sakti itu melakukan perlawanan pada Jaka Bahu. Oleh yang punya cerita disebutkan bahwa antara kedua tokoh itu sama-sama memiliki daya tempur yang luar biasa. Drubikso yang punya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aji guntur&lt;span style="font-style: italic;"&gt; geni &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;berhasil dikalahkan. Drubikso dan Jaka Bahu saling memukul dengan galah atau watang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;embat-embatan watang&lt;/span&gt;, Jawa). Tempat pertarungan kedua tokoh itu pada akhirnya disebut  (berasal dari kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Batangembat-embatan watang&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;Hutan gambiran merupakan keberhasilan Jaka Bahu kali kedua, sekarang ini tepatnya di daerah Sambong, Batang. Sedangkan pembahasan taktik dan strategi untuk mengalahkan Drubikso, sekarang bernama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dracik&lt;/span&gt; yang berasal dari kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diracik&lt;/span&gt;. Dan keberhasilannya membuka hutan Gambiran ini merupakan kado persembahan terhadap tahun pertama pemerintahan Sultan Agung (1613).&lt;br /&gt;Pada akhirnya Sultan Agung mengutus putera Mataram, Ki Mandurorejo, untuk menata kembali daerah Kleyangan sepeninggal Ki Dipokusumo. Dari sinilah awal perkenalan Jaka Bahu dengan Ki Mandurorejo putera Ki Manduronegoro, yang berarti cucu Ki Patih Mondoroko, yang berarti juga masih saudara dekat dengan Sultan Agung, bahkan disebutnya sebagai mertua Sultan Agung.&lt;br /&gt;Seperti disebut dalam sejarah Kabupaten Pekalongan/Batang, Tumenggung Mandurorejo diangkat menjadi Adipati pad tahun 1922. Bila diruntut dengan cerita-cerita di atas, maka sembilan tahun kemudian setelah hutan Gambiran bahkan di atas angka sepuluh tahun setelah alas Roban dibuka menjadi perkampungan oleh Bahurekso, Tumenggung Mandurorejo menduduki Pekalongan/batang sebagai adipati.&lt;br /&gt;Atas jasa-jasanya itu, pada tahun yang tidak berselang lama setelah Sultan Agung dinobatkan sebagai sultan, Jaka Bahu diberi penghargaan atas jasa kerja kerasnya, menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Adipati &lt;/span&gt;(penguasa) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kendal&lt;/span&gt;, dengan pangkat Tumenggung (1614). Tahun penobatan ini memang menjadi perdebatan bahkan belum diyakini. Namun, catatan De Graaf, sejarawan Belanda yang khusus menulis javanologi menyebut bahwa pada tahun 1915, Kendal sudah ada seorang gubernur bernama Bahurekso.&lt;br /&gt;Dengan diangkatnya Tumenggung Bahurekso sebagai penguasa Kadipaten Kendal, maka secara hirarkhi, Kadipaten Kendal di bawah langsung kerajaan Mataram. Sebuah karya yang dihias di daerah sendiri (Kabupaten Batang sekarang ini) sedangkan sebagai penghargaannya menjadi penguasa daerah lain. Sedangkan daerah yang dibangunnya (sebelum menjadi adipati) pada akhirnya bernama Kadipaten Pekalongan (termasuk Batang), oleh Sultan Mataram diberikan kepada Mandurorejo.&lt;br /&gt;Inin artinya bahwa Ki Mandurorejo datang ke daerah itu, tatanan pemerintahan sudah tertata rapi, dan bangunan-bangunan sebagai cikal bakal pemerintahan telah ada. Dengan berdasarkan kepentingan pertahanan kerajaan Mataram, maka oleh Bahurekso dan atas persetujuan Sultan Mataram, menjadikan wilayah Kaliwungu sebagai alternatif yang terbaik sebagai pusat pemerintahan. Sebutan berikutnya Kadipaten kendal di Kaliwungu. Begitu seterusnya hingga 1811, pemerintahan dipindahkan ke kota Kendal seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;dalam sejarah Batang sebagai ditulis oleh R. Sunaryo Basuki, ataupun catatan-catatan Amien Budiman, bahurekso memang pernah memerintah Kabupaten Pekalongan sebagai pejabat kerajaan. Selanjutnya oleh R. Sunaryo Basuki juga dituturkan, ketika itu ia menunjuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Raden Tjilik &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Raden Prawiro&lt;/span&gt;, seorang ulama masih keturunan ulama Sedayu, Lamongan Jawa Timur, yaitu Sunan Nur atau Sunan Sendang sebagai Ki Ageng di Batang/Ki Ageng Gede Batang. Hanya saja keberadaannya di Pekalongan/Batang sebagai pejabat kerajaan, maka nama Bahureksotidak diabadikan bahkan tercatat sebagai Bupati Pekalongan atau di Batang.&lt;br /&gt;Bila diurut kapan peristiwa itu terjadi, rasanya memang tidak sulit yaiut sebelum tahun 1614. Sebab, Mandurorejo diaingkat sebagi Bupati batang pad hari Senin pon, 8 September 1614 (Jumat Kliwon(?). Hanya saja catatan di Pekalongan menyebutkan bahwa walaupun Mandurorejo menjadi bupati/penguasa di Batang tahun 1614, tetapi di Pekalongan tercatat tahun 1622/1623 Pengeran  Mandurorejo dan adiknya (Tumenggung Upasanta) menjadi adipati/penguasa Pekalongan. Kedua daerah itu merupakan hasil kerja keras Bahurekso.&lt;br /&gt;Pekalongan berasal dari kata "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kalong".&lt;/span&gt; Cerita tuturnya, di tempat itulah Bahurekso melakukan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;topo ngalong&lt;/span&gt;", menggantung di pohon dan makannya hanya buah-buahan, seperti kalong, begitu masyarakat menyebut. Usaha bertapa Bahurekso ini sehubungan dengan pekerjaan membuat perkampungan dengan membuka hutan Gambiran.&lt;br /&gt;Tidak berlebihan jika Bahurekso pada akhirnya berhasil membangun tiga daerah pemerintahan sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; karya Ahmad Hamam Rochani;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-7335270926738064609?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/7335270926738064609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=7335270926738064609' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7335270926738064609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7335270926738064609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/11/kyai-ngabehi-bahurekso-menurut-sastra.html' title='Kyai Ngabehi Bahurekso: menurut sastra lisan'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4583453703821341606</id><published>2009-11-30T19:31:00.000-08:00</published><updated>2010-07-21T20:33:10.643-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>KENDAL MENJADI KABUPATEN</title><content type='html'>Sang nujum itu benar-benar titis pikir. Puteri Bondan Kejawan beriringan kasih sayang dengan KiAgeng Ngerang. Tuturnya dari sini lahir sang Bahu, sorang cicit yang berdampingan dengan Pangeran Benowo sang Mahkota Pajang. &lt;span class="fullpost"&gt;Ikatannya ditali dengan batin seperguruan sang leluhur. Setia tak gampang merekah. Tanah Kukulan mengantar sang Bahurekso berdekat diri dengan orang agung dari Mataram, dimulai dari anugerah nama, Kyai Ngabehi Bahurekso, dan selanjutnya Raden Tumenggung Bahurekso, sang Adipati Kendal. Alas Roban dan Alas Gambiran, Batang dan Pekalongan karya utama sang Bahu, yang berdampingan dengan pengejawantahan Nawangsari sebidadarian dengan Nawangwulan. Sang kekasih Bahurekso terpatri di hati dengan sebutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dewi Lanjar&lt;/span&gt;. Magangan, Plantaran, Kali Aji, Sabetan dan Ngeboom merupakan saksi bisu dan monumen yang terlupakan dari sejarah sebuah kabupaten di Kaliwungu. Pusat budaya. Kota kecil itu menjadi kota besar, dan dari Klaiwungu berhasil menembus Batavia pada Kaladuta. Nama Kendal tidak lagi menasional tetapi telah melangit di tingkat internasional. Sang Bahurekso, adipati, gubernur pesisir Jawa dan dan panglima perang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4583453703821341606?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4583453703821341606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4583453703821341606' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4583453703821341606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4583453703821341606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/11/kendal-menjadi-kabupaten.html' title='KENDAL MENJADI KABUPATEN'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5612903132019029957</id><published>2009-11-30T17:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T18:37:01.600-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>PAB 2009</title><content type='html'>setelah persiapan selesai, para Ardhies pun memasuki ruangan untuk melaksanakan Upacara Pembukaan Penerimaan Anggota Baru (PAB) untuk kelas 10. Pak Yoshie Rahmartdi selaku  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wakasek Urusan Kesiswaan menjadi pembina upacara sekaligus membuka kegiatan PAB yang dimulai pada hari Sabtu sampai Minggu, 28 - 29 November 2009 bertempat di kampus SMA 1 CEPIRING.&lt;br /&gt;PAB kali ini cukup istimewa dan unik, mengapa? karena pada tahun ini peserta yang mengikuti kegiatan adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ladies&lt;/span&gt; semua alias berjenis kelamin perempuan, tidak ada satu pun cowoknya. Namun, bagi ketigabelas ladies tersebut bukan suatu masalah yang berarti untuk tetap mengikuti PAB, bahkan mereka nampak sangat antusias.&lt;br /&gt;Selamat memasuki dunia Ardhiwana untuk ladies2 sukses selalu untuk para "Wonder Women" Ardhiwana.&lt;br /&gt;Salam Lestari...!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5612903132019029957?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5612903132019029957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5612903132019029957' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5612903132019029957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5612903132019029957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/11/pab-2009_30.html' title='PAB 2009'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6948384471319671477</id><published>2009-11-30T17:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T17:54:26.179-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Ardi GATHEL di Ardhiwana</title><content type='html'>Ardhiwana ada yang baru lho...??!!&lt;br /&gt;Mulai bulan ini Ardhiwana sudah melakukan pemilihan ketua baru. Ardi Setiayandi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gathel &lt;/span&gt;ternyata dipercaya oleh teman-temannya untuk memegang tampuk pimpinan di Ardh&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;iwana untuk periode 2009/2010.&lt;span class="fullpost"&gt; Satu minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 21 November 2009 telah diadakan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus lama yang diketuai Anwar&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Prenges&lt;/span&gt;, sekaligus pemilihan pengurus baru.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6948384471319671477?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6948384471319671477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6948384471319671477' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6948384471319671477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6948384471319671477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/11/pab-2009.html' title='Ardi GATHEL di Ardhiwana'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-220657476139035000</id><published>2009-10-10T05:50:00.000-07:00</published><updated>2009-10-20T22:53:24.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Yu' Main Teka-teki..!</title><content type='html'>Kenapa kucing selalu menyembunyikan tahinya dengan pasir?&lt;br /&gt;Jawabannya : Karena....takut di ambil kamu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecil, Ijo, kalau disentuh meledak?&lt;br /&gt;Jawabannya: Ulet bulu bawa bom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kenapa semua orang kalau jalan selalu mengayunkan tangannya?&lt;br /&gt;Jawabannya : Karena mereka lagi pakai pakaian!! Kalau telanjang kan gak mungkin banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan,ikan apa matanya paling sipit?&lt;br /&gt;Jawabannya : Ikan teri cina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang nenek hanyut di sungai,kira2 ketemunya dimana?&lt;br /&gt;Jawabannya : ya di koran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan apa yang paling panjang?&lt;br /&gt;Jawabannya : Ular ngatri di loket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan apa yang paling banyak matanya?&lt;br /&gt;Jawabannya : Ikan teri satu ember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atasnya putih, bawahnya kuning,apa hayo..?&lt;br /&gt;Pocong nginjak e'ek&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-220657476139035000?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/220657476139035000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=220657476139035000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/220657476139035000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/220657476139035000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/10/yu-main-teka-teki.html' title='Yu&apos; Main Teka-teki..!'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8633504189161879860</id><published>2009-10-10T05:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-10T05:45:52.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kenapa ya Terjadi Gempa?</title><content type='html'>Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan&lt;span class="fullpost"&gt;Tipe gempa bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Gempa bumi tektonik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.[1] Gempa bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,[2]&lt;br /&gt;[sunting] Penyebab terjadinya gempa bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi&lt;br /&gt;[sunting] Sejarah gempa bumi besar pada abad ke-20 dan 21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 30 September 2009, Gempa bumi Sumatera Barat merupakan gempa tektonik yang berasal dari pergeseran patahan Semangko, gempa ini berkekuatan 7,6 Skala Richter mengguncang Padang-Pariaman, Indonesia. Menyebabkan sedikitnya 1.100 orang tewas dan ribuan terperangkap dalam reruntuhan bangunan.&lt;br /&gt;    * 2 September 2009, Gempa Tektonik 7,3 Skala Richter mengguncang Tasikmalaya, Indonesia. Gempa ini terasa hingga Jakarta dan Bali, berpotensi tsunami. Korban jiwa masih belum diketahui jumlah pastinya karena terjadi Tanah longsor sehingga pengevakuasian warga terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan akibat gempa bumi di San Francisco pada tahun 1906&lt;br /&gt;Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 12 September 2007 - Gempa Bengkulu dengan kekuatan gempa 7,9 Skala Richter&lt;br /&gt;    * 9 Agustus 2007 - Gempa bumi 7,5 Skala Richter&lt;br /&gt;    * 6 Maret 2007 - Gempa bumi tektonik mengguncang provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Laporan terakhir menyatakan 79 orang tewas [3].&lt;br /&gt;    * 27 Mei 2006 - Gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter; lebih dari 6.000 orang tewas, dan lebih dari 300.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.&lt;br /&gt;    * 8 Oktober 2005 - Gempa bumi besar berkekuatan 7,6 skala Richter di Asia Selatan, berpusat di Kashmir, Pakistan; lebih dari 1.500 orang tewas.&lt;br /&gt;    * 26 Desember 2004 - Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,0 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia. Bencana alam ini telah merenggut lebih dari 220.000 jiwa.&lt;br /&gt;    * 26 Desember 2003 - Gempa bumi kuat di Bam, barat daya Iran berukuran 6.5 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 41.000 orang tewas.&lt;br /&gt;    * 21 Mei 2002 - Di utara Afganistan, berukuran 5,8 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas.&lt;br /&gt;    * 26 Januari 2001 - India, berukuran 7,9 pada skala Richter dan menewaskan 2.500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13.000 orang.&lt;br /&gt;    * 21 September 1999 - Taiwan, berukuran 7,6 pada skala Richter, menyebabkan 2.400 korban tewas.&lt;br /&gt;    * 17 Agustus 1999 - barat Turki, berukuran 7,4 pada skala Richter dan merenggut 17.000 nyawa.&lt;br /&gt;    * 25 Januari 1999 - Barat Colombia, pada magnitudo 6 dan merenggut 1.171 nyawa.&lt;br /&gt;    * 30 Mei 1998 - Di utara Afganistan dan Tajikistan dengan ukuran 6,9 pada skala Richter menyebabkan sekitar 5.000 orang tewas.&lt;br /&gt;    * 17 Januari 1995 - Di Kobe, Jepang dengan ukuran 7,2 skala Richter dan merenggut 6.000 nyawa.&lt;br /&gt;    * 30 September 1993 - Di Latur, India dengan ukuran 6,0 pada skala Richter dan menewaskan 1.000 orang.&lt;br /&gt;    * 12 Desember 1992 - Di Flores, Indonesia berukuran 7,9 pada skala richter dan menewaskan 2.500 orang.&lt;br /&gt;    * 21 Juni 1990 - Di barat laut Iran, berukuran 7,3 pada skala Richter, merengut 50.000 nyawa.&lt;br /&gt;    * 7 Desember 1988 - Barat laut Armenia, berukuran 6,9 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian.&lt;br /&gt;    * 19 September 1985 - Di Mexico Tengah dan berukuran 8,1 pada Skala Richter, meragut lebih dari 9.500 nyawa.&lt;br /&gt;    * 16 September 1978 - Di timur laut Iran, berukuran 7,7 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian.&lt;br /&gt;    * 4 Maret 1977 - Vrancea, timur Rumania, dengan besar 7,4 SR, menelan sekitar 1.570 korban jiwa, diantaranya seorang aktor Rumania Toma Caragiu, juga menghancurkan sebagian besar dari ibu kota Rumania, Bukares (Bucureşti).&lt;br /&gt;    * 28 Juli 1976 - Tangshan, Cina, berukuran 7,8 pada skala Richter dan menyebabkan 240.000 orang terbunuh.&lt;br /&gt;    * 4 Februari 1976 - Di Guatemala, berukuran 7,5 pada skala Richter dan menyebabkan 22.778 terbunuh.&lt;br /&gt;    * 29 Februari 1960 - Di barat daya pesisir pantai Atlantik di Maghribi pada ukuran 5,7 skala Richter, menyebabkan kira-kira 12.000 kematian dan memusnahkan seluruh kota Agadir.&lt;br /&gt;    * 26 Desember 1939 - Wilayah Erzincan, Turki pada ukuran 7,9, dan menyebabkan 33.000 orang tewas.&lt;br /&gt;    * 24 Januari 1939 - Di Chillan, Chile dengan ukuran 8,3 pada skala Richter, 28.000 kematian.&lt;br /&gt;    * 31 Mei 1935 - Di Quetta, India pada ukuran 7,5 skala Richter dan menewaskan 50.000 orang.&lt;br /&gt;    * 1 September 1923 - Di Yokohama, Jepang pada ukuran 8,3 skala Richter dan merenggut sedikitnya 140.000 nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8633504189161879860?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8633504189161879860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8633504189161879860' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8633504189161879860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8633504189161879860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/10/kenapa-ya-terjadi-gempa.html' title='Kenapa ya Terjadi Gempa?'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1297007574265739955</id><published>2009-08-25T23:07:00.000-07:00</published><updated>2009-10-20T22:54:21.620-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Pertama menjadi Kelima</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SpTd_MrVkUI/AAAAAAAAAmA/Lbvubjp-A4g/s1600-h/ase.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SpTd_MrVkUI/AAAAAAAAAmA/Lbvubjp-A4g/s200/ase.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374164333164335426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kepareng matur babagan Ardhiwana nderek sayembara napak tilas astana kuntul nglayang warsa 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 ini tidak menjadi tahun keberuntungan bagi Ardhiwana. Lha Emang?&lt;br /&gt;Tradisi Keluarga Keraton Hadiningrat Wilayah Kendal yang setiap tahun mengadakan lomba Napak Tilas untuk kalangan kaum muda/pelajar. Kegiatan ini bertujuan menelusuri kisah dan sejarah berdirinya Kab. Kendal dan Kaliwungu beserta tokoh-tokoh yang berkaitan erat akan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan secara tradisi jawa keraton (Mataram) &lt;span class="fullpost"&gt;pada jam 07.30 wib setelah para peserta melakukan daftar ulang.&lt;br /&gt;Ardhiwana yang mengirimkan dua regu -satu putra dan satu puturi- mewakili dari SMA 1 Cepiring, lagi-lagi menjadi peserta dengan urutan terakhir.&lt;br /&gt;Kebetulan atau tidak, pada napak tilas tahun 2008 regu putra Ardhiwana mendapat undian nomor dada 11 dan untuk putri nomor 10, begitupun kali ini dengan keadaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kesamaan keadaan tersebut tidak diikuti pula oleh sang dewi fortuna -dewi keberuntungan- dimana pada tahun 2008 Ardhiwana melalui regu yang putri dapat meraih sebagi yang tergiat pertama sehingga menjadi juara umum. Pada napak tilas kali ini Ardhiwana hanya bisa meraih juara harapan 2, sehingga sangat disayangkan dan kekecewaan pun melanda para anggota Ardhiwana terutama pada regu putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka belum bisa menerima kenyataan sehingga setelah pengumuman hasil lomba, langsung minta pulang ke kampus. Dari sini dapat dipetik hikmah, bahwa setiap kegagalan belum berarti orang lain yang lebih pandai atau kita yang lebih bodoh. Melainkan seberapa kuat keinginan kita untuk membenahi diri dan berusaha untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;munjuk atur purna...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1297007574265739955?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1297007574265739955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1297007574265739955' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1297007574265739955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1297007574265739955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/08/pertama-menjadi-kelima.html' title='Pertama menjadi Kelima'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SpTd_MrVkUI/AAAAAAAAAmA/Lbvubjp-A4g/s72-c/ase.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-2658166491170564947</id><published>2009-08-10T21:56:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:33:43.040-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Raja-raja Jawa</title><content type='html'>Dalam buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sang Prabu Sri Adi Djojobojo&lt;/span&gt;, tulisan Bambang Yudoyono diterangkan bahwa sampai kini sebagian masyarakat Indonesia (baca:masyarakat Jawa) percaya bahwa Raja Jayabaya dari Kediri itu merupakan keturunan dewa. Dijelaskan pula bahwa Raja Jayabaya sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;titissan Wisnu&lt;/span&gt; yang bertugas menata hidup manusia. Maka untuk mengetahui secara jelas raja-raja yang memerintah Tanah Jawa dapat diurutkan sebagai berikut:&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I.  &lt;/span&gt;Kerajaan Kediri/Mamenang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sang Prabu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sri Aji Jayabaya kawin dengan Dewi Sara, berputera empat orang terdiri dari tiga orang wanita dan seorang laki-laki bernama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Prabu Jayaamijaya &lt;/span&gt;yang kemudian menjadi raja di Kediri Mamenang menggantikan ayahnya.&lt;br /&gt;1. Prabu Jayamijaya kawin dengan Dewi Satami berputera dua orang seorang diantaranya bernama Prabu Jayaamisena, menggantikan raja.&lt;br /&gt;2. Prabu Jayaamisena kawin dengan Dewi Citraswara berputera dua orang, yang pertama bernama Prabu Kusumacitra menjadi raja dan memindahkan kerajaan ke Pengging.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II. Kerajaan Pengging&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;3. Prabu Kusumacitra beristri dua, berputera lilma orang. Dengan Dewi Soma lahir Prabu Citrasoma yang menggantikan ayahnya menjadi raja di Pengging.&lt;br /&gt;4. Prabu Citrasoma beristri dua orang, berputera empat orang. Dengan Dewi Sriati berputera tiga orang, dan anak yang nomor dua bernama Prabu Pancadriya, menjadi raja di Pengging.&lt;br /&gt;5. Prabu Pancadriya bersitri dua orang berputerakan empat orang. Dengan Dewi Gandrawati antara lain berputera Prabu Anglingdriya yang kemudian menjadi raja Pengging.&lt;br /&gt;6. Prabu Anglingdriya beristri dua orang dan berputera tiga orang. Dengan Dewi Sinta berputera Prabu Sulawelacala, yang menjadi raja dan memindahkan ke Medang Kemulan, dan Prabu Pandayanata menggantikannya sebagai raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;III. Kerajaan Medang Kemulan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;7. Prabu Suwelacala bersitri lima orang dan berputera lima orang. Dengan Dewi Darmastuti berputera Prabu Sri Mapunggung (nomor 5) menjadi raja di Purwacarita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IV. Kerajaan Purwacarita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;8. Prabu Sri Mapunggung&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;beristri lima orang dan berputera tujuh orang. Dengan Dewi sulastri lahir Jaya Lengkara (nomor 7), menjadi raja menggantikan ayahnya.&lt;br /&gt;9. Prabu Jaya Lengkara beristri dua orang dan berputera lima orang. Dari Dewi Candralata lahir Resi Gatayu (nomor 5) yang kemudia menjadi raja dan pindah ke Jenggala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V. Kerajaan Jenggala&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;10. Resi Gatayu beristri lima orang, dan berputera enam orang. Dengan Dewi Citraswara berputera: a. Dewi Kalisuci, yang kemudian menjadi penguasa makhluk halus. b. Prabu Lembuamiluhur menjadi raja di Jenggala.&lt;br /&gt;11. Prabu Lembuamiluhur beristri enam orang, selir 40 orang berputera 100 orang. Dengan Dewi Tejaswara lahir Raden Panji Asmarabangun (nomor 97) yang ketika menjadi raja Jenggala bergelar Prabu Inu Kertapati.&lt;br /&gt;12. Prabu Inu Kertapati beristri delapan. Dengan Dewi Candrakirana berputera seorang bernama Raden Labang yang ketika menjadi raja Jenggala bergelar Prabu Suryamiluhur, setelah itu memindahkan kerajaan ke Jawa Barat (Pajajaran) dan bergelar Prabu Panji Maesatandreman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VI. Kerajaan Pajajaran&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;13. Prabu Panji Maesatandreman beristri empat orang berputera lima. Dengan Dewi Candrasari lahir Jaka Suparta yang kemudian menjadi raja Pajajaran bergelar Prabu Banjarsari. Pada saat itu pula kerajaannya dipindahkan ke Segaluh.&lt;br /&gt;14. Prabu Banjarsari beristri 26 orang, dan berputera 78 orang. Dengan Kanjeng Ratu Agung berputera Prabu Mundingsari (nomor 15) menjadi raja Pajajaran/Segaluh.&lt;br /&gt;15. Prabu Mundingsari beristri tiga, dan berputera enam orang. Dengan Dewi Warsiki lahir Prabu Mundingwangi yang kemudian menjadi raja Pajajaran.&lt;br /&gt;16. Prabu Mundingwangi beristri tiga orang, berputera lima. Dengan Endang Setaman lahir Prabu Sunda Anyakrawati, disebut juga Prabu Pamekas menjadi raja Pajajaran.&lt;br /&gt;17. Prabu Sunda Anyakrawati berputera 12 orang. Dengan Dewi Ambarsari berputera Raden Susuruh, yang kemudian menjadi raja Majapahit bergelar Pabu Bratana. Dan dengan seorang selirnya lahir Prabu Siyung Wanara yang menjadi raja Pajajaran dengan gelar Prabu Sri Mahasekti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VII. Kerajaan Majapahit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;18. Prabu Bratana beristri dua orang, berputera lima orang. Dengan Dewi Madani lahir Prabu Brakumara menjadi raja Majapahit.&lt;br /&gt;19. Prabu Brakumara kawin dengan Dewi Dinding berputera Arya Adiwijaya menjadi raja Majapahit ke-3 bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya I&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;20. Prabu Brawijaya I beristri dua orang, berputera empat orang. Dari istri Raden Ayu Pengging lahir Raden Hayam Wuruk menjadi raja Majapahit ke-4 bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya II&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;21. Prabu Brawijaya II beristri Dewi Panurun, lair Arya Lembuamisani, bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya III&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;22. Prabu Brawijaya III kawin dengan Dewi Retno Penjawi, lahir Prabu Bratanjung dan bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya IV&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;23. Prabu Brawijaya IV beristri dua orng, selir satu orang, berputera lima orang. Dengan Dewi Tampen lahir Arya Angkawijaya yang kemudian bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya V&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;24. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya V &lt;/span&gt;beristri dan selir banyak, berputera 117 orang:&lt;br /&gt;a. Dengan istri dari Champa/China lahir Raden Fatah (nomor 13) menjadi Adipati di Demak dan menjadi raja bergelar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sultan Sah Alam Akbar Sirrullah Khalifaturrosul Amirul Mukminin Tajuddin Abdul Hamidul Haq, atau Sultan Adil Surya Alam&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;b. Dengan puteri Wandan berputera &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raden Bondan Kejawan &lt;/span&gt;(nomor 14) bergelar Ki Ageng Tarub III yang kemudian kawin dengan Dewi Nawangsih dan berputera tiga. Putera nomor dua bernama Raden Depok yang bersahabat dengan Sunan Mojo Agung dan diambil menantu, diberi gelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ki Ageng Getas Pendowo&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;25. Ki Ageng Getas Pendowo beristri dua orang, berputera 12 orang. Dengan puteri Sunan Mojoagung lahir &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagus Senam&lt;/span&gt; yang kemudian bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ki Ageng Selo&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;26. Ki Ageng Selo beristri dua orang, berputera 14 orang. Dengan istri mudanya, lahir Ki Ageng Henis atau Ki Ageng Ngenis atau Ki Ageng Laweyan.&lt;br /&gt;27. Ki Ageng Ngenis beristri puteri dari desa Selo berputera dua orang, yang pertama bernama Bagus Kuncung atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ki Ageng Pemanahan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;28 Ki Ageng Pemanahan beristri satu dan mempunyai beberapa selir, berputera 31 orang. Dengan istri resmi (mungkin puteri Nyai Ageng Saba istri Ki Ageng Sueb) lahir Raden Bagus Danar atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raden Ngabehi Sutowijoyo&lt;/span&gt; yang kemudian mendirikan kerajaan Mataram dan menjadi raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VIII. Kerajaan Mataram&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;29. Panembahan Senopati Sutowijoyo beristri banyak, berputera 23 orang. Dengan istri dari Pati berputera &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raden Mas Jolang&lt;/span&gt; menjadi raja Mataram dengan gelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanjeng Susuhunan Hadi Prabu Anyakrawati&lt;/span&gt;. Meninggal dunia ketika berburu di hutan Krapyak, selanjutnya dikenal dengan Kanjeng Sunan Seda Krapyak atau Panembahan Krapyak.&lt;br /&gt;30. Raden Mas Jolang kawin dengan ratu Adi, lahir &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raden Mas Rangsang&lt;/span&gt; menjadi raja Mataram bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanjeng Sultan Agung Prabu Anyokrokusumo Senopati Ing Alogo Ngabdurrahman Sayidin Panata Dinan Ing Mataram&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;31. Sultan Agung mempunyai beberapa orang istri dan berputera 12 orang. Dengwan Ratu Kilen (Batang), berputera Raden Mas Sayudin kemudian bergelar Sunan Amangkurat Agung.&lt;br /&gt;32. Sunan Amangkurat Agung kawin dan berputera 22 orang;&lt;br /&gt;a. Dengan ratu Kilen (Surabaya) berputera Raden Mas Rachmad yang kemudian menjadi raja Mataram Kartasura dan pengukuhannya dilakukan di atas geladak kapal Admiral, kemudian bergelar Sunan Amangkurat Amral.&lt;br /&gt;b. Dengan Ratu Ageng berputera Raden MAs Derajad atau Pangeran Puger, yang kemudian menjadi raja di Mataram Kartasura, bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanjeng Susuhunan Pakubuwono I&lt;/span&gt; di Kartasura.&lt;br /&gt;33. Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Ikawin dan berputera 22 orang. Putera nomor 5 bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raden Mas Surya &lt;/span&gt;menjadi raja di Kartasura bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Amangkurat Jawi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;34. Kanjeng Susuhunan Amangkurat Jawi, kawin dan berputera 42 orang. Dengan Ratu Ageng, berputera Raden Mas Sandi (nomor 10) menjadi raja Kartasura bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanjeng Susuhunan Pakubuwono II&lt;/span&gt;, dan memindahkan keraton dari Kartasura ke Surakarta. Dengan Ratu Ayu Tejowati berputera Raden Mas Sujono (nomor 21) yang kemudian menjadi raja Yogyakarta bergelar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanjeng Sultan Hamengkubuwono I&lt;/span&gt;...dst.&lt;br /&gt;35. Kanjeng Susuhunan Pakubuwono II selanjutnya menurunkan raja-raja Surakarta, dan Kanjeng Sultan Hamengkubuwono I menurunkan raja-raja di Keraton Yogyakarta. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari Buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal  &lt;/span&gt;karya Ahmad Hamam Rochani,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-2658166491170564947?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/2658166491170564947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=2658166491170564947' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2658166491170564947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2658166491170564947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/08/raja-raja-jawa.html' title='Raja-raja Jawa'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8409138942214607192</id><published>2009-07-15T04:12:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:33:57.720-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Pangeran Sambong: Asal-usul Desa Sambungsari</title><content type='html'>Adalah Tumenggung Prawiro Setya atau Pangeran Sambong salah satu petinggi Mataram yang mengikuti pertemuan di paseban Kemangi dalam rangka persiapan menyerang VOC di Batavia. Ada tuturan lagi bahwa Pangeran Sambong adalah seorang keturunan China yang nama aslinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sam Hong&lt;/span&gt;. Nama orang penting dari Mataram itu pada catatan cerita tutur erat sekali hubungannya dengan asal-usul terjadinya Kota Weleri (Nyai Damariyah), terlebih Desa Sambongsari.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang nama Sam Hong pada diri Pangeran Sambong bisa dijadikan sebagai petunjuk bahwa tokoh sejarah masa lalu sudah terdiri dari berbagai suku dan bangsa. Dan seandainya benar Sambong itu berasal dari Sam Hong, juga bukan sebagai sesuatu kejadian yang aneh. Nama Sam Hong in erat sekali dengan adanya sebuah makam, yang konon katanya makam itu punya nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyah Ka Han&lt;/span&gt;. Petilasan Nyah Ka Han itu ada di sebelah balai desa Sambongsari. Petilasan itu hanya diberi tanda dua buah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bakiak&lt;/span&gt; atau sandal yang terbuat dari kayu lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebai pemimpin-pemimpin lainnya, Tumenggung Prawiro Setya atau Pangeran Sambong tidak diperkenankan kembali ke Mataram. Ia kembali dari Batavia satu rombongan dengan Raden Muthohar dan Raden Haryo Sungkono. Perpisahan ketoga tokoh Mataram terjadi setelah Raden Muthohar dan Raden Haryo Sungkono berketatapan tinggal di daerah yang dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sembung Tambar&lt;/span&gt;. Tumenggung Prawiro Setya kembali bertapa kemudian melanjutkan perjalanan ke arah barat dan menjadi warga masyarakat biasa. Artinya, gelar kebesarannya sebagai tumenggung dilepasnya dengan sukarela. Tetapi masyarakat sudah mengetahui bahwa ia adalah seorang petinggi Mataram yang ikut berperang melawan Belanda di Batavia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan dalam cerita tutur bahwa kehidupan di sebelah barat desa Sembung Tambar, ia bersama-sama dengan tokoh seperguruannya bernama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bah Brontok&lt;/span&gt;, seorang tokoh keturunan China. Tokoh lainnya ada yang menuturkan bernama Bagus Wuragil juga dikenal dengan nama Den Bagus Banteng dan Benowo. Nama yang terakhir itu bukanlah Benowo yang melekat erat dengan Pangeran Benowo putera Jaka Tingkir (ada yang menyebut Denowo bukan Benowo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran Sambong dan Bah Brontok adalah sama-sama murid Tumenggung Rajekwesi atau Ki Ageng Kemangi. Namun keduanya bertolak belakang dalam menempatkan tujuan belajar pada Ki Ageng Kemangi. Pangeran Sambong cenderung pada aliran putih, sedangkan Bah Brontok lebih pada aliran hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat paseban Pangeran Sambong diceritakan berada di sebuah perbukitan, sebelah desa Sambongsari. Tempatnya di tengah-tengah hutan jati, yang sekarang ini dipercayai sebagai makam Pangeran Sambong. Di samping makam/patilasan Pangeran Sambong ada sebuah makam/patilasan lagi, yang dituturkan milik putera Pangeran Sambong bernama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pangeran Langsih&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana di daerah-daerah lain, Pangeran Sambong juga melaksanakan tugas penyiaran agama Islam dengan cara yang disesuaikan dengan keadaan.&lt;br /&gt;Begitu mengenal nama Pangeran Sambong, ingatan kita tentu tertuju pada seorang tokoh dalam lakon sinetron. Dalam sinetron tersebut, disebut-sebut dengan Raden Samba, yang konon seorang putera adipati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat masanya, Raden Samba memang sejaman dengan tokoh-tokoh pejuang dari Mataram. Apakah nama Raden Samba yang kemudian hari ada kemirpa dengan Pangeran Sambong? Tentunya memang tidak gampang untuk cepat menjawab dengan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya&lt;/span&gt;" . Namun bila diperhatikan namanya, memang tidak terlalu jauh antara Raden Samba dengan Raden Sambong. Dengan demikian paling tidak ada kedekatan dengan Paseban Kemangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup sejaman dengan Bah Brontok, ternyayta hubungan antara pangeran Sambong dengan Bah Brontok bagai minyak dengan air. Meskipun mereka sama murid Ki Ageng Kemangi atau Tumenggung Rajekwesi, keduanya mempunyai visi keilmuan yang berbeda. Dialog soal kunci kehidupan antara keduanya tokoh itu memang sering dilakuukan. Namun selalu tidak menemukan titik yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah alkisah menyebutkan, bahwa suatu hari Bah Brontok melakukan adu ayam dengan Pangeran Sambong. Ayam Petarung Pangeran Sambong berwarna merah penatas, sedangkan milik Bah Brontok berwarna jali. Tempat beradunya ditentukan yaitu di daerah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cakra Kembang&lt;/span&gt;, dekat Sungai/Kali &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kutho&lt;/span&gt;. Orang yang suka melihat adu ayam tidak berani melihat dari jarak dekat, cukup dari kejauhan dan di tempat yang agak tinggi. Tempat itu sekarang dikenal dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tegalan Sedengok&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usai adu ayam, keduanya selalu memandikan ayamnya di sungai dekat Cakra Kembang. Oleh masyarakat, sungai itu dikenal dengan nama sungai/&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kali jenes&lt;/span&gt; (kotor). Ada yang menarik dalam adu ayam itu. Ketika selesai adu ayam, dan jika ayam Bah Brontok kalah tarung, maka dilanjutkan dengan perang tanding antarpemiliknya. Yang sering melakukan pertarungan dalam cerita tutur adalah Bah Brontok dan Bagus Wuragil, yang konon masih adik Pangeran Sambong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tuturan lagi, dalam adu ayam, Bah Brontok sering melakukan kecurangan-kecurangan. Melihat lawannya senang dengan kecurangan, maka Pangeran Sambong juga melakukan taktik yang sama. Pada salah satu kaki ayam milik Pangeran Sambong diberinya tutup kaki yang terbuat dari bambu, sehingga kelihatan bahwa kaki ayam miliknya disambung dengan bambu (pring-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jawa&lt;/span&gt;). Dengan demikian warna kulit kaki ayam itu menjadi tidak sama. Maka di Dukuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bojengan&lt;/span&gt;, yang letaknya tidak jauh dari Cakra Kembang itu bila ada ayam yang warna kulit dua kaki yang berbeda diyakini bahwa ayam itu adalah milik Pangeran Sambong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat padepokan kedua tokoh itu memang tidak terlalu jauh. Pangeran Sambong tinggal di daerah yang bernama Sambong atau hutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sambongan&lt;/span&gt;, sedangkan Bah Brontok tinggal di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alas Buntu&lt;/span&gt; di daerah Krengseng. Tempat yang pernah dijadikan ajang tadnign kesaktian oleh keduanya itu sekarang dengan nama Randu Sigunting. Disebut demikian karena pohon Randu itu tumbuh bercabang seperti gunting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tempat lain, dituturkan berada di sekitar makam Penyangkringan sekarang. Pada jaman dulu, di dekat makam itu ada bekas tapak kuda Pangeran Sambong di sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tunggak &lt;/span&gt;jati. Bahkan pertarungan antara Bagus Wuragil dengan Bah Brontok jga pernah terjadi. Kejar mengejar antara keduanya hingga sampai hutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Seklayu&lt;/span&gt; yang terletak di daerah Lebo Krengseng. Dan di hutan itulah ada dua makam yang dikatakan oleh masyarakat sebagai makam atau patilasan Bagus Wuragil dan Bah Brontok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagus Wruagil disebut dengan Den Bagus Banteng karena dalam pertarungannya dengan Bah Brontok, sepak terjangnya seperti kekuatan banteng. Dalam pertarungan dua tokoh itu, keduanya mencapai puncak pertarungan dengan meninggal secara bersama (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mogo bothongo - sampyuh&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama isteri Pangeran Sambong memang tidak jelas sosoknya. Sedangkan Nyai Wungu adalah sosok tokoh wanita yang terlebih dahulu datang di tempat itu. Begitu pula tentng Nyai Damariyah atau Sri Pandan atau Pandansari, tokoh wanita itu lebih muda dari Pangeran Sambong. Pertemuan tiga tokoh tersebut ternyata membawa berkah, karena ketiganya pernah bertemu di suatu tempat sebelum tinggal di daerah barunya itu. Tempat pertemuannya sekarang disebut-sebut dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sambung &lt;/span&gt;yang diambil dari pertemuan ketiga tokoh itu bisa menyambung persaudaraan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa Nyai Damariyah atau Sri Pandan adalah sosok wanita yang sangat cantik, dan diperebutkn oleh Bagus Wuragil dan Denowo (bukan Pangeran Benowo). Dalam cerita tutur itu diterangkan dengan jelas bahwa hati Nyai Damariyah lebih condong ke Bagus Wuragl. Karena dirinya menjadi rebutan dua tokoh yang sama-sama pengikut Pangeran Ssambong, hatinya sangat gelisah. Maka ia memilih hidup dengan Nyai Wungu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Pangeran Sambong juga Nyai Wungu dinasihatkan, kalau Nyai Damariyah ingin tenang dari perebutan dua orang yang sama-sama menjadi sahabatnya, lebih baik Nyi Damariyah pergi ke tempat Ki Sido Mukti, yang letaknya di sebelah timur Sambongan.&lt;br /&gt;Ki Ageng Sido Mukti sangatlah prihatin karena adanya perseteruan dua sahabat Nyai Damariyah yang memperebutkan Nyai Damariyah. Oleh Ki Ageng Sdo Mukti, Nyai Damariyah diperintahkan untuk mencucui beras (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mesusi&lt;/span&gt;-Jawa). Sebagaimana biasanya tempat mencuci beras itu dilakukan di sungai. Diberitahukan oleh ki Sido Mukti bahwa ketika Nyai Damariyah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mesusi&lt;/span&gt; beras, maka telusurilah di mana letak berhentinya air cucian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pesusan&lt;/span&gt;) beras itu. Di tempat berakhirnya air &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pesusan&lt;/span&gt; itulah Nyai Damariyah bisa hidup tenang dan tidak akan diganggu oleh siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air pesusan beras itu disebut orang dengan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Leri&lt;/span&gt;". Ketika Nya Damariyah menelusuri di mana berhentinya air &lt;span style="font-style: italic;"&gt;leri &lt;/span&gt;itu, ternyata berhenti tepat di bawah dua pohon pandan yag tumbuh berdampingan, dan ada pohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lo,&lt;/span&gt; pada waktu itu disebut orang dengan nama pohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cangkring&lt;/span&gt;.  Sehingga daerah di sekitar pohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lo  &lt;/span&gt;itu sekarang in dikenal dengan nama desa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penyangkringan&lt;/span&gt;. Sedangkan nama Nyai Damariyah dipanggil banyak orang dengan nama Nyai Pandansari atau Sri Pandan. Sedangkan sungai yang menjadi tempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mesusi&lt;/span&gt;/mencuci beras akhirnya dikenal dengan Sungai Damar atau Kali Damar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang akhir kehidupan Nyai Damar, ia memang lebih suka bertapa dan tempat yang dipilihnya adalah di bawah pohon pandan. Konon Nyai Damar yang sukses bertapa itu menjadi tokoh sakti pilih tanding. Tempat pertapaannya yang terakhir adalah  di bawah pohon pandan yang terletak di tepi laut (pantai dekat hilir sungai Damar/Laut Jawa). Dan sudah menjadi catatan khusus masyarakat Weleri bahwa desa itu mempunyai "danyang" seorang wanita yaitu Nyai Pandansari. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wallahu Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;dikutip dari buku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Babad Tanah Kendal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; karya Ahmad Hamam Rochani,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8409138942214607192?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8409138942214607192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8409138942214607192' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8409138942214607192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8409138942214607192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/pangeran-sambong-asal-usul-desa.html' title='Pangeran Sambong: Asal-usul Desa Sambungsari'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-2858776198113623950</id><published>2009-07-09T23:45:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T03:49:32.904-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Curhat Kurangi Resiko Penyakit Jantung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Slbl57Q-XoI/AAAAAAAAAlo/ia76vitYUso/s1600-h/CURHAT.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Slbl57Q-XoI/AAAAAAAAAlo/ia76vitYUso/s200/CURHAT.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356721590127976066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Eh...temen-temen, aku tidak sedang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;nge&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gosip lho...??!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tau ga'? ternyata Curhat alias menyampaikan Curahan Hati itu ada positifnya lho...??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti pernah bercerita mengenai perasaannya (curhat), kepada orang lain. Tahukah Anda kalau kegiatan yang sering dianggap sepele itu ternyata dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung?  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;Prof. DR.dr Zubairi Djoerban SpPD, KHOM, Ketua Majelis Pengembangan Keprofesian (MPPK) PB. Ikatan Dokter Indonesia, mengatakan dengan kegiatan curhat seseorang mempunyai ventilasi terhadap apa yang ia rasakan. Dengan adanya ventilasi tersebut, seseorang dapat melepaskan stress yang ia alami.&lt;br /&gt;Seperti yang diketahui, stress adalah salah satu penyebab penyakit jantung. "Curhat, silaturahmi, itu penting untuk mengurangi stress akibat pekerjaan atau lainnya. Curhat dapat dilakukan dengan adik, kakak, suami, istri, sahabat atau pears lainnya," ujar Zubari, di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat ( 10/7 ).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Individu yang introvert juga harus mempunyai "ventilasi" itu, karena jika permasalahan terus dipendam bukan hanya penyakit jantung yang timbul, namun penyakit lain seperti maag atau nyeri pada bagian kepala. Namun serangan jantung yang diakibatkan kelainan fungsi organ ataupun bawaan tidak dapat dicegah dengan aktifitas ini&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meski curhat membantu, kata Zubairi, gaya hidup sehat juga harus diterapkan. "Lakukan olah raga minimal 30 menit, berhenti merokok, dan harus mengonsumsi makanan sehat. Dengan demikian resiko terkena jantung akan semakin minim," urainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, ingat lho temen-temen, bukan berarti  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nggosip &lt;/span&gt;alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngomongin &lt;/span&gt;kejelekan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: KOMPAS, 10/7/09,&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-2858776198113623950?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/2858776198113623950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=2858776198113623950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2858776198113623950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2858776198113623950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/curhat-kurangi-resiko-penyakit-jantung.html' title='Curhat Kurangi Resiko Penyakit Jantung'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Slbl57Q-XoI/AAAAAAAAAlo/ia76vitYUso/s72-c/CURHAT.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3313083420685285717</id><published>2009-07-05T23:15:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:34:32.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Kyai Kendil Wesi (bag 2)</title><content type='html'>Usaha Pembunuhan pun beberapa kali dilakukan. Bahkan menurut cerita itu, Jaka Menot pernah dilarung ke laut, namun masih bisa selamat. Dan ketika ada usaha untuk meracuni melalui pelayan kerabat, Jaka Menot jga selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak ada jalan lain kecual harus dibunuh, tetapi ada yang menyarankan cara itu memang kurang baik. Maka cara yang terbaik Jaka Menot diusir dari kadipaten. Setelah meninggalkan kadipaten, maka diatur supaya ada punggawa mengejarnya dengan maksud untuk membunuh Jaka Menot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ada tuturan lagi,  bahwa baik orang-orang kabupaten ataupun Belanda, merasa takut dengan kemampuan spiritual Bagus Aminoto. Diterangkan, kemampuan seorang remaja yang baru berusia belasan tahun sudah diketahui biasa bermain-main batu dan rumput. Konon batu-batu itu dibuat semacam tasbih dengan cara ditusuk dengan rumput dan ternyata bisa tembus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaka Menot lari ke arah barat dan ternyata banyak juga orang merasa iba, karena para punggawa kakdipaten tersu mengejarnya untuk membunuh. Kenmudian ia ditolong oleh seorang tua. Namun pengejaran tersu dilakukan, dan orang tua yang diketahui menolong Jaka Menot, dibunuh. Kepalanya terpisah dari badannya, dan kakinya juga dipotong. Hanya tinggal badan (gembung). Di kemudian hari nama tempat membunuh orang tua itu terkenal dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bugangin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaka Menot terus berlari mencari selamat. Karena merasa capek, ia beristirahat di sebuah pohon pinang (jambe). Ia terus dikejar oleh punggawa kadipaten. Setelah melihat para punggawa terus mengejar, Jaka Menot terus lari. Ketika para punggawa sampai di bawah pohon jambe itu, tercium bahwa ada bau harum pada pohon jambe. Maka tempat itu dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambearum&lt;/span&gt;.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disadur dari buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Babad Tanah Kendal&lt;/span&gt;' karya Ahmad Hammam Rochani.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3313083420685285717?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3313083420685285717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3313083420685285717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3313083420685285717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3313083420685285717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/kyai-kendil-wesi-bag-2.html' title='Kyai Kendil Wesi (bag 2)'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6562931522918094584</id><published>2009-07-05T21:52:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T20:34:15.589-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Siapa Kyai Kendil Wesi? : adakah hubungannya dengan Bagus Menot</title><content type='html'>Siapakah Kyai Kendil Wesi itu?&lt;br /&gt;Menurut catatan Amien Budiman, Kyai Kendil Wesi itu nama aslinya adalah TUmenggung Singowijoyo. Bupati Kendal ini tewas di gunung Tidar Magelang ketika terjadi geger Pakunegaran. Kemudian ia digantikan oleh kemenakannya dengan gelar Tumenggung Mertowijoyo. Dan setelah meninggal digantikan oleh adiknya dengan nama kehormatan yang sama yaitu Tumenggung Mertowijoyo, yang meninggal di Loji Semarang. Tumenggung ini mempunyai putera yang bernama Mertowijoyo yang kemudian lebih dikenal dengan Mertowijoyo I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sedangkan catatan yang beredar di Kendal menerangkan bahwa yang dimaksud Kyai Kendil Wesi adalah bupati Kendal yang memiliki nama Mertowijoyo II, adik dari Tumenggung Singowijoyo yang memerintah pada tahun 1700 - 1725. Meninggal dan dimakamkan di pemakaman Pekuncen Kendal. Sedangkan pusakanya yang bernama Kendil Wesi diwariskan pada puteranya yang namanya juga nunggak semi dengannya yaitu Mertowijoyo III. Setelah meningal dunia, jenazah dan pusaka Kendil Wesinya dimakamkan di bawah pohon Doropayung Desa Sukolilan Patebon Kendal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Mertowijoyo jgua ditemukan dalam buku Serat Babad Negari Semarang dan Babad Mentawis. Dalam Serat Babad Nengari Semarang diterangkan bahwa nama Mertowijoyo itu masih ada hubungannya dengan Ki Ageng Pandan Aran I (Ki Mode Pandan), penguasa Semarang atau Tirang Amper, yang berarti ada hubungan garis keturunan dengan Raden Fatah, Sultan Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkap silsilahnya disebut sebagai berikut; Raden Fatah (Demak) berputera Pangeran Sabrang Lor, berputera Pangerawn Pandan Aran I (Ki Mode Pandan), berputera Pangeran Kanoman bupati Semarang (adik Sunan Tembayat), berputera Kyai Khalifah, berputera Kyai Laweyan, berputera Kyai Sumendhi (Kyai Alap-alap, bupati Semarang), berputera Kyai Rangga Hadi Negoro (Surahadimenggala ke-2, bupati Semarang), berputera Kyai Ronggo Mertoyuda (Surahadimenggala ke-3, bupati Semarang), berputera Kyai Mertowijyoyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut cerita yang dicatat dala buku peninggalan-peningglan kunodi Kendal disebutkan bahwa Mertowijoyo berasal dari Lumajang. Karena ada selisih keluarga dengan adiknya, ia mengalah dan membawa pengikutnya berlayar dan akhirnya terdampar di Kendal.&lt;br /&gt;bersama pengikutnya ia membuka suatu daerah sebagai tempat tinggal, dan karena ia mempunyai sebauh pusaka yang berwujud kendil terbuat dari bes, maka ia terkenal dengan nama Kyai Kendil Wesi. Ia meninggal ketika geger pakunegaran di gunung Tidar Magelang, dan jenazahnya dimakamkan di Pekuncen Kendal. Sedangkan jabatan bupati jatuh ke tangan Mertowijoyo III, putera Mertowijoyo I berikut pusakanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian siapa yang dimaksud dengan Bagus Menot?&lt;br /&gt;Diceritakan bahwa ia putera Tumenggung Mertowijoyo. Namun tidak jelas Mertowijoyo yang mana. Namun kalau dilihat dari cerita yang beredar di Kendal bahwa ia adalah putera adipati tetapi akhir hayatnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mukso&lt;/span&gt; tanpa nama. Bisa jadi ia adalah putera Adipati Mertowijoyo I. Sebab, ketika Mertowijoyo I meninggal dunia, jabatan bupati diwakili oleh patihnyasendiri (lihat dan perhatikan dalam &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/04/nama-nama-bupati-kendal-dan-kaliwungu.html"&gt;nama-nama Bupati Kendal di bagian akhir&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diceritakan oleh juru kunci makam Bagus Menot, Pak Puji (50), serta para orang tua yang suka dengan cerita tempo dulu, bahwa Bagus Menot adalah putera seorang adipati. Ketika ayahnya kembali dari berperang (geger Pakunegaran) ia dalam keadaan terluka parah karena terkena sabetan senjata. Sedangkan isterinya dalam keadaan hamil. Sebelum Mertowijoyo meninggal dunia, ia berpesan kepada semua kerabat bahwa kelak yang menggantikan dirinya menjadi bupati Kendal adalah putera yang masih dalam kandungan. Bila ia nanti lahir laki-laki, harap diberi nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jaka Aminoto&lt;/span&gt;. Dan apaibila menduduki kursi bupati namanya Adipati Aminoto. Begitu pesan ayahandanya, Mertowijoyo. Ada tuturan lagi, selain bernama Aminoto jga punya nama lain yaitu Raden Sutejo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran bayi Aminoto bersamaan dengan kematian sang ibu. Maka bayi Aminoto dirawat oleh keluarga. Ketika mencapai usia dewasa, kira-kira 17 tahun, malapetaka menimp dirinya. Orang yagn menduduki jabatan bupati warisan dari ayahnya merasa resah karena pewaris yang asli sudah tumbuh dewasa. Maka tidak ada jalan yang terbaik kecuali harus menyingkirkan sang pewaris dengan cara apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;selanjutnya...&lt;/span&gt;(&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/kyai-kendil-wesi-bag-2.html"&gt;klik di sini&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disadur dari buku '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal'&lt;/span&gt; karya Ahmad Hammam Rochani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6562931522918094584?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6562931522918094584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6562931522918094584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6562931522918094584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6562931522918094584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/siapa-kyai-kendil-wesi-adakah.html' title='Siapa Kyai Kendil Wesi? : adakah hubungannya dengan Bagus Menot'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4605095765836087678</id><published>2009-06-30T19:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:31:34.635-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Sumbing (2)</title><content type='html'>Setelah tiba di basecamp Garung Wonosobo sekitar puku 13.30 wib, para ardhies istirahat untuk &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Skrl07TC51I/AAAAAAAAAlQ/jfma7fJZLN4/s1600-h/sb-02.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Skrl07TC51I/AAAAAAAAAlQ/jfma7fJZLN4/s200/sb-02.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353343804516788050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;mempersiapkan diri dalam pendakian. Pada jam 4 sore Ardhiwana mulai melakukan perjalanan pendakian. Memang jalur Garung medannya lebih sulit. Itu dibuktikan pada awal perjalanan, setelah melewati rumah penduduk para ardhies harus melaluinya dengan tertatih-tatih karena tanjakan yang langsung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngetrek&lt;/span&gt; alis betul-betul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nanjak&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Walaupun belum pernah mendaki gunung tersebut, Anwar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;prenges, &lt;/span&gt;Ibnu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wakpo&lt;/span&gt;, Ari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ucrit, &lt;/span&gt;berangkat sebagai leader di depan. MasDur selaku pembina di tengah dan  di belakang ada MasDin dan &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkrlEQBahKI/AAAAAAAAAlA/2bR_O9hCefQ/s1600-h/sb-19.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkrlEQBahKI/AAAAAAAAAlA/2bR_O9hCefQ/s200/sb-19.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353342968266392738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gianto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jambul&lt;/span&gt; sebagai penyapu ranjau. Ketika terdengar adzan berkumandang para ardhies istirahat, kemudian bertayamum untuk melakukan shalat maghrib. Di situ mereka bersama rombongan dari pekalongan. Setelah semua selesai perjalanan kembali dilanjutkan dan kembal istirahat sekitar jam 8 malam. "Silahkan buat perapian dan isi perut kalian dengan mempraktekan kompor praktis kalian, jangan sampai ada yang kelaparan" begitu masDur memberikan intruksi. Tidak mau berlama lama dalam kedinginan karena suhu sudah mencapai 15 derajat celcius, para ardhies melanjutkan perjalanan. Na&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Skrl1FdroAI/AAAAAAAAAlY/G4AiUhw_864/s1600-h/sb-89.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Skrl1FdroAI/AAAAAAAAAlY/G4AiUhw_864/s200/sb-89.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353343807245754370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;mun di sini Ardhiwana mulai terpecah menjadi 2 kelompok. Dari 24 ardhies, empat lainnya tertinggal di belakang sebagai pecahan dua kelompok tersebut dan bertahan di pos 2 karena dua ardhies tidak kuat melanjutkan perjalanan. Sedangkan kelompok besar masih melanjutkan untuk menuju puncak. Setelah sekian jauh perjalanan, pada pos terakhir sebelum Pos Watu Kotak, Ayu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dingkel &lt;/span&gt;tidak kuat dan pingsan. Sebagai pembina, masDur langsung mengintruksikan kepada para ardhies untuk mendirikan tenda. Namun dari 3 tenda -1 tenda doom dan 2 berjenis tenda biasa- yang di bawa, hanya 1 tenda yang bisa berdiri, yaitu tenda doom. Karena angin yang begitu kencang, 2 tenda lainnya tidak bisa didirikan. Akhirnya, "buat bifak, yang penting tubuh kalian tidak langsung terkena angin, cari selokan atau jalan air supaya lebih terlindung". Tanpa banyak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cas cis cus&lt;/span&gt; mereka langsung melaksanakannya inturksi tersebut.&lt;br /&gt;Alhamdulillah...sinar matahari masih bisa menghangatkan tubuh mereka. Setelah semua sarapan dan mengemasi perlengkapan, sekitar jam 8 dimulailah perjalanan untuk turun. "Tidak kita lanjutkan ke puncak, Mas?" tanya salah satu ardhies kepada masDur. Dengan alasan Karena persediaan logistik tidak mencukupi untuk melanjutkan perjalanan ke puncak maka lebih turun saja, jawabnya. Akhirnya alasan yang masuk akal tersebut bisa diterima dan mereka pun turun menuju basecamp. Sekitar jam 11 siang rombongan ardhies sampai di basecamp Garung, dan ternyata 1 kelompok kecil yang bertahan di pos 2 sudah turun dan sudh sampai lebih dulu di basecamp dalam keadaan selamat. Selanjutnya istirahat dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nge&lt;/span&gt;-camp sampai hari Senin sore menunggu jemputan mobil tiba. Seperti biasa, setelah turun gunung siang hari, malah harinya diadakan kegiatan ramah tamah. Masing-masing individu menyampaikan kesan dan pesannya setelah mengikuti pendakian. Ada yang sengsara, nelangsa, dan kaget ternyata pendakian itu tidak mudah dan nampak enak seperti yang ada di poto-poto kegiatan. Namun, kebanyakan dari mereka tidak merasa kapok dan mulai menyadari dan memetik pelajaran filosofinya. Bahwa bila seseorang yang sukses mencapai puncak tidak serta berjalan dengan mudah, akan tetapi layaknya orang menda&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkrmrTIobXI/AAAAAAAAAlg/NkB2QRpN7v0/s1600-h/sb-114.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkrmrTIobXI/AAAAAAAAAlg/NkB2QRpN7v0/s200/sb-114.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353344738628496754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ki puncak gunung, banyak jalan yang beraneka ragam bentuknya. Ada yang naik, turun, meliuk, harus melewati jurang, dan lain sebagainya. Intinya begitulah semestinya, bila seseorang ingin mencapai sukses harus bisa dan berani melewati rintangan tersebut. Keesokan harinya, Senin sore jam 14.00 wib, mobil penjemput pun datang. Dengan bersuka ria juga rasa kangen akan tempat tersebut rombongan meninggalkan basecamp menuju kampus SMAN 1 Cepiring, syonaraa......tiba di kampus jam setengah lima sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mendaki&lt;/span&gt; bukan mencari mati, tetapi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mencari jatidiri&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesuksesan &lt;/span&gt;tidak diraih dengan sejengkal langkah yang lurus, melainkan bisa dan berani melalui rintangan dan hambatan yang berliku"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4605095765836087678?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4605095765836087678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4605095765836087678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4605095765836087678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4605095765836087678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/06/sumbing-2.html' title='Sumbing (2)'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/Skrl07TC51I/AAAAAAAAAlQ/jfma7fJZLN4/s72-c/sb-02.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8027532333357588475</id><published>2009-06-29T04:42:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:32:15.250-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Menantang, Dihajar SUMBING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/39946954@N07/"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkmK9F5Eg2I/AAAAAAAAAkI/2mu4fxLZCNg/s200/sb-41.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352962414264746850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SknUVKiOXCI/AAAAAAAAAk4/TLrBjP_AXA4/s1600-h/sb-112.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SknUVKiOXCI/AAAAAAAAAk4/TLrBjP_AXA4/s200/sb-112.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353043092176788514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hah...! (dalam batin) "Ternyata tidak seperti dugaanku ketika menaklukan UNGARAN".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Purna anggota atau pelepasan keanggotaan untuk kelas XII, merupakan salah satu tradisi di Ardhiwana. Kegiatannya dilakukan dengan &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkmOPiBnMrI/AAAAAAAAAkg/D8sWvSk_s_w/s1600-h/sb-105.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkmOPiBnMrI/AAAAAAAAAkg/D8sWvSk_s_w/s200/sb-105.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352966029589295794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;bentuk pendakian gunung. Nah..! Untuk yang ke-4 ini, yang dituju adalah Gunung Sumbing yang berketinggian 3371 mdpl. Melalui jalur Garung, Wonosobo, 27 Juni 2009 Ardhiwana berangkat dari kampus SMAN 1 Cepiring dan tiba di basecamp pukul 13.30 WIB. Setelah istirahat selama kurang lebih dua setengah jam, tepatnya jam 4 sore, perjalanan pun dimulai. Kegiatan ini diikuti oleh 19 siswa ditambah 2 alumni serta seorang pembina yang dibantu 2 orang pemandu.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkmOPg68PPI/AAAAAAAAAkY/0SUGXdJbv4U/s1600-h/sb-91.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkmOPg68PPI/AAAAAAAAAkY/0SUGXdJbv4U/s200/sb-91.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352966029292879090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gunung Sumbing memang betul-betul segagah bentuknya. Jalur pendakian Garung adalah jalur yang dinilai lebih menantang, karena medan yang dilalui lebih jauh, lebih terjal dan lebih sulit. Pada start pertama saja, dari pemukiman penduduk pendaki harus menempuh medan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngetrek&lt;/span&gt; atau tanjakan yang cukup tinggi kemiringannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/39946954@N07/"&gt;gambar-gambar lain&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8027532333357588475?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8027532333357588475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8027532333357588475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8027532333357588475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8027532333357588475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/06/menantang-dihajar-sumbing.html' title='Menantang, Dihajar SUMBING'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SkmK9F5Eg2I/AAAAAAAAAkI/2mu4fxLZCNg/s72-c/sb-41.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4561647358105724789</id><published>2009-06-01T04:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T20:01:17.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Kenapa Memilih Rokok Bukan Susu..?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SiPCAOnMCHI/AAAAAAAAAjg/vXNn34tgIyk/s1600-h/bayi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SiPCAOnMCHI/AAAAAAAAAjg/vXNn34tgIyk/s200/bayi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342326892169791602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap individu, terlebih lagi anak-anak, sangat memerlukan susu untuk mencukupi kebutuhan vitamin D, nutrisi, dan kalsium. Namun sayang, dibanding negara Asia Tenggara lainnya, konsumsi susu masyarakat Indonesia paling rendah.&lt;p&gt;Menurut Dr IR Erica B Laconi, MS, dosen Teknologi dan Industri Pangan,  berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian tahun 2007, konsumsi susu Indonesia adalah 6 liter per kapita per tahun, Malaysia 20 liter per kapita per tahun, India 45 liter per tahun, dan Vietnam lebih dari 10 liter per kapita per tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata dia lagi, yang lebih memprihatinkan lagi, hampir 90 persen atau setara dengan 4 juta liter per hari hanya dikonsumsi oleh masyarakat perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rendahnya konsumsi susu tersebut bukan karena rendahnya pendapatan perkapita, melainkan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya susu. "Orangtua, terlebih bapak-bapak, lebih memilih untuk membeli rokok daripada susu untuk anak mereka," ucap Erica.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sedangkan pada masyarakat pedesaan, mereka lebih memilih untuk menjual hasil susu dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika hal tersebut terus berlanjut, Erica mengkhawatirkan akan terjadi &lt;em&gt;lost generation&lt;/em&gt;, yang mengakibatkan rendahnya kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Setiap orang seharusnya mengonsumsi minimal satu gelas susu sehari, itu sudah sangat membantu. Lebih dari itu lebih bagus, jangan takut gemuk karena susu tidak membuat gemuk," saran dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : &lt;strong&gt;KOMPAS&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4561647358105724789?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4561647358105724789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4561647358105724789' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4561647358105724789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4561647358105724789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/06/kenapa-memilih-rokok-bukan-susu.html' title='Kenapa Memilih Rokok Bukan Susu..?'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SiPCAOnMCHI/AAAAAAAAAjg/vXNn34tgIyk/s72-c/bayi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1387657506558284476</id><published>2009-04-13T04:06:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:32:43.716-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Hari Bumi, Hari Alam Lestari</title><content type='html'>"Sebagai mahluk yang diciptakan, hendaknya kita berterima kasih kepada yang menciptakan kita, logikanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt; seperti itu?" kata Mas Dur, pembina Ardhiwana.&lt;br /&gt;Maksudnya adalah bahwa manusia diciptakan tidak sendiri, artinya ada mahluk lain selain manusia seperti tumbuhan hewan dan segala benda yang ada di bumi maupun di langit yang kesemuanya kemudian disebut dengan alam semesta.&lt;br /&gt;Segala bentuk adanya alam merupakan penyeimbang antara adanya mahluk yang satu dengan mahluk lainnya. Bila kita mengingat pelajaran biologi di sekolah tentang rantai makanan, semua komponen yang terlibat bilamana terputus satu rantai makanan maka siklus tersebut akan mengakibatkan tidak berjalannya perputaran rantai yang menemukan atau menghubungkan kembali antarmata rantai. Sehingga pertemuan kehidupan tidak akan berlangsung.&lt;br /&gt;...(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1387657506558284476?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1387657506558284476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1387657506558284476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1387657506558284476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1387657506558284476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/04/hari-bumi-hari-alam-lestari.html' title='Hari Bumi, Hari Alam Lestari'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4606101483984503445</id><published>2009-04-05T22:54:00.000-07:00</published><updated>2010-07-22T19:08:34.186-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Nama-nama Bupati Kendal dan Kaliwungu</title><content type='html'>Dalam catatan yang ada di arsip Kabupaten Kendal, nama-nama bupati Kendal tidak tercatat adanya nama Raden Ronggo Hadimenggolo sampai dengan Hadinegoro III. Dengan demikian, maka sebelum pemerintahan dipindahkan ke Kota Kendal, maka Kaliwungu merupakan induk atau pusat pemerintahan. Sehingga tujuh orang keturunan Panembahan Djoeminah itu adalah Bupati Kaliwungu. Di bawah ini ada catatan tentang nama-nama bupati Kendal mulai Tumenggung Bahurekso sampai Bupati H. Hendi Boedoro, SH.,M.Si, yang merupakan bupati ke-37.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.  Tumenggung Bahurekso&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejak kapan Tumenggung Bahurekso diangkat sebagai Adipati Kendal, memang belum ditemukan data yang resmi. Tetapi H.J De Graaf, sejarawan Belanda yang sudah berhasil menulis beberapa soal Javalogi mengatakan bahwa tahuan 1615, ketika pertama kali utusan dagang VOC berkeinginan menghadap Sultan Agung, Raja Mataram, diwajibkan terlebih dahulu menghadap Tumenggung Bahurekso, Adipati Kendal. Akan tetapi ada catatan yang menerangkan bahwa Tumenggung Bahurekso diangkat menjadi Bupati Kendal pada hari Jumat Kliwon, tanggal 12 Robiul Awal tahun 1023 H, bertepatan dengan dengan tanggal 8 September 1614, dengan gelar Raden Tumenggung Bahurekso.&lt;br /&gt;Akhir pemerintahannya sampai dengan 26 Agustus 1628, gugur melawan tentara Belanda di Batavia, 21 Oktober 1628.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Raden Ngabehi Wiroseco (1629 - 1641)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penggati Raden Tumenggung Bahurekso adalah Raden Ngabehi Wiroseco, sahabat dekat dengan Pangeran Benowo (putra Sultan Hadwijoyo). Tokoh ini hanya menjabat sebentar karena meninggal dunia dan tidak meninggalkan putra. Setelah itu RadenMgabehi Wiroseco digantikan oleh tokoh yang mempunyai nama sama, yaitu Wiroseco, yang semula penguasa jepara. Tapi Raden Wiroseco yang satu ini memng tidak lama berkuasa di kendal, karena atas usul VOC ia ditarik lagi ke jepara. maka dari tahun (1629 - 1641), jabatan bupati kendal  dijabat oleh dua orang, dengan nama yang sama, yaitu Raden Ngabehi Wiroseco(catatan Amen budiman, Menyingkap Sejarah Kendal seri V).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Raden Ngabehi Mertoyudo (1641 - 1649)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bangsawan asal Mataram. Dan pada awal pemerintahanya, Kerajaan Mataram telah terjadi alih kekuasaan dari Sultan Agung (1645) kepada puteranya, Sultan Amanfkurat I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Raden Ngabehi Wongsodiprojo (1649 - 1650)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bangsawan asal Mataram. Menjabat baru beberapa  bulan sudah wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Raden Ngabehi Wongsowiroprojo (1650 - 1661)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera dari Raden Ngabehi Wongsodiprojo (Bupati ke -4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Raden Ngabehi Wongsowirosroyo (1661 - 1663)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera dari Raden Ngabehi Wongsodiprojo (Bupati ke -5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Tumenggung Singowijoyo I atau Singowonggo (1663 - 1668)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera dari Raden Ngabehi Wosongwirosroyo (Bupati ke -6). Pada tahun 1677 di utus Sunan Amangkurat I untuk memulihkan keadaan di jakarta sehubungan dengan aksi orang- orang cina yang melawan belanda. dan tahun 1677 ini pula terjadi alih kepemimpinan mataram dari Sunan Amangkurat I ke Adipati Amon atau sunan amangkurat II, dan Tumenggung Singowijoyo I wafat 1688,tanpa sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Tumenggung Mertowijoyo I (1688 - 1700)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera Raden Tumenggung Ngabehi Singowijoyo I (Bupati ke -7) wafat 1694, dan selanjutnya diwakili oleh pamannya yang (juga) bernama Singowijoyo, hingga 1700. Nama Tumenggung Mertowijoyo juga ditemukan dalam buku Babad Mentawis dan Serat Babad negari semarang. Seperti dituturkan oleh Amen Budiman Bahwa Tumenggung Mertowijo tewas dalm peristiwa geger pakunegaran di wilayah kedu, kelihatannya mendapat dukungan dari babad Mentawis. Sebab buku itu menerangkang bahwa Tumenggung Mertowijoyo ambil bagian secara aktif dalam peristiwa tersebut. Sedangkang dalam serat babad negeri semarang diterangkan bahwa nama Tumenggung Mertowijoyo erat hubungannya dengan Ki Ageng Pandan Aran Atau  Ki mode pandan. diterangkang lagi bahwa garis nasab Mertowijoyo  dimulai dari pangeran  Kanoman, adik Sunan Tembayat. bila catatan itu sesuai dengan yang dimaksud, maka Tumenggung Mertowijoyo ada garis Lurus dengan Sultan Akbar  AL- Fatah dari Kerajaan Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Tumenggung Mertowijoyo II (1700 - 1725)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adik dari Raden Tumenggung Singowijoyo I (Bupati KE-7), atau Paman dari Tumenggung Mertowijoyo I. Tumenggung Mertowijoyo II ini juga di sebut Kyai Kendil Wesi, karena punya pusaka  berwujud kendil yang terbuat dari besi. wafat tahun 1725 dan dimakamkan dipemakaman pakucen, kebondalem, kecamatan kota kendal, sedangkang pusakanya dimakamkan dipesarean Doropayung, sukolilan, patebon , kendal. Dua tahun setelah Tumenggung Mertowijoyo II di angkat, tahun 1703 Sunan Amangkurat II meninggal dunia, dan di ganti puterannya, Sunan Mas, yang bergelar Sunan Amangkurat III. Pada masa keemasan, Murah sandang dan murah pangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Tumenggung Mertowijoyo III (1725 - 1739)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera Tumenggung Mertowijoyo I (Bupati ke - 8), dimakamkan di pesarean Doropayung - patebon - kendal, bersebelahan dengan makam pusaka kendil wesi. Bisa jadi pusaka itu diserahkan  oleh Tumenggung Mertowijoyo II kepada puteranya, Tumenggung Mertowijoyo III, sebagai adat kelangsungan pemerintah, sebagaimana dulu Kyai Plered diwariskan  kepada Sultan Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. Tumenggung Singowijoyo II (1739 - 1754)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera kedua dari Tumenggung Singowijoyo I (bupati ke-9), dimakamkan di Loji Wurung Semarang. Jabatan bupati kosong, diwakili oleh Patih Mertomenggolo asal Jepara sampai tahun 1755.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. Tumenggung Soemonegoro I (1755 - 1780)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera dari Adipati Soerohadimenggolo, Adipati Semarang, 1755 - 1780. Ketika itu di Mataram terjadi Perjanjian Gianti. Mataram dibagi menjadi dua; Yogyakarta dikuasai oleh Pangeran Mangkubumi dengan gelar Sultan Hamengku Buwono I. Sedangkan Surakarta dikuasai oleh keturunan Paku Buwono II, yang kemudian digantikan oleh puteranya Paku Buwono III.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13. Tumenggung Soemonegoro II (1780 - 1785)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera Adipati Soemonegoro I (bupati ke-12). Didampingi seorang patih bernama Ronggodipowongso, yang menjabat patih hingga 1880.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. Tumenggung Soerohadinegoro II (1780 - 1785)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera kedua Adipati Soemonegoro I (bupati ke-12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15. Raden Tumenggung Prawirodiningrat I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semula bupati Demak (1896 - 1811). Setelah Adipati Prawirodiningrat wafat, selama dua tahun pemerintahan Kabupaten Kendal dilaksanakan oleh Patih Wiromenggolo hingga 1813.&lt;br /&gt;Pada tahun 1811, pemerintah Inggris membangun jalan raya Dandels yang melalui Kaliwungu - Kendal. Atas usul Patih Wiromenggolo, ibukota Kabupaten Kaliwungu akan dipindahkan ke Kota Kendal dengan alasan:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Letak Kaliwungu kurang strategis karena sering dilanda banjir, sedangkan sebelah selatan terdiri tanah yang berbukit-bukit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kota Kendal tanahnya datar dan cukup luas, letaknya juga dekat pantai yang baik.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pada tahun 1812 pemerintah Inggris menyetujui pemindahan ibukota tersebut. Untuk pertama kali rumah kabupaten/pendopo dibangun menghadap ke Jalan Dandels, yang kemudian disebut Jalan Pungkuran dan sekarang dinamakan Jalan Pemuda.&lt;br /&gt;Pada tahun 1813, pemerintah Inggris menobatkan putera alamarhum Tumenggung Prawirodiningrat I sebagai Bupati Kaliwungu terakhir dan Bupati Kendal yang pertama (hapusnya istilah/sebutan Kabupaten Kaliwungu) dengan gelar Pangeran Ario Prawiradiningrat II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16. Raden Tumenggung Prawirodiningrat I&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I (1813 - 1830)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera dari R.T. Prawirodiningrat I (Bupati ke-15). Dan mulai tahun 1829, bergelar Pangeran Haryo (PH), wafat tahun 1830, dimakamkan di Protowetan. Gelar Pangeran Haryo diperoleh karena adipati Kaliwungu ini membantu Belanda ketika perang Diponegoro. Selanjutnya pemerintahan dijalankan oleh Patih Kaliwungu hingga tahun 1832. Dan Patih Kaliwungu ini juga disebut Tumenggung Kasepuhan, rumah terakhir kepatihan Kaliwungu, wafat tahun 1434, dimakamkan di Protowetan, Kaliwungu. Bersamaan dengan pemerintahan Prawirodiningat II, Pulau Jawa dikuasai oleh Inggris, dan Raffles ditunjuk sebagai Gubernur Jenderal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17. Raden Tumenggung Purdadiningrat atau Prododingrat (1832 - 1850)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Menantu R.T Prawirodiningrat II, 1832 - 1850. Mungkin karena dipandang sangat memebahayakan Belanda, maka Bupati Kendal ini diasingkan ke Manado. Sehingga oleh masyarakat disebut Adipati Kendhang.&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18. KRT. Soerohadiningrat atau soerohadi diningrat atau Sosrodiningrat (1850 - 1857)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Berasal dari Gresik, kemudian tahun 1857 dipindah ke Purbolinggo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;19. Pangeran Ario Notoproto atau Notohamiprojo (1857 - 1890)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya dimakamkan di Protowetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20. Raden Mas Adipati Notonegoro (1891-1914)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera Pangeran Adipati (bupati ke-19), diangkat tahun 1891, wafat tahun 1914, dimakamkan di Protowetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;21. Raden Mas Adipati Aryo Notohamijoyo (1914 - 1938)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Putera dari RMA. Notonegoro (bupati ke-20). Nama aslinya Raden Muhammad. Wafat Desember 1949. Karena ada halangan, diwakili oleh patih Kendal, Raden Notomoedigdo.&lt;br /&gt;Pada waktu pemerintahan Adipati Aryo Nothamiprojo, Pemerintah Belanda mulai memberi wewenang kepada bupati untuk bertindak sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;College van commomiteerden &lt;/span&gt;seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan kemudian ada lagi satu lembaga yang mengurusi keuangan desa dan pasar-pasar. Lembaga ini berjalan mulai tahun 1939.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;22. Raden Mas Purbonegoro atau Poerboatmojo Adisoerjo (1939 - 1942)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;23. Patih Kendal, Raden Koesumohoedojo (1942 - 1945)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;24. Soekarmo, anggota Syusangiin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;25. Raden Poeslam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;26. Raden Prajitno Partididjojo,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;27. Raden soedjono,Bupati Blora (1957 - 1960)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;28. Raden Abdurrachman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;29. Raden Gondopranoto,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;30. Raden Salatoen, (1960 -1965)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;31. Mayor R. Sunardi, Dandim Kendal, (1965 -1967)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;32. Letkol RM Soeryosuseno, (1967 -1972)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;33. Drs. H. Abdussaleh ranawijaya, (1972 - 1979)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;34. Drs. H. Herman Soemarmo, (1979 - 1984)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;35. H Soedono Jusuf, BA (1984 - 1989)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;36. H Soemojo Hadiwinoto, SH (1989 - 1999)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;37. Drs. H. Djoemadi (1999 - 2000)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;38. H. Hendy Boedoro, SH, MSi (2000 - 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4606101483984503445?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4606101483984503445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4606101483984503445' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4606101483984503445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4606101483984503445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/04/nama-nama-bupati-kendal-dan-kaliwungu.html' title='Nama-nama Bupati Kendal dan Kaliwungu'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-7491073310215050590</id><published>2009-03-11T20:01:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:33:14.925-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Donor Darah, Sehat untuk Tubuh</title><content type='html'>Hai kawan ...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kawan2ku di SMA 1 Cepiring dan semuanya saja. SMA kita beberapa pekan kemarin yang dipelopori oleh Pengurus OSIS dan ekskul PMR mengadakan kegiatan sosial yaitu Donor Darah. Dari tahun sebelumnya, peserta yang mengikuti kegiatan ini mengalami peningkatan namun sedikit, sungguh masih jauh dari harapan. Kenapa?&lt;br /&gt;Rupanya pemahaman akan transfusi darah belum banyak diketahui oleh warga SMA 1 Cepiring, baik manfaat, dampak, cara-cara menjadi pendonor dan lain sebagainya yang berhubungan dengan donor darah itu sendiri. Mestinya pihak sekolah perlu mengadakan sosialisasi kepada warga SMA baik guru, karyawan maupun siswa.&lt;br /&gt;Untuk itu para pembaca kiranya perlu memahami sedikit uraian berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Transfusi Darah&lt;/span&gt; adalah proses pemindahan darah dari seseorang yang sehat (donor) ke orang sakit (respien). Darah yang dipindahkan dapat berupa darah lengkap dan komponen darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;p style="font-weight: bold;" align="justify"&gt;TUJUAN TRANSFUSI DARAH&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memelihara dan mempertahankan kesehatan donor. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memelihara keadaan biologis darah atau komponen – komponennya agar tetap bermanfaat. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memelihara dan mempertahankan volume darah yang normal pada peredaran darah (stabilitas peredaran darah). &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengganti kekurangan komponen seluler atau kimia darah. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meningkatkan oksigenasi jaringan. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memperbaiki fungsi Hemostatis. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tindakan terapi kasus tertentu. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MACAM TRANSFUSI DARAH&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Darah Lengkap/ Whole Blood (WB)&lt;br /&gt;Diberikan pada penderita yang mengalami perdarahan aktif yang kehilangan darah lebih dari 25 %. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Darah Komponen &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sel Darah Merah (SDM) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sel Darah Merah Pekat : Diberikan pada kasus kehilangan darah yang tidak terlalu berat, transfusi darah pra operatif atau anemia kronik dimana volume plasmanya normal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sel Darah Merah Pekat Cuci : Untuk penderita yang alergi terhadap protein plasma.Sel Darah Merah Miskin Leukosit : Untuk penderita yang tergantung pada transfusi darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sel Darah Merah Pekat Beku yang Dicuci : Diberikan untuk penderita yang mempunyai antibodi terhadap sel darah merah yang menetap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sel Darah Merah Diradiasi : Untuk penderita transplantasi organ atau sumsum tulang. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;LEUKOSIT/ GRANULOSIT KONSENTRAT :&lt;/span&gt; Diberikan pada penderita yang jumlah leukositnya turun berat, infeksi yang tidak membaik/ berat yang tidak sembuh dengan pemberian Antibiotik, kualitas Leukosit menurun. &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;div align="justify"&gt;TROMBOSIT : Diberikan pada penderita yang mengalami gangguan jumlah atau fungsi trombosit.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;PLASMA dan PRODUKSI PLASMA :&lt;/span&gt; Untuk mengganti faktor pembekuan, penggantian cairan yang hilang.&lt;br /&gt;Contoh : Plasma Segar Beku untuk prnderita Hemofili.Krio Presipitat untuk penderita Hemofili dan Von Willebrand &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;a. Syarat-syarat Teknis Menjadi Donor Darah       :&lt;/span&gt;    &lt;ul type="square"&gt;&lt;li&gt; umur 17 - 60 tahun&lt;br /&gt; ( Pada usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat      ijin tertulis dari orangtua. Sampai usia tahun donor masih dapat      menyumbangkan darahnya dengan jarak penyumbangan 3 bulan atas      pertimbangan dokter )&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Berat badan minimum 45 kg&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Temperatur tubuh : 36,6 - 37,5o C (oral)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tekanan darah baik ,yaitu:&lt;br /&gt; Sistole = 110 - 160 mm Hg&lt;br /&gt; Diastole = 70 - 100 mm Hg&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Denyut nadi; Teratur 50 - 100 kali/ menit&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hemoglobin&lt;br /&gt; Wanita minimal = 12 gr %&lt;br /&gt; Pria minimal = 12,5 gr %&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jumlah penyumbangan pertahun paling banyak 5 kali, dengan jarak      penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan. Keadaan ini harus sesuai      dengan keadaan umum donor.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul type="square"&gt;&lt;li&gt; Pernah menderita hepatitis B&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita      hepatitis&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tattoo/tindik telinga&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka wktu 6 bulan sesudah operasi kecil&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza,      cholera, tetanus dipteria atau profilaksis&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis      epidemica, measles, tetanus toxin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi      rabies therapeutic&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transpalantasi kulit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sedang menyusui&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ketergantungan obat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Alkoholisme akut dan kronik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sifilis&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menderita tuberkulosa secara klinis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menderita epilepsi dan sering kejang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang      akan ditusuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya,      defisiensi G6PD, thalasemia, polibetemiavera.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai      resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis,      berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor      darah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-7491073310215050590?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/7491073310215050590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=7491073310215050590' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7491073310215050590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7491073310215050590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/03/donor-darah-sehat-untuk-tubuh.html' title='Donor Darah, Sehat untuk Tubuh'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3176018111272480926</id><published>2009-03-11T19:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:33:42.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>SEMERU Kembali Aktif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SbhwVeDXRRI/AAAAAAAAAjQ/5nXyA46JlIA/s1600-h/semeru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SbhwVeDXRRI/AAAAAAAAAjQ/5nXyA46JlIA/s200/semeru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312119274630235410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk kesekian kalinya dalam dua pekan terakhir, Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali meledak dahsyat. Letusan yang terjadi Senin (12/11) pagi tadi disertai material vulkanik. Ledakan terdengar hingga radius sekitar 10 kilometer.  &lt;p&gt;Ledakan dahsyat terjadi saat warga di sekitar lereng gunung sedang beraktivitas di sawah. Para petani sempat terkejut karena letusan Semeru terjadi tidak seperti biasanya. Getaran ledakan dan suara amat keras.&lt;/p&gt;  Meski demikian, status Semeru masih waspada. Pengamat pos pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur belum bisa memastikan penyebab ketidakstabilan interval letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu. Untuk mengantisipasi peningkatan status Semeru, anggota Komando Distrik Militer 0821 Lumajang disiagakan selama 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;sumber&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;(Sumber Liputan6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;sumber&gt;&lt;/sumber&gt;&lt;/sumber&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3176018111272480926?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3176018111272480926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3176018111272480926' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3176018111272480926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3176018111272480926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/03/semeru-kembali-aktif.html' title='SEMERU Kembali Aktif'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SbhwVeDXRRI/AAAAAAAAAjQ/5nXyA46JlIA/s72-c/semeru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5916123357014885752</id><published>2009-02-26T18:34:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:34:01.983-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>'Geger' Paus atau Hiu? Pantai Jomblom Ramai Pengunjung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SaddJTIfCCI/AAAAAAAAAjI/8RUGsX788M4/s1600-h/Paus-kecil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SaddJTIfCCI/AAAAAAAAAjI/8RUGsX788M4/s200/Paus-kecil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307313100215486498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kendal-&lt;/span&gt;Warga desa Margorejo Kec. Cepiring, Jumat (20/2/09) pagi digemparkan oleh dua ekor ikan besar yang terdampar di pantai wisata Jomblom (2 km ke arah barat dari area wisata). Ada yang menyebut ikan paus, sebagian menyebut ikan hiu bahkan ada yang mengatakan termasuk ikan cucut. Sampai Minggu (22/2/09) pantai tersebut masih ramai dikunjungi oleh warga sekitar dan bahkan dari luar daerah untuk sekedar melihat keunikan yang langka dan -mungkin- baru kali terjadi di sini. Oleh para nelayan sebenarnya ikan tersebut sudah ditarik ke tengah laut dengan menggunakan dua buah perahu supaya terselamatkan. Tapi karena dalam kondisi yang sudah lemah kedua ikan tersebut terseret  oleh ombak sehingga kembali ke tepi pantai. Naasnya keduanya tidak tertolong, dan mati. Bangkai kedua ikan tersebut mengundang warga untuk segera membuangnya karena sudah menimbulkan bau yang tidak sedap -anyir dan amis. Semula ikan yang lebih besar -berwarna polos abu-abu- dikubur di pinggiran pantai. Namun, karena terkena abrasi ombak sebagian badan ikan kembali terlihat. Entah siapa yang memulai warga berinisiatif memoton-motong tubuh ikan tersebut supaya mudah bila dikubur dan dagingnya bisa dijual -tapi tidak laku akhirnya di buang kembali. Dan, akhirnya kedua ikan tersebut bisa dikubur di pinggiran pantai tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5916123357014885752?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5916123357014885752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5916123357014885752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5916123357014885752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5916123357014885752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/02/geger-paus-atau-hiu-pantai-jomblom.html' title='&apos;Geger&apos; Paus atau Hiu? Pantai Jomblom Ramai Pengunjung'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SaddJTIfCCI/AAAAAAAAAjI/8RUGsX788M4/s72-c/Paus-kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1595413333046211682</id><published>2009-02-16T20:42:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T11:35:41.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Survival CURUG SEWU, susah tapi senang</title><content type='html'>Lagi, Ardhiwana mlekasanakan kegiatan survival. Namun, kali ini selain sebagai ritual penerimaan anggota baru -susulan- dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pengkaosan &lt;/span&gt;juga merupakan pemanasan dan uji fisik bagi senior dua dan senior tiga.&lt;br /&gt;Kegiatan ini dimulai Sabtu, 14 Januari 2009. Dibuka dengan apel secara sederhana oleh MasDur selaku pembinanya. "Kunci sukses untuk bisa bertahan di Ardhiwana adalah bisa menikmati setiap kegiatan dan tidak banyak keluhan yang berlebihan, serta yang paling penting adalah bisa beradaptasi dengan lingkungan", katanya dalam pembinaan.&lt;br /&gt;Pada pemateri, selain diisi oleh para alumni Ardhiwana juga mendatangkan pemateri dari luar untuk mengisi materi Ilmu tentang Gua (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Speleologi&lt;/span&gt;) dan Penelusuran Gua (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Caving&lt;/span&gt;). Beliau juga alumni SMA 1 Cepiring lulusan tahun 2001, yang sekarang menjabat sebagai Kepala Sekolah Pondok Modern Selamat Kendal, Ahmad Syaifuddin atau lebih akrab dipanggil Asep.&lt;br /&gt;Penyampaian materi-materi tersebut berlangsung dari pukul 19.30 sampai dengan pukul 22.30. Kemudian dilanjutkan dengan materi Ilmu Medan yang diisi oleh Masdur, pembina Ardhiwana sendiri. Dalam Ilmu Medan ini peserta -yang hanya diikuti oleh 3 anak dan  semuanya cewek- langsung dituntut untuk praktik dengan cara mengelilingi desa Cepiring dalam keadaan malam hari dengan membaca peta yang sudah diberikan. Dan pelaksanaannya pun mereka harus bejalan sendiri -tidak beregu- mencari tempat yang dituju sesuai dengan intruksi di peta, karena materinya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;survival invidu&lt;/span&gt;. Alhamdulillah semua selamat dan kegiatan malam bisa selesai pukul 02.00 pagi. Trus zZZzzz..zzzZz..Zz&lt;br /&gt;Pagi harinya, pukul 07.00, adalah ritual kedua, Survival Kelompok. Tempat yang dituju adalah Curug Sewu, Patean. Dari Basecamp -SMA 1 Cepiring- Para ardhies (sebutan untuk anggota Ardhiwana) dengan menaiki truk berangkat menuju Sojomerto sebagai titik awal. Setelah turun dari mobil _tepatnya di area perhutani- para ardhies memulai perjalanan. Rute yang yang dilalui Dusun Klantung Ds Sojomerto - Muncar - Wonokerto - Kalices - Curug Sewu. Selama perjalanan ardhies terbagi 4 regu. Regu pertama sampai di tempat tujuan pada pukul 12.30, sedangkan regu terakhir pukul 13.30. "Nah, sekarang adalah ritual terakhir yang harus kalian lakukan yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pengkaosan &lt;/span&gt;sebagai perwujudan pengambilan tanda anggota" kata MasDur. Tanpa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ba bi bu&lt;/span&gt; pengurus dan senior lainnya (termasuk kls X yang sudah jadi anggota resmi) mendadar 3 peserta yang semuanya cewek, Umi Hanik, Nur Faizah, dan Rizki Asih. Mereka disuruh masuk ke kubangan yang berisi air -setinggi paha- dan lumpur -setinggi lutut. Dengan maksud untuk menghayati makna air dan lumpur (tanah) dari segi filosofinya. Oleh seniornya -dan menurut versinya- dijelaskan maksud masuk ke air yang berisi lumpur (tanah) dan air adalah sepenuhnya rela dan ikhlas berjuang serta mencintai tanah air kita, Indonesia. Dan...selesai pukul 14.00 dilanjutkan bersih diri untuk yang didadar sementara yang lain istirahat, kemudian pukul 15.30, sayonaraa.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1595413333046211682?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1595413333046211682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1595413333046211682' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1595413333046211682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1595413333046211682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/02/survival-curug-sewu-susah-juga-senang.html' title='Survival CURUG SEWU, susah tapi senang'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5905183996357087639</id><published>2009-01-19T21:01:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:34:24.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>PAB &amp; PTA ARDHIWANA angkatan 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/34537187@N04/?saved=1"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXVgQXgDdjI/AAAAAAAAAgo/VTaRBvxU5bM/s200/U37.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293242771346519602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya, PAB (Penerimaan Anggota Baru) dan PTA (Pengambilan Tanda Anggota) PA "Ardhiwana" kali ini dilaksanakan di Promasan, kaki gunung Ungaran, pada hari Jumat s.d.n Minggu, 2-4 Januari 2009. Namun pelaksanaan kali ini sedikiti berbeda karena dikemas dalam bentuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kember &lt;/span&gt;(kemah bersama) bersama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ekskul&lt;/span&gt; lainnya: PMR, Basket, dan Voli, ditambah Pengurus OSIS.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/34537187@N04/page3/"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXVghsVGQpI/AAAAAAAAAgw/DZH865LcAJU/s200/U63.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293243068995486354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimulai Jumat, 2 Januari 2009, dengan transportasi 3 unit truk, peserta kember berangkat dari SMA 1 Cepiring pada pukul 08.30 pagi dan sampai di ds. Medini pukul 10.00 WIB. Setelah melaksanakan shalat Jumat, sekitar pukul 13.30 wib, peserta mulai melakuksn perjalanan menuju dusun Candi Promasan.&lt;br /&gt;Berbeda dengan ekskul yang lain yaitu adanya kegiatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;survival &lt;/span&gt;sebagai bentuk kegiatan perjalanan untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ardhies&lt;/span&gt; -sebutan anggota Ardhiwana- maka para ardhies pun sebagai peserta terakhir yang sampai di tempat tujuan, Promasan atau Candi Promasan, sekitar pukul 17.15 wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAB dan PTA kali ini diikuti 8 ardhies, 4 cowok dan 4 cewek, diantaranya Priatna &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Centhong&lt;/span&gt;, Tri Wahyono &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kuwux&lt;/span&gt;, Ardhi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gathel&lt;/span&gt;, Fatchur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kelep&lt;/span&gt;, Diyah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apes&lt;/span&gt;, Ratna &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selei&lt;/span&gt;, Ayu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dingkel&lt;/span&gt;, dan Yossi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pacet&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Bertempat di rumah Pak Wit -tempat transit- Ardhiwana memulai kegiatan PAB dan PTA di hari kedua sekitar jam 10 pagi, yaitu bersih gua Jepang. Dengan berbekal senter dan tas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kresek &lt;/span&gt;peserta diminta masuk ke gua untuk membersihkan gua dari sampah terutama sampah organik mulai pintu masuk sampai pintu keluar, dan harus bersih. Setelah keluar dari gua, ardhies mengelilingi perkebunan teh sekitar Promasan untuk mendapatkan tugas selanjutnya. Dan berakhir jam 12 siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kegiatan pemloncoan tersebut, Masdur -pembina Ardhiwan&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXWt4eIOjVI/AAAAAAAAAhQ/sR-y5FRTpDo/s1600-h/U47.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 167px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXWt4eIOjVI/AAAAAAAAAhQ/sR-y5FRTpDo/s200/U47.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293328122715737426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;a- mengajak para ardhies melakukan kegiatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;outbond fun games&lt;/span&gt;. Ada dua bentuk dalam kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;Kegiatan pertama, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berdiri Secara Bersama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dengan tujuan utamanya bahwa dalam kegiatan secara berkelompok kita harus mengetahui bentuk kegiatannya, tingkat kesukaran kegiatan berbeda sehingga memerlukan strategi atau cara yang berbeda pula, kelemahan orang lain bukanlah penghambat dalam menuju keberhasilan kegiatan, kelebihan pada diri sendiri tidaklah menjadikan sombong dan menganggap orang lain tidak bisa. Kedua, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Memb&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;angun Kepercayaan Diri&lt;/span&gt;, dengan tujuan utamanya bahwa dalam kegiatan secara berkelompok kita harus percaya pada diri sendiri, percaya kepada orang lain, menjaga amanat karena sudah dipercaya orang lain, dan berani mengambil resiko yang lebih mengutamakan kepentingan bersama. Ca&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXWtOO28_aI/AAAAAAAAAhA/8fBNRumPNWg/s1600-h/U56.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 147px; height: 196px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXWtOO28_aI/AAAAAAAAAhA/8fBNRumPNWg/s200/U56.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293327397062245794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ra pelaksanaannya adalah dengan salah seorang peserta menjatuhkan diri dari ketinggian tertentu (misalnya 1 meter) kemudian peserta lain (6 orang atau lebih) -dengan keadaan saling berhadapan dan berpegangan tangan- menangkap peserta yang jatuh. Begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas melakukan kegiatan selama tiga hari, barulah semua peserta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kember&lt;/span&gt; pulang ke SMA 1 Cepiring pada hari minggu, 4 Januari 2009. Sekitar pukul 8 pagi setelah berbenah dan bersih-bersih kemudian melakukan perjalanan pulang dan sampai di Cepiring sekitar pukul 14.00 wib. dan...sayonaraa......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5905183996357087639?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5905183996357087639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5905183996357087639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5905183996357087639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5905183996357087639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/01/pab-pta-ardhiwana-angkatan-2008_19.html' title='PAB &amp; PTA ARDHIWANA angkatan 2008'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SXVgQXgDdjI/AAAAAAAAAgo/VTaRBvxU5bM/s72-c/U37.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3229482691070233246</id><published>2008-12-16T05:38:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:24:53.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Waspadalah! Musim Penghujan,  DBD dan Diare siap Menyerang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://neeladri.files.wordpress.com/2006/10/ag.jpg" title="MOSQUITO AEDES AEGYPTI"&gt;&lt;img style="width: 99px; height: 80px;" src="http://neeladri.files.wordpress.com/2006/10/aedes_aegypti_biting_human.jpg" alt="Aedes_aegypti_biting_human" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="width: 88px; height: 81px;" src="http://neeladri.files.wordpress.com/2006/10/aedes-aegypti.gif" alt="Dengue" /&gt;&lt;a href="http://neeladri.files.wordpress.com/2006/10/ag-flat.jpg" title="AG"&gt;&lt;img style="width: 88px; height: 86px;" src="http://neeladri.files.wordpress.com/2006/10/ag-flat.jpg" alt="AG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Salam Lestari...!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oeii...pren...pren...!!&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/SMAN_C%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;Ingat lho...Sekarang lagi lagi musim hujan nih, semuanya saja diminta mewaspadai berbagai penyakit yang biasanya mewabah pada musim hujan, seperti DBD maupun diare akibat banyaknya genangan air yang menjadi penyebab berkembangnya nyamuk Aedes Aegypty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya curah hujan dalam beberapa pekan ini dapat meningkatkan jumlah pasien penderita diare terutama pada anak-anak usia 13-15 tahun yang tidak mengetahui pola makan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan mencermati pola makan anak-anak, kalau bisa diusahakan anak-anak untuk tidak jajan sembarangan di luar rumah dan biasakan cuci tangan pakai sabun sebelum makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, penyakit deman berdarah juga biasanya merebak pada musim hujan, sebab musim penghujan sangat memudahkan penyebaran penyakit DBD (deman berdarah dengue). Dan juga, kita harus lebih banyak membersihkan rumah dan lingkungan sekitar. Penyakit DBD ada karena kondisi lingkungan  tidak bersih dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk penyebar DBD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypty ini menyerang balita hingga anak usia 15 tahun, namun begitupun tidak tertutup kemungkinan juga menyerang orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kita juga harus selalu menjaga kebersihan lingkungan, seperti mebmersihkan parit-parit di depan rumah masing-masing yang dapat menjadi sumber penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu juga diperhatikan pot-pot bunga agar jangan sampai ada air yang tergenang, karena nyamuk penyebar DBD ini sangat senang hidup di air yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila diperlukan  setiap saat selalu melakukan fogging (pengasapan) di daerah yang diduga menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;endemis&lt;/span&gt; penyakit tersebut dengan cara menghubungi dinas kesehatan setempat agar ditindaklanjuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat kata orang bijak:&lt;br /&gt;"Harta yang sangat berharga tiada lain adalah kesehatan",&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bersih-bersih yaa...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3229482691070233246?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3229482691070233246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3229482691070233246' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3229482691070233246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3229482691070233246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/12/waspadalah-musim-penghujan-dbd-dan.html' title='Waspadalah! Musim Penghujan,  DBD dan Diare siap Menyerang'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3307477564627527285</id><published>2008-12-08T02:30:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:25:15.859-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Zat pada Ludah Manusia dapat Percepat Penyembuhan Luka</title><content type='html'>Para peneliti Belanda telah mengidentifikasi satu zat di dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka, demikian laporan mereka yang disiarkan di The Journal of Federation American Societies for Experimental Biology (FASEB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim peneliti tersebut mendapati bahwa "histatin", protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri bertanggung-jawab atas penyembuhan luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu mungkin menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara masal, zat tersebut memiliki potensi untuk menjadi sama umumnya dengan krim antibiotik dan alkohol gosok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kami berharap temuan kami pada akhirnya bermanfaat buat orang yang menderita luka yang tak kunjung sembuh, seperti borok di kaki dan luka akibat diabetes, serta bagi perawatan luka mengakibatkan trauma seperti luka bakar," kata Menno Oudhoff, penulis pertama laporan tersebut, seperti dikutip Xinhua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Studi ini bukan hanya menjawab pertanyaan biologi mengenai mengapa hewan menjilati luka mereka," kata Gerald Weissmann, Pemimpin Redaksi FASEB Journal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu juga menjelaskan mengapa luka di mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi, sembuh jauh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit dan tulang. Itu juga mengarahkan kita untuk mulai memandang air ludah sebagai satu sumber bagi obat baru".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(anthealth/smcn);Suara Merdeka;26/7/2008,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3307477564627527285?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3307477564627527285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3307477564627527285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3307477564627527285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3307477564627527285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/12/zat-pada-ludah-manusia-dapat-percepat.html' title='Zat pada Ludah Manusia dapat Percepat Penyembuhan Luka'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8254796077182827263</id><published>2008-12-08T02:05:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:35:02.075-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Anak Muda Pacaran, Hanya Lihat Sisi Senangnya Saja</title><content type='html'>Seorang psikolog dari Semarang menyatakan, rata-rata anak muda di Indonesia dalam berpacaran hanya melihat sisi kesenangannya saja, dan tidak melihat sisi lainnya.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;"Di kalangan anak muda, rata-rata mereka berpacaran sering tidak melihat sisi lainnya, yang dilihat hanya kesenangan semata. Selain itu banyak anak muda ketika berpacaran sering termakan oleh kata cinta, padahal pacaran yang sehat itu tidak hanya berdasar pada cinta semata,"  kata dr. Hastaning Sakti, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Semarang, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasta, begitu panggilan akrabnya, mengatakan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Road Show Diponegoro Care Centre (DCC) di kampus Psikologi Undip. Pada kesempatan ini Ia juga mengeluhkan dalam berpacaran anak muda saat ini sering menjurus pada hubungan seks di luar nikah yang berakibat pada kehamilan yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Selain itu, ia menambahkan, sebaiknya anak muda harus melihat dampak buruknya akibat melakukan hubungan seks bebas, seperti terjangkit HIV/AIDS, kehamilan, keguguran, dan dampak psikologi lainnya. "Jadi, kalau menilai pacar jangan hanya dari sisi baiknya saja, harus dilihat  dari semua sisi, termasuk jangan melakukan hubungan seks di luar nikah," katanya mengingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini banyak sekali kasus aborsi karena hamil di luar nikah. Hal ini, disebabkan karena hubungan pacaran yang tidak sehat," demikian Hasta. Road show yang diselenggarakan DCC ini juga mengangkat masalah kesehatan reproduksi serta kekerasan dalam pacaran.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Menurut Nuno, ketua panitia acara, kegiatan ini mengangkat masalah-masalah yang sering dihadapi oleh kalangan remaja seperti aborsi, kekerasan dalam pacaran, dan kehamilan yang tidak diinginkan, serta narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya acara-acara sejenis sudah banyak diselenggarakan baik di sekolah, kampus, maupun masyarakat, tapi kami optimis acara ini akan berpengaruh besar bagi pesertanya karena dalam acara ini peserta diajak diskusi dan tukar pendapat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara DCC di Fakultas Psikologi ini adalah putaran pertama dari keseluruhan acara yang rencananya juga diadakan di semua fakultas di Universitas Diponegoro. "Kami rencananya akan menggelar road show di semua fakultas di Undip, untuk kegiatan di luar bulan-bulan kemarin kami sudah mengadakan di Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, dan Jawa Barat," kata Nuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABD;Sumber:Antara;Harian KOMPAS/29 November 2008/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8254796077182827263?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8254796077182827263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8254796077182827263' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8254796077182827263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8254796077182827263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/12/anak-muda-pacaran-hanya-lihat-sisi.html' title='Anak Muda Pacaran, Hanya Lihat Sisi Senangnya Saja'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6279765539197836514</id><published>2008-12-07T00:32:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:25:47.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Memerangi Candu Rakyat: Rokok</title><content type='html'>Rokok adalah candu yang dilegalkan banyak negara. Termasuk Indonesia. Lebih dari 60 juta orang Indonesia adalah pecandu rokok. Terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India. Parahnya, kebanyakan perokok di Tanah Air punya kebiasaan buruk. Merokok di sembarang tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, Pemerintah DKI Jakarta kembali menggencarkan operasi Kawasan Dilarang Merokok (KDM). Sesuai Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005, warga dilarang merokok di tempat-tempat umum seperti terminal, perkantoran, atau mal. Perokok disediakan tempat khusus yang terpisah dari orang-orang yang tidak merokok. Kampanye hidup sehat tanpa tembakau juga terus disuarakan berbagai pihak. Bahkan fatwa haram rokok mengemuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang terhadap rokok bukan tanpa alasan. Di berbagai negara beradab, rokok memang menjadi musuh utama setelah obat-obatan dan narkotik. Maklum pada setiap batang rokok terkandung lebih dari 4.000 racun mematikan bagi tubuh. Penelitian menunjukkan 9 dari 10 penderita kanker memiliki riwayat perokok. WHO menghitung, setiap tahun lima juta penduduk dunia meninggal akibat rokok. Parahnya, di Indonesia, para perokok pemula justru dimulai ketika masih sangat belia. Ironisnya lagi, para pecandu rokok kebanyakan justru dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya, Indonesia belum memiliki undang-undang tentang pengendalian tembakau. Akibatnya, Rancangan Undang-undang Pengendalian Produk Tembakau bagi Kesehatan yang digagas sejak 2003 teronggok di Gedung Dewan. Apalagi, kalangan industri rokok di indonesia sudah punya peta jalan lima tahunan yang sudah disepakati dengan pemerintah. Jadilah perang melawan ketergantungan pada candu legal ini bak memburu angin belaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(TOZ/Tim Sigi SCTV)&lt;a href="http://www.liputan6.com/olahraga/"&gt;Liputan6.com&lt;/a&gt;, Jakarta:&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6279765539197836514?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6279765539197836514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6279765539197836514' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6279765539197836514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6279765539197836514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/12/memerangi-candu-rakyat-rokok.html' title='Memerangi Candu Rakyat: Rokok'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8340599085179493816</id><published>2008-12-03T05:27:00.000-08:00</published><updated>2009-07-22T01:50:36.796-07:00</updated><title type='text'>warta ARDHIWANA</title><content type='html'>(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/02/survival-curug-sewu-susah-juga-senang.html"&gt;Survival CURUGU SEWU, suah tapi senang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/selamat-sma-1-cepiring-sebagai-juaranya.html"&gt;Ardhiwana Menjuarai Astana Kuntul Nglayang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/01/pab-pta-ardhiwana-angkatan-2008_19.html"&gt;PAB dan PTA angkatan 2008&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/04/pta-pengambilan-tanda-anggota.html"&gt;PAB dan PTA angkatan 2007&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/10/napak-tilas-bakenture.html"&gt;Napak Tilas BAKENTURE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/11/laskar-kyai-biru-dan-kuda-putih.html"&gt;Laskar Kyai Biru dan Kuda Putih&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/01/pab-pta-ardhiwana-angkatan-2008_19.html"&gt;PTA &amp;amp; PAB tahun 2008&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/06/menantang-dihajar-sumbing.html"&gt;Menantang, Dihajar SUMBING&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/06/sumbing-2.html"&gt;Sumbing (2)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana-kepengurusan.blogspot.com/2008/12/periode-20082009.html"&gt;Kepengurusan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(*) &lt;a href="http://pa-ardhiwana-anggota.blogspot.com/"&gt;Anggota&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8340599085179493816?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8340599085179493816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8340599085179493816' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8340599085179493816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8340599085179493816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/12/warta-ardhiwana.html' title='warta ARDHIWANA'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3656858938324759254</id><published>2008-12-01T04:42:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:26:08.344-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Stop AIDS Melibatkan Remaja</title><content type='html'>Hari ini, 1 Desember 2008, 20 tahun sudah HIV/AIDS  diperingati oleh pemerintah, organisasi internasional, dan masyarakat dunia. Peringatan itu dilaksanakan sejak diadakannya pertemuan menteri kesehatan sedunia mengenai program-program pencegahan AIDS pada 1988.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIV/AIDS sampai saat ini masih merupakan penyakit yang sangat menakutkan karena belum ada obat yang bisa menyembuhkan secara total. Penyakit tersebut sedikit lebih istimewa jika dibandingkan dengan penyakit lain. Sebab, kecuali sulit disembuhkan, penyakit itu -ternyata- selalu diperingati secara meriah di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Abdul Rahem; Jawa POS; 1/12/2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3656858938324759254?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3656858938324759254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3656858938324759254' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3656858938324759254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3656858938324759254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/12/stop-aids-melibatkan-remaja.html' title='Stop AIDS Melibatkan Remaja'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3119170585883772428</id><published>2008-11-17T19:59:00.000-08:00</published><updated>2009-07-13T10:35:25.499-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Laskar Kyai Biru dan Kuda Putih</title><content type='html'>Dalam hiruk pikuknya perang untuk kemerdekaan sebuah negeri, di bumi Indonesia belahan Kendal ternyata ada beberapa tokoh yang ikut andil dalam kokohnya negara Indonesia.&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh tersebut tergabung dalam satu pasukan tentara yang menamakan Laskar Kyai Biru dan Laskar Kuda Putih.&lt;br /&gt;Konon...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3119170585883772428?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3119170585883772428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3119170585883772428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3119170585883772428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3119170585883772428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/11/laskar-kyai-biru-dan-kuda-putih.html' title='Laskar Kyai Biru dan Kuda Putih'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-7019760886689754189</id><published>2008-10-24T20:04:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:35:45.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>napak tilas BAKENTURE</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/29919180@N06/sets/72157610571738725/detail/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/search/?q=kudaputih&amp;amp;z=t&amp;amp;page=2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/29919180@N06/sets/72157610571738725/detail/"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SSJS62Jj9VI/AAAAAAAAAYk/Kgbxa30ZsOk/s200/np-01.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269865684898411858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kelompok pencinta alam Kendal yang menampilkan wajah baru dalam BAKENTURE (Bahurekso Kendal Adventure) mengadakan kegiatan "Napak Tilas Laskar Kuda Putih dan Kyai Biru, se Jawa". Dimana Bakenture mengajak kepada seluruh komponen untuk mengetahui jejak tapak para pejuang atau tokoh penting dalam era perjuangan Kemerdekaan Indonesia, yang selama ini belum banyak diketahui oleh khalayak umum. Diantaranya adalah para pejuang yang terbentuk dalam barisan pasukan "Laskar Kyai Biru dan Kuda Putih".&lt;br /&gt;Untuk itu, BAKENTURE dalam kegiatan Napak Tilas Kyai biru dan Kuda putih, mengajak semuanya saja untuk ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut, yang rencananya akan berlangsung selama 3 hari, 8 - 10 Oktober. Dengan dimulai dari alun2 Sukorejo, napak tilajavascript:void(0)s tersebut akan berakhir di alun2 Ibukota, Kendal.&lt;br /&gt;Sebagai wadah generasi muda, Ardhiwana yang notabene wadah pencinta alam yang berpayung SMA 1 Cepiring, tidak ketinggalan mengirimkan laskarnya.&lt;br /&gt;Mereka adalah: Amri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bethiek&lt;/span&gt;), Villa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;berit&lt;/span&gt;), Mila (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lemot&lt;/span&gt;), Afi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cowek&lt;/span&gt;), Lisa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;so’on&lt;/span&gt;), dan Isma (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;isem&lt;/span&gt;) – namun, Lisa dan Isma tidak sampai akhir – mereka duduk di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kelas XII&lt;/span&gt;. Sedangkan dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kelas XI&lt;/span&gt; ada Anwar (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;prenges&lt;/span&gt;), Buana (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;krokod&lt;/span&gt;), Sutar (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;k-su&lt;/span&gt;), Riki (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kempus&lt;/span&gt;), Totok (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gembok&lt;/span&gt;), Arif (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kempes&lt;/span&gt;), Ari (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ucrit&lt;/span&gt;), Muiz (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kumis&lt;/span&gt;), Pras (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gesbi&lt;/span&gt;), Ibnu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;wakpoh&lt;/span&gt;), Rudi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;wulu&lt;/span&gt;), Indri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;preman&lt;/span&gt;), Winarsih (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngablak&lt;/span&gt;), Rahma (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;wordot&lt;/span&gt;), Tintin (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gembes&lt;/span&gt;), Umi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cumini&lt;/span&gt;), Zaeniyah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;keong&lt;/span&gt;), Lastri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyakdut&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/STPYJknEwQI/AAAAAAAAAZE/SYaL4sz3S9k/s1600-h/np06.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/STPYJknEwQI/AAAAAAAAAZE/SYaL4sz3S9k/s200/np06.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274797247538970882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Para Ardhies - sebutan anggota Ardhiwana - berangkat dari SMA 1 Cepiring jam 2.30 WIB menuju alun-alun Kab. Kendal yang kemudian berangkat menuju start alun-alun Sukorejo, dan tiba di sana jam 16.30 WIB. Peserta disediakan basecamp di Balai Desa Sukorejo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/29919180@N06/sets/72157610571738725/show/with/3076895368/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/STPXCuVv-2I/AAAAAAAAAY8/wth_IMVz_XY/s1600-h/np55.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/STPXCuVv-2I/AAAAAAAAAY8/wth_IMVz_XY/s200/np55.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274796030379948898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Keberangkatan Ardhies dan peserta lain dibuka oleh Wakil Bupati Bu Markesi. Awal perjalanan menuju ke “Patung Kuda Putih”, yang berada di Desa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Genting Gunung&lt;/span&gt;, kemudian menuju ke Desa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ngargosari&lt;/span&gt;, tapi perjalanan kita tidaklah mudah. Anggota ARDHIWANA yang tidak lengkap,karena ada 2 Ardhies (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyakdut&lt;span style="font-style: italic;"&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;preman&lt;span style="font-style: italic;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang sakit akhirnya mereka diangkut oleh ambulan dan 2 lagi izin pulang karena tidak kuat.&lt;br /&gt;Di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;etape ke-2&lt;/span&gt; yaitu dari Desa Ngargosari menuju ds. Sojomerto, perjalanan yang dirasa mudah itu ternyata lebih sulit dari yang diduga. Peserta napak tilas termasuk para Ardhies ditantang melalui medan yang curam. Tidak hanya itu, mereka juga dihadang oleh hujan yang deras. Sehingga sampai di POS ke-2 yaitu Desa Sojomerto sampai pukul 18.30 WIB. Tapi di etape ke-2 ini, &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/STPJn8sCFBI/AAAAAAAAAYs/rzbHl5g-RLQ/s1600-h/np10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/STPJn8sCFBI/AAAAAAAAAYs/rzbHl5g-RLQ/s200/np10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274781276723876882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tempat istirahat yang kami tinggali sangat nyaman. Penduduknya juga ramah.&lt;br /&gt;Di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;etape ke-3&lt;/span&gt; adalah etape termudah.  Karena diantatra 3 etape yang kami lalui etape inilah yang termudah, terdatar, tercepat, sehingga kami hanya butuh waktu 6 jam untuk sampai di finish etape ke-3 yaitu di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;alun-alun Kendal&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dalam upacara penutupan, kami sangat semangat sehingga kami lupa akan capek yang kami alami. Dan hari itu kami juga memperingati Hari Pahlawan.&lt;br /&gt;Merdeka…Merdeka…Merdeka…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/29919180@N06/sets/72157610571738725/detail/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-7019760886689754189?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/7019760886689754189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=7019760886689754189' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7019760886689754189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7019760886689754189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/10/napak-tilas-bakenture.html' title='napak tilas BAKENTURE'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SSJS62Jj9VI/AAAAAAAAAYk/Kgbxa30ZsOk/s72-c/np-01.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5267127963173694842</id><published>2008-09-21T19:26:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:47:23.439-07:00</updated><title type='text'>Kyai Bahu (Tumenggung Bahurekso)</title><content type='html'>Dalam catatan Amien Budiman, Tidak heran atas prestasinya ini Panembahan Senopati akhirnya mempromosikannya menjadi bupati Pekalongan dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kyai Tumenggung Bahurekso&lt;/span&gt;. Akan tetapi lanjutan tulisan Amien Budiman, meskipun telah resmi menjadi bupati pekalongan, dalam sumber sejarah VOC, Kyai Tumenggung Bahurekso tetap disebut Tumenggung Kendal. Ini tidak berlebihan, sebab, sejarah Pekalongan/Batang memang mencatat bahwa Kyai Bahurekso memang pernah menjabat di Kabupaten Pekalongan/Batang, tetapi tidak sebagai seorang bupai/adipati melainkan hanya sebagai pejabat kerajaan Mataram. Oleh karenanya bupati Pekalongan/Batang yang pertama adalah Tumenggung Mandurorejo dan Upashanta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5267127963173694842?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5267127963173694842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5267127963173694842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5267127963173694842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5267127963173694842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/kyai-bahu-tumenggung-bahurekso.html' title='Kyai Bahu (Tumenggung Bahurekso)'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-663655778083436990</id><published>2008-09-17T21:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:36:23.110-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pencinta Alam dan Alam</title><content type='html'>Pencinta alam berasal dari penggalan kata &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;cinta&lt;/span&gt; yang artinya kasih, sayang. Kemudian mendapat awalan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pe&lt;/span&gt; menjadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pencinta &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;yang artinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;orang yang melakukan kasih dan sayang dalam hal ini melestarikan. &lt;/span&gt;Dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;alam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; artinya bumi dan seisinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pencinta Alam  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;secara umum mempunyai arti bahwa seseorang yang melakukan kasih sayang terhadap alam dengan cara melestarikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari artinya saja, bahwa sesorang yang menyatakan dirinya sebagai seorang pencinta alam harus berani menerima dan melakukan konsekuensi di dalamnya yaitu antara lain: 1) Tidak melakukan hal yang bersifat merusak, seperti: *)menebang pohong atau ranting kemudian dibiarkan begitu saja sebagai maksud setelah kering nanti bisa digunakan untuk pengapian api unggun, *)Membuang/meninggalkan sampah plastik dan sejenisnya bekas mie instan atau yang lainnya di sembarang tempat. 2) Menjaga dan melakukan pelestarian terhadap lingkungan dengan tidak mengharapkan imbalan dan pujian atau dengan kata lain dilakukan dengan berikhlas hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kata bijak yang dijadikan etika bagi pencinta alam yaitu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meninggalkan&lt;/span&gt; sesuatu kecuali &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jejak&lt;/span&gt;, jangan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengambil &lt;/span&gt;sesuatu kecuali &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gambar&lt;/span&gt; dan Jangan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;membunuh &lt;/span&gt;sesuatu kecuali &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;waktu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada akhir-akhir ini banyak kita jumpai, mereka yang katanya mengaku sebagai seorang pencinta alam yang melakukan kegiatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;camping &lt;/span&gt;atau pendakian gunung, banyak yang tidak menghiraukan bahkan tidak memahami etika tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-663655778083436990?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/663655778083436990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=663655778083436990' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/663655778083436990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/663655778083436990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/pencinta-alam-dan-alam.html' title='Pencinta Alam dan Alam'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1615742112634466290</id><published>2008-09-10T18:35:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:28:59.135-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Berguling dalam video?....wooww...!!!</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="349"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/vt4X7zFfv4k&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/vt4X7zFfv4k&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="349"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1615742112634466290?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1615742112634466290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1615742112634466290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1615742112634466290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1615742112634466290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/berguling-dalam-videowooww.html' title='Berguling dalam video?....wooww...!!!'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5462647140559461537</id><published>2008-09-04T19:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:38:11.352-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MarhAbaN ya...RaMadh4N</title><content type='html'>oleh : Ky. A. Mustofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap datang bulan Ramadhan, kaum muslimin menyambutnya dengan menyatakan, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Marhaban Ya Ramdhan&lt;/span&gt;, Selamat Datang, Ramadhan!". Seolah-olah Ramadhan merupakan merupakan "tamu" yang dinanti-nantikan kedatangannya. Tapi, tamu yang dinanti-nantikan kedatangannyabelum tentu karena tamunya itu sendiri. Sering orang menanti-nantikan kedatangnya belum tentu karena tamunya itu sendiri. Sering orang menanti-nanti kedatangan tamu karena mengetahui dan mendambakan apa - atau apa-apa - yang dibawa si tamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, memang ada yang menanti-nanti datangnya bulan Ramadhan karena alasan yang religi atau bahkan spiritual. Namun, banyak yang menyambut bulan itu justru karena keistimewaan-keistimewaan duniawi yang menyertainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri pertelivisian, misalnya, jauh-jauh hari -jauh sebelum para kiai pesantren menyusun jadwal pengajian pasanan- sudah menyiapkan jadwal acara yang akan ditayangkan selama bulan Ramadhan. Artis-artis dan ustad-ustad metropolitan jauh-jauh hari sudsah banyak yang dikontrak untuk mengisi acara-acara bulan suci. Pedagang-pedagang jauh-jauh hari sudah ancang-ancang menaikkan harga-harga kebutuhan pokok, terutama makanan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5462647140559461537?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5462647140559461537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5462647140559461537' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5462647140559461537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5462647140559461537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/marhaban-yaramadh4n.html' title='MarhAbaN ya...RaMadh4N'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5889501581971409282</id><published>2008-09-03T22:55:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:47:51.860-07:00</updated><title type='text'>Kyai Jebeng</title><content type='html'>Tentang Kyai Jebeng Pegandon cerita yang tersebar di daerah sekitar, bahwa Kyai Jebeng Pegnadon adalah santri atau pengikut Pangeran Benowo. Dan dituturkan bahwa nama Kyai Jebeng Pegandon yang sebenarnya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Surogondo&lt;/span&gt;. Disebut Jebeng Pegandon, karena tokoh yang mebmuka desa dan kemudian dinamakan Pegandon itu meninggal dunia dalam usia muda, yang atrinya belum berkeluarga, sehingga ada kesulitan untuk mencari asal-usulnya. Namun pada akhir-akhir ini diketahui bahwa para "penyekar" secara rombongan berasal dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;trah&lt;/span&gt; keraton Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda kebesaran dan kealiman Kyai Jebeng Pegandon ini kadag-kadang masih dapat dirasakan oleh para penduduk sekitar. Antara percaya dan tidak percaya, jika waktu sholat telah tiba dan tetap ada orang yang bekerja di sekitar makamnya, maka yang bersangkutan mendapat peringatan. Kadang-kadang barang bawaannya (rumput) ditunggui seekor ular. Kalau tidak demikian, barang bawaannya dimasuki ular, dan karena tidak diketahui, maka barang itu tetap diangkat. Anehnya, si empunya tidak mampu lagi mengangkat. Namun, setelah dibuka ternyata diketahui di dalam rumput itu ada seekor anak ular kecil. Kalau tidak demikian, kadang-kadang terlihat seekor katak yang "besarnya" luar biasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5889501581971409282?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5889501581971409282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5889501581971409282' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5889501581971409282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5889501581971409282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/kyai-jebeng.html' title='Kyai Jebeng'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6926485629180450992</id><published>2008-08-31T21:48:00.001-07:00</published><updated>2009-07-13T10:48:53.425-07:00</updated><title type='text'>Pengeran Benowo</title><content type='html'>Setelah Sultan Hadi Wijaya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jaka Tingkir&lt;/span&gt;) Sultan Pajang meninggal mestinya yang berhak menggantikan kedudukannya adalah Pangeran (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sunan&lt;/span&gt;) Benowo&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;yang merupakan putera mahkota&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. &lt;/span&gt;Namun kenyataan berkata lain. Menurut Sunan Kudus, Aryo Pangiri lah yang berhak karena merupakan putra tertua meskipun putra menantu dan dia juga putera raja (Sunan Prawoto raja Demak). Oleh karena Sunan Kudus tetap berpegang pada pendapatnya, mak Pangeran Benowo harus rela menempati jabatan baru sebagai&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;Bupat Jipang Panolan. Mungkin peristiwa ini yang disebut bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pangeran Benowo Sakit Penggalihipun&lt;/span&gt;. Kemudian Aryo Pangiri dinobatkan sebagai raja Pajang, namun tidak berselang lama. Karena dalam kepemimpinannya banyak menyengsarakan rakyat sehingga tidak disukai rakyat dan banyak desakan maka Pangeran Benowo atas pertimbangan saudaranya, Senopati Sutowijoyo, merebut kembali kerajaan pajang dari tangan Aryo Pangiri dan berhasil. Aryo Pangiri kalah dan dikembalikan ke Demak bersama seluruh keluarganya. Selanjutnya Pangeran Benowo menduduki jabatan sebagai sultan namun hanya satu tahun kemudian digantikan oleh Senopati Sutowijoyo dan pemerintahan beralih menjadi Kerajaan Mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan Amien Budiman pada Babad Tanah Jawi bahwa Pangeran Benowo setelah hanya bertahta satu tahun, pergi ke Sedayu Jawa Timur kemudian menuju ke Barat dan sampai di Hutan Kukulan daerah Kendal bersama para pengiringnya, Kyai Bahu, Kyai Wiro dan dua lagi tidak diceritakan namanya. Selama di hutan itu Pangeran Benowo merasakan sejuk hatinya melihat padang yang luas, sedang tanahnya baik dan rata. Hanya sayang tempat itu tidak ada sungai. Pangeran Benowo memberitahukan kepada sahabatnya tentang tidak adanya sungai itu, dan mereka mengatakan memang sebaiknya Pangeran Benowo membuat sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyai Bahu dan Kyai Wiro diperintahkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyudet&lt;/span&gt; sungai di dekat tempat itu hingga airnya bisa mengalir ke hutan dan menyenagkan hati mereka yang bermaksud bertempat tinggal di kawasan itu. Pangeran Benowo bersama empat sahabatnya pergi ke sungai lotud. mereka menjumpai tempat yang agak datar dan memudahkan aliran air. Kemudian Pangeran Benowo menyudet sungai itu dengan menggunakan tongkat. Aliran sungai itu mengalir ke arah timur laut sampai di hutan yang akan dijadikan pemukiman mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu kebetulan sudah masuk waktu subuh. Pangeran Benowo bermaksud berhenti di tempat itu untuk melakukan sholat subuh. Adzan subuh dilakukan sendiri oleh Pangeran Benowo mendengar ada suara yang menjawab adzan yang diucapkan. Suara itu datang dari lurus arah timur tempat Pangeran Benowo melaksanakan sholat subuh. Peristiwa aneh tersebut disampaikan pada keempat sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Pangeran Benowo kemudian diperintahkan kepada para sahabatnya untuk mencari dimana asal suara yang menjawab adzannya. Namun mereka tidak menemukan apa-apa, hanya tiga buah makam dan ketiganya bernisan batu. Sayangnya dalam Babad Tanah Jawi tidak menyebut tiga makam itu milik siapa. Pangeran Benowo memeriksa ketiga makam itu secara teliti. Sedang di sebelahnya adalah sebuah pohon besar yang sudah berlubang, yang disebutnya pohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kendal&lt;/span&gt;. Kyai Bahu dan Kyai Wiro serta dua rekannya diperintahkan oleh Pangeran Benowo agar tinggal di hutan itu dan membuatnya menjadi tempat pemukiman. Desa itu kemudian diberi nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Desa Kendal&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Pangeran Benowo bermaksud tinggal di hutan sebelah selatan yang letaknya berdekatan dengan sudetan sungai. Ia berjalan ke arah selatan dengan diikuti oleh tiga sahabatnya, karena Kyai Bahu diperintahkan untuk tinggal di tempat yang baru dibuka itu. Sampai di hutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tegalayang&lt;/span&gt;, Pangeran Benowo berhenti untk bertapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngluwat&lt;/span&gt;, bertapa dengan mengubur dirinya dalam sebuah lubang. Lubang dipersiapkan oleh ketiga sahabatnya, dan selanjutnya Pangeran Benowo masuk di dalamnya, dan ketiga sahabatnya agar menutupnya. Sebelumnya dipesankan oelh Pangeran Benowo, bila sudah mencapai empatpuluh hari, maka lubang itu diminta untuk dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebih satu bulan, datang dua utusan dari Mataram sambil membawa surat dari Panembahan Senopati yang akan diberikan kepada Pangeran Benowo, namun tidak dijumpai di tempat tersebut. Sebaliknya, mereka hanya bertemu dengan seorang pande besi yang bediam di hutan itu namanya &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/kyai-jebeng.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kyai Jebeng Pegandon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Kedua utusan itu mengira bahwa pande besi itu adalah Pangeran Benowo, maka disampaikan surat itu kepadanya sambil memberitahukan bahwa Pangeran Benowo diundang oelh Panembahan Senopati. Karena merasa dirinya buka Pangeran Benowo, maka Kyai Jebeng Pegandon si tukang besi itu menjawab:&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bawalah pulang surat itu. Aku tidak mau diundang, dan lagi pula aku tidka mau mengabdi pada raja"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua utusan itu pulang dan memberi laporan kepada Panembahan Senopati bahwa Pangeran tidak mau. Dan oleh Panembahan Senopati memang dua utusan tersebut telah keliru. Maka mereka diperintahkan kembali ke hutan mencari Pangeran Benowo di sebelah selatan hutan itu. Di samping itu juga mereka diperintahkan mendatangi lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kyai Jebeng Pegandon&lt;/span&gt; si pande besi sambil membawa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wewdhung panelasan&lt;/span&gt; (pisau raut besar bersarung untk menghabisi nyawa seseorang) untuk memancung leher pande besi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para utusan Mataram itu kembali ke hutan Kendal dan terlebih dahulu menuju ke tempat Kyai Jebeng Pegandon dan memberi tahu maksud kedatangannya atas perintah Panembahan Senopati. Kemudian Kyai Jebeng dibunuh dengan menggunakan wewedang dan jenazahnya dimakamkan di Pegandon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kedua utusan tadi sampai di hutan Tegalayang dan mereka bertemu dengan ketiga sahabat Pangeran Benowo yang sedang menunggui lubang tempat bertapa Paengeran Benowo. Kedua utusan tadi menanyakan keberadaan Pangeran Benowo. Oleh Kyai Wiro, dijelaskan bahwa Pangeran Benowo sedang bertapa ngluwat baru sebulan lebih empat hari. Oleh Kyai Wiro disarankan memang sebaiknya kedua utusan itu bersabar dan mau menunggu karena bertapanya hanya tingga enam hari lagi. Dan sebagaimana pesan Pangeran Benowo, pertapaannya dibuka kembali setelah masa empat puluh hari oleh Kyai Wiro. Alangkah terkejut, ketika lubang terbuka ternyata Pangeran Benowo tidak ada di tempat, lubang itu kosong. Setelah kesana kemari dicari akhirnya Pangeran Benowo dijumpai sedang duduk tafakur menghadap ke arah barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah meminta izin sowan, Kyai Wiro menyampaikan ada utusan dari Mataram, kemudian Pangeran Benowo mempersilahkan untuk bertemu dengannya. Maka kedua utusan itu menghaturkan surat dari Panembahan Senopati. Surat diterima dan dibaca, ternyata isinya Pangeran Benowo diminta untuk datang ke Mataram. Adapun sebabnya, yang pertama kakandanya rindu, dan yang kedua, apa saja kehendak Pangeran Benowo akan dituruti Panembahan Senopati. Pangeran Benowo menolak. "Aku tidak mau ke Mataram Jika kakanda Senopati mempunyai kehendak apapun, aku wakilkan kepada Kyai Bahu saja. Kakanda tidak usah membuat surat lagi". Kemudian Kyai Bahu dibawakan kepada kedua utusan tersebut ke Mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran Benowo selanjutnya tinggal di hutan/gunung Kukulan. Akan tetapi selang beberapa hari ia pergi dari tempat itu ke arah utara, mencari tempat tinggla yang lebih baik. Akhirnya ia menjumpai tempat yang bagus, berada di pinggir sungai. Bersama ketiga sahabatnya, Pangeran Benowo tinggal di tempat itu. Tidak lama kemudian banyak orang berdatangan ingin bertempat tinggal dan belajar kepadanya. Tempat itu kemudian menjadi desa, diberi nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Desa Parakan (amargi kathah tiyang ingkang sami dateng umarak ing Kanjeng Pangeran/&lt;/span&gt;karena banyak orang yang datang dan menghadap Kanjen Pangeran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian timbul pertanyaan dimanakah yang dimaksud dengan desa arakan itu? apakah Parakan yang sekarang ini merupaka sebuah tempat di Kabupaten Temanggung? Kalau tempat itu yang dimaksud, mestinya perjalanan Pangeran Benowo ke arah selatan bukan ke arah utara, sedangkan hutan Kukulan sebuah tempat yang letaknya kurang lebih 2 km dari Desa Sojomerto sekarang ini. Karena arah perjalanan Pangeran Benowo dari gunung/hutan Kukulan ke arah utara, tidak tertutup kemungkinan bahwa desa itu bernama Pakuncen masuk Kecamatan Pegandon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di desa itu ada masjid peninggalannya, ada sumur dan bahkan ada sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;genthong &lt;/span&gt;yang konon katanya berasal dari Demak, namanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Genthong Puteri&lt;/span&gt;. Diceritakan juga bahwa genthong itu semula satu pasang, yang berarti ada dua buah, dimana yang satu tetap berada di Demak. Konon kedatangan genthong itu datang sendiri dari Demak lewat sungai dengan dikawal oelh seekor kebau, yang diberi nama "Kebo Londoh", yaitu jenis kerbau yang kulitnya putih. Orang JAwa menyebutnya "Kebo Bule".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genthong itu sekarang ditanam di (serambi) bagian selatan masjid, dan hanya mulut genthongnya yang kelihatan. Genthong itu diyakini sebagai satu kesatuan dengan sumur yang ada di sebelah selatan masjid. Oleh masyarakat, air sumur itu bisa sebagai sarana pengobatan, dan hal itu sudah banyak yang membuktikan. Caranya, air dari sumur dimasukkan ke dalam genthong puteri dan dari genthong itulah diambil airnya. Makam Pangeran Benowo berada di belakang masjid Pakuncen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di keraton Mataram, Kyai Bahu menerima tugas dari Panembahan Senopati agar usahanya membuka hutan dan tanah serta membuat tempat pemukiman di kawasan hutan Kendal supaya dilanjutkan menjadi suatu negeri, sedang penghasilannya diserahkan kepada Pangeran Benowo. Di samping itu Pangeran Benowo diangkat derajatnya oleh Panembahan Senopati dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Susuhunan Parakan. &lt;/span&gt;Sedangkan Kyai Bahu diberi nama kehormatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kyai Ngabehi Bahurekso&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal &lt;/span&gt;karya Ahmad Hammam Rokhani&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6926485629180450992?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6926485629180450992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6926485629180450992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6926485629180450992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6926485629180450992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/pengeran-benowo.html' title='Pengeran Benowo'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-1186722924688936118</id><published>2008-08-26T21:07:00.000-07:00</published><updated>2008-08-31T20:56:13.247-07:00</updated><title type='text'>Panembahan Senopati Sutowijoyo</title><content type='html'>disadur dari buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Babad Tanah Kendal &lt;/span&gt;karya Ahmad Hamam Rochani,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Panembahan Senopati, Raden Bagus Danang Sutowijoyo&lt;/span&gt; adalah putera sulung Ki Pemanahan. Kalau dirunut pada silsilah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prabu Brawijaya&lt;/span&gt; pada perkawinannya dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dewi Wandan&lt;/span&gt; (wanita yang berkulit kehitam-hitaman) melahirkan Ki Bondan Kejawan yang kemudian memperistri Nyai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nawangsih&lt;/span&gt; putera &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Gede Tarub&lt;/span&gt; dan melahirkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Getas Pendowo&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Syekh Ngabdullah&lt;/span&gt; dan seorang puteri (dinikahkan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Ngerang&lt;/span&gt;). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Getas Pendowo &lt;/span&gt;memiliki 6 putera, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Selo, Nyai Ageng Pakis, Nyai Ageng Purno, Nyai Ageng Wanglu&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyai Ageng Bokong&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyai Ageng Adibaya&lt;/span&gt;. Keturunan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Selo, &lt;/span&gt;dari 7 hanya satu yang laki-laki yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Ngenis &lt;/span&gt;yang kemudian berputera &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Ageng Pemanahan&lt;/span&gt; yang selanjutnya melahirkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sutowijoyo&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai pesan ayahnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Pemanahan&lt;/span&gt; dan restu sultan Pajang, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sutowijoyo&lt;/span&gt; menggantikan ayahnya sebagai pembesar atau Panembahan Mataram. Seperti dikatakan oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Panembahan Giri &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kanjeng Sunan Kalijaga, &lt;/span&gt;keturunan Ki Pemanahan kelak akan menjadi raja aung yang meguasai tanah Jawa. Sebagaimana ayahnya, Sutowijoyo selalu mencari kebenaran tentang dua ramalan nujum dua orang sesepuh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang tengah malam Suutowijoyo keluar dari istana dengan diserta lima orang pengawalnya menuju ke Lipuro. Dan selanjutnya ia tidur di atas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kumuloso, &lt;/span&gt;sebuah batu hitam yang halus permukaannya. Kepergiannya membuat kaget &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ki Juru Mertani &lt;/span&gt;(paman dari ibu) karena tidak menemukannya di rumah. Namun, Ki Juru mengetahui dan hafal kemana putranya kemenakannya pergi. Setibanya di Lipuro, didapati Sutowijoyo sedang tidur pulas, kemudian dibangunlah Sutowijoyo dengan berucap: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tole, &lt;/span&gt;bangunlah!. Katanya ingin menjadi raja, mengapa enak-enak tidur saja". Tiba-tiba dilihat Ki Juru Mertani ada sebuah bintang sebesar buah kelapa yang masih utuh terletak di kepala Sutowijoyo, kemudian ia membangunkannya. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tole,&lt;/span&gt; bangunlah segera. Yang bersinar di atas kepalamu seperti bulan itu apa?". Bintang itu menjawab seperti manusia: "Ketahuilah, aku ini bintang memberi khabar kepadamu, maksudmu bersemedi dengan khusyuk, meminta kepada Tuhan yang Mahakuasa, sekarang sudah diterima oleh-Nya. Yang kamu minta diizinkan, kamu akan menjadi raja menguasai tanah Jawa, turun sampai anak cucumu, akan menjadi raja di Mataram tiada bandingnya. Sangat ditakuti oleh lawan, kaya dengan emas dan permata. Kelak buyutmu yang menjadi raja di Mataram, negara kemudian pecah. Sering terjadi gerhana matahari, gunung meletus, hujan abu atau lumpur. Itu pertanda akan rusak". Setelah berkata demikian bintang itu lalu menghilang. Sutowijoyo berkata dalam hati "permohonanku sudah dikabulkan oleh Tuhan., niatku menjadi raja menggantikan kanjeng Sultan (Pajang), turun sampai anka cucuku, sebagai pelita tanah Jawa, orang tanah Jawa semuanya tunduk".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Ki Juru Mertani, ia mengetahui apa yang dipikirkan putra kemenakannya itu, kemudian ia bertutur lembut. "Senopati, kamu jangan berfikir sombong, memastikan barang yang belum tentu terjadi. Itu tidak benar. Jika kamu percaya pada omongan bintang, itu kamu salah. Sebab itu namanya suara ghaib, boleh benar boleh bohong. Tidak dapat ditangkap seperti lidah manusia, dan kelak jika kamu benar-benar berperang melawan orang Pajang, tentu bintang itu tidak bisa kamu tagih atau kamu minta pertolongannya.Tidak salah jika aku dan kamu menjadi raja Mataram dan kalah dalam perangnya, tidak luput juga menjadi tawanan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan pamannya, Senopati akhirnya sadar, dan tidak lupa minta maaf. Dan selanjutnya Senopati berkata "Paman, bagaimana petunjuk paman, saya akan menurut. Diumpamakan saya adalah sebuah perahu dan paman adalah kemudinya". Selanjutnya Ki Juru Mertani bertutur, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tole&lt;/span&gt;, kalau kau sudah menurut, mari kita memohon lagi kepada TUhan, semua yang sulit mudah-mudahan bisa dimudahkan. Mari kita membagi tugas. Kamu pergi ke laut selatan dan aku akan pergi ke Gunung Merapi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Meneges&lt;/span&gt; kepada Tuhan. Mari kita berangkat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanay berpisah sesuai kesepakatan. Sutowijoyo berangkat ke laut kidul melalui kali Opak (Ompak) menghanyutkan diri hingga sampai laut kidul, bertapa seperti yang biasa dilakukan oleh ayahnya, Ki Pemanahan. Istana laut kidul geger, hawa di laut kidul memanas.Air laut kidul memanas membuat seisi laut ribut. Seluruh penghuninya terkena hawa panas karena cipta dan rasa Senopati Sutowijoyo yang mengheningkan cipta dengan membaca doa.&lt;br /&gt;Ratu laut kidul keluar dari istananya, dan melihat dunia luar. Ia tidak melihat apa-apa kecuali seorang pemeuda yang berdiri mematung dengan mengheningkan cipta. Ratu laut kidul langsung menuju ke arah pemuda itu, dan langsung bersujud dan meminta belas kasihan kepada pemuda itu, yang tidk lain Senopati Sutowijoyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silahkan tuan menghilangkan kesedihan hati paduka supaya segera hilang adanya huru-hara ini, dan segera kembali kerusakan-kerusakan yang terjadi pada isi laut. Tuan, kasihanilah hamba, karena laut ini saya yang menjaga. Bahwa apa yang tuan mohon telah dikabulkan oleh Tuhan, sekarang sudah terkabul. Paduka dan turun paduka akan menjadi raja, memerintah tanah Jawa tidak saingannya. Seluruh jin dan peri semuanya tunduk pada paduka. Apabila kelak paduka mendapat musuh, semuanya akan membantu. Sekehendak paduka, mereka menurut saja. Karena paduka pendiri (cikal bakal) raja Tanah Jawa ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah hubungan Senopati Sutowijoyo dengan Ratu laut kidul. Berhari-hari Senopati berada di laut kidul bersama sang ratunya. Terucap oleh Senopati, "Seandainya Mataram mendapat musuh, siapa yang akan memberi tahu ratu kidul? orang mataram tidak ada yang bisa melihat Ratu Laut Kidul". "Itu soal gampang saja. Jika paduka membutuhkan saya, dan hendak memanggil saya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sedakep&lt;/span&gt; mengheningkan cipta kemudian menghadap ke angkasa. Tentu hamba akan segera datang dengan membawa prajurit lengkpa dengan perlengkapan perang",jawab Ratu Laut Kidul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Senopati minta diri untuk kembali ke Mataram. Senopati muncul dari dalam air dan jalan di atas laut seperti halnya orang berjalan di darat yang halus. Tetapi betapa kagetnya ketika sudah sampai pada tepi Parangtritis, ia melihat Kanjeng Sunan Kalijaga sidah ada di tempat itu. Senopati menuju ke tempat Sunan Kalijaga dan melakukan tafakur, dan minta maaf atas tindakannya yang berjalan di atas air dan tidak basah.&lt;br /&gt;Kanjeng Sunan Kalijaga bersabda, "Senopati hentikan kamu memamerkan kesaktian dengan berjalan di atas air dan tidak. Itu namanya tindakan seorang yang kibir (sombong). Para wali tidak mau memakai cara yang demikian itu, karena akan mendapat murka dari Tuhan. Jika kamu ingin selamanya menjadi raja, berjalanlah seperti sebenarnya orang berjalan. Mari ke MAtaram, saya ingin melihat rumahmu".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-1186722924688936118?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/1186722924688936118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=1186722924688936118' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1186722924688936118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/1186722924688936118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/panembahan-senopati-sutowijoyo.html' title='Panembahan Senopati Sutowijoyo'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6461462762637317028</id><published>2008-08-26T01:33:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T23:38:59.471-07:00</updated><title type='text'>Sunan Katong dan Pakuwojo: asal-usul nama Kendal</title><content type='html'>Bathara Katong atau Sunan Katong besama pasukannya mendarat di Kaliwungu dan memilih tempat di pegunungan Penjor atau pegunungan telapak kuntul melayang. Beberapa tokoh dalam rombongannya antara lain terdapat tokoh seperti  Ten Koe Pen Jian Lien (Tekuk Penjalin),Han Bie Yan (Kyai Gembyang) dan Raden Panggung (Wali Joko).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran Islam di sekitar Kaliwungu tidak ada hambatan apapun. Sedangka memasuki wilayah yang agak ke barat, ditemui seorang tokoh agama Hindu/Budha, bahka disebutkan sebagai mantan petinggi Kadipaten di bawah Kerajaan Majapahit untuk wilayah Kendal/Kaliwungu, bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suromenggolo &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Empu Pakuwojo&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan dalam cerita tutur, ia seorang petinggi Majapahit dan ahli membuat pusaka atau empu. Ia seorang adipati Majapahit yang pusat pemerintahannya di Kaliwungu/Kendal. Untuk meng-Islamkan atau menyerukan kepada Pakuwojo supaya memeluk agam Islam, Tidaklah mudah sebagaimana meng-ISlamkan masyarakat biasa lainnya. Biasanya sifat gengsi dan merasa jad taklukan adalah mendekati kepastian. Karena ia merasa punya kelebihan, maka peng-Islamannya diwarnai dengan adu kesaktian, sebagaimana Ki Ageng Pandan Aran meng-Islamkan para 'Ajar' di perbukitan Bergota/Pulau Tirang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepakatan atau persyaratan dibuat dengan penuh kesadaran dalam kapasitas sebagai seorang ksatria pilih tanding. "Bila Sunan Katong sanggup mengalahkannya, maka ia mau memeluk agama Islam dan menjadi murid Sunan Katong", demikian sumpah Pakuwojo di hadapan Sunan Katong. Pola dan gaya pertrungan seperti it memang sudash menjadi budaya orang-orang dahulu. Mereka lebih menjunjung sportivitas pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan didampingi dua sahabatnya dan satu saudaranya, pertarungan antarkeduanya berlangsung seru. Selain adu fisik, mereka pun adu kekuatan batin yang sulit diikuti oleh mata oran awam. Kejar mengejar, baik di darat maupun di air hingga berlangsung lama dan Pakuwojo tidak pernah menang. Bahkan ia berkeinginan untuk lari dan bersembunyi. Kebetulan sekali ada sebuah pohon besar yang berlubang. Oleh Pakuwojo digunakan sebagai tempat bersembunyi dengan harapan Sunan Katong tidak mengetahuinya. Namun berkat ilmu yang dimiliki, Sunan Katong berhasil menemukan Pakuwojo, dan menyerahlah Pakuwojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana janjinya, kemudian ia mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda masuk Islam. Oleh Sunan Katong, pohon yang dijadikan tempat persembunyian Pakuwojo diberi nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pohon Kendal&lt;/span&gt; yang artinya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;penerang&lt;/span&gt;. Di tempat itulah Pakuwojo terbuka hati dan pikirannya menjadi terang dan masuk Islam. Dan Sungai yang dijadikan tempat pertarungan kedua tokoh itu diberi nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kali/Sungai Kendal&lt;/span&gt;, yaiut sungai yang membelah kota Kendal, tepatnya di depan masjid Kendal. Pakuwojo yang semula oleh banyak orang dipanggil Empu Pakuwojo, oleh Sunan Katong dipanggil dengan nama Pangeran Pakuwojo, sebuah penghargaan karena ia seorang petinggi Majapahit. Setelah itu ia memilih di desa Getas Kecamatan Patebon dan kadang-kadang ia ebrada di padepokannya yang terletak di perbukitan Sentir atau GUnung Sentir dan menjadi murid Sunan Katong pun ditepati dengan baik. Sedangkan nama tempat di sekitar pohon Kendal disebutnya dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kendalsari&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada keterangan lain yang ada hubungannya dengan nama Kendal. Dikatakannya bahwa nama Kendal berasal dari kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kendalapura&lt;/span&gt;. Dilihat dari namanya, Kendalapura ini berkonotasi dengan agama Hindu. Artinya, bahwa Kendal sudah ada sejak agama Hindu masuk ke Kendal. Atau paling tidak di dalam berdo'a atau mantera-mantera pemujaan sudah menyebu-nyebut nama Kendalapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga keterangan yang menerangkan bahwa Kendal berasal dari kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kantali &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kontali&lt;/span&gt;. Nama itu pernah disebut-sebut oleh orang-orang Cina sehubungan dengan ditemukannya banya arca di daerah Kendal. Bahkan disebutkan oleh catatan itu bahwa candi-candi di Kendal jauh lebih tua dari candi Borobudur maupun candi Prambanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan-temuan itu patut dihargai dan bahkan bisa menjadi kekayaan sebuah asal-usul, walaupun kebanyakan masyarakat lebih cenderung pada catatan Babad Tanah Jawi yang menerangkan bahwa nama Kendal berasal dari sebuah pohon yang bernama pohon Kendal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan itu karena dapat diketahui tentang tokoh-tokohnya yaitu Sunan Katong dan Pakuwojo yang mendapat dukungan dari Pangeran Benowo. Selain itu catatan-catatan pendukung lainnya justru berada di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Universitas Leiden, Belanda&lt;/span&gt;, sebuah perguruan tinggi terkenal yang banyak menyimpan catatan sejarah Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan halnya cerita Sunan Katong dan Pakuwojo dalam legenda yang telah banyak ditulis itu menggambarkan sebuah prosesi, betapa sulitnya merubah pendirian seseorang, terlebih menyangkut soal agama/keyakinan. Cerita-cerita itu  menerangkan bahwa antara Pakuwojo dan Sunan Katong pada akhirnya tewas bersama (sampyuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita yang sebenarnya tidaklah demikian. Cerita itu maksudnya, begitu Pakuwojo berhasil dibuka hatinya oleh Sunan Katong, dan Pakuwojo mau mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi murid Sunan Katong, berarti antara kedua tokoh itu hidup rukun sama-sama mengembangkan agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disadur dari buku '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal&lt;/span&gt;' karya Ahmad Hamam Rochani,&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6461462762637317028?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6461462762637317028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6461462762637317028' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6461462762637317028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6461462762637317028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/sunan-katong-dan-pakuwojo-asal-usul.html' title='Sunan Katong dan Pakuwojo: asal-usul nama Kendal'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5855422258916889653</id><published>2008-08-26T00:54:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T17:52:01.810-07:00</updated><title type='text'>Nama Kaliwungu</title><content type='html'>disadur dari buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Babad Tanah Kendal &lt;/span&gt;karya Ahmad Hamam Rochani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak ada data yang akurat bila bercerita soal asal-usul sebuah tempat, dan semuanya berdasarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cerita tutur&lt;/span&gt;. Begitu pula asal-usul nama kota Kaliwungu yang akan diceritakan di bawah ini.&lt;br /&gt;Cerita tutur tentang kota Kaliwungu ditemukan ada tiga versi, yang berarti ada tiga cerita yang berkembang dan ketiganya ada yang rasional dan irasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita pertama, nama itu murni berhubungan langsung dengan perjalanan Sunan Katong bersama pengikutnya. Yaitu ketika Sunan Katong tiba di suatu tempat, dan merasa lelah, maka ia dengan dijaga oleh pengikutnya istirahat dan tiduran atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Qoilulah&lt;/span&gt; di bawah sebuah pohon ungu yang letaknya di tepi (condong) ke sungai. Dari sinilah muncul ucapan Sungai = &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kali&lt;/span&gt;, di bawah pohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ungu&lt;/span&gt;,yang diucapkan menjadi satu kata, menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kaliwungu&lt;/span&gt;. Sedangkan sungai tempat istirahat dan tiduran Sunan Katong, sekarang ini dinamakan sungai (kali) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sarean&lt;/span&gt;. Nama-nama itu langsung terucap oleh Sunan Katong sendiri. Cerita tutur ini sudah berkembang di masyarakat dan mendapat tempat yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kedua, Kaliwungu berasal dari adarah ungu yang mengalir seperti kali (sungai), atau darah ungu itu mengalir bagaikan sungai atau kali. Disebutkan oleh cerita tutur, bahwa ceritanya bermula dari perkelahian dua pendekar, yaitu Sunan Katong dan Empu atau Pangeran Pakuwojo. Keduanya tewas bersama dan darahnya mengalir seperti mengalirnya air sungai dengan warna ungu, darah putih bercampur dengan darah merah kehitam-hitaman.&lt;br /&gt;Tewasnya keduau tokoh diawalai dengan kesalahpahaman yang didahului oleh kemarahan yang meletup-letup. Pakuwojo marah karena anaknya tidak mau menuruti kehendaknya, dan melarikan diri minta perlindungan Sunan Katong. Kemarahan Pakuwojo memuncak karena ada orang yang melindungi anaknya berarti menantang dirinya. Keris Pakuwojo yang sudah dikeluarkan dari rangkanya langsung ditancapkan ke tubuh orang yang melindungi anaknya yang tidak lain adalah Sunan Katong, gurunya sendiri. Setelah sadar dan melihat bahwa yang baru saja ditikam adalah gurunya sendiri, lemaslah Pakuwojo. Pakuwojo lalu minta ampun dan mendekatkan tubuhnya serta bersujud di kaki Sunan Katong. Dengan sisa-sisa tenaga, Sunan Katong mencabut keris yang menancap pada dirinya, dan langsung ditusukkan ke tubuh Pakuwojo. Dua tokoh yang berbeda aliran itu tewas secara bersama. Darah putih bercampur dengan darah merah kehitam-hitaman, menjadi warna ungu, mengalir bagaikan sungai (kali). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kaliwungu&lt;/span&gt; begitu nama di akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita turur versi kedua ini memang alur tuturnya sangat berhubungan dengan versi pertama. Maka kedua jenis cerita tutur itu sudah mendapat dukungan kuat dari masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ketiga, Ketika Raden Ronggo Wongsoprono, putera Pangeran Djoeminah memanggul jenazah Tumenggung Mandurorejo. Sebagaimana pesan Sultan Agung Raja Mataram, jenazah Mandurorejo supaya dimakamkan di tanah Prawoto. Karena waktu sholat sudah mengundang, maka Ki Ronggo Wongsoprono istirahat dan jenazahnya diletakkandi pinggir kali. Ketika Raden Ronggo selesai membersihkan badan dan berwudlu, dilihatnya jenazah Mandurorejo &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tangi, wungu &lt;/span&gt;(bangun). Dan disebutnya menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kaliwungu&lt;/span&gt;. Itulah khazanah cerita.&lt;br /&gt;Kembali Raden Ronggo membawa jenazah tersebut untuk dibawa ke tanah Prawoto yang oleh Raden Ronggo sendiri belum diketahui dimana letaknya. Ketika berjalan mencari tempat yang dituju sesuai petunjuk SUltan, Raden Ronggo bertemu dengan seseorang. "Kisanak, tempat apakah ini?" tanya Raden Ronggo. Orang yang dijumpainya menjawab bahwa tanah ini adalah tanah Proto. Oleh Raden Ronggo dipahami bahwa Proto dengan Prawaoto memiliki arti sama, dan sesuai dengan perintah Sultan, maka di daerah Proto itulah Tumenggung Mandurorejo dimakamkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5855422258916889653?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5855422258916889653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5855422258916889653' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5855422258916889653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5855422258916889653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/nama-kaliwungu.html' title='Nama Kaliwungu'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-4317149056790565407</id><published>2008-08-25T21:33:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T21:47:30.333-07:00</updated><title type='text'>Ki Bondan Kejawan</title><content type='html'>Seperti disebut dalam Babad Tanah Jawi, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Kertabhumi &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prabu Brawijaya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V &lt;/span&gt;dari Majapahit memiliki banyak istri sehingga raja terakhir Majaphit itu juga mempunyai banyak anak. Perkawinan dengan istri dari Negeri Champa yang satu, Dewi Murdaningrum Lahir Raden Hasan atau Jien Boen atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al-Fatah (Raden Fatah)&lt;/span&gt;. Dari istri Ponorogo lahir Bathara Katong dan Adipati Lowano. Jadi antara Raden Fatah dengan Bathara Katong masih ada garis keturunan se-ayah. dari istri Wandan, yang berkulit kehitam-hitaman lahir &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ki Bondan Kejawan&lt;/span&gt; atau Ki Lembu Peteng atau Ki Ageng Tarub III, dan dari istri dar Champa kedua, Dewi Andarwati, lahir Raden Panggung, Puteri Hadi, dan Aria Gugur. Dari beberapa anak Prabu Brawijaya hanya dua anak yang mendapat catatan khusus dari beberapa buku Babad Tanah Jawi, yaitu Raden Fatah dan Ki Bondan Kejawan. Sebab diramalkan bahwa keturunan anak dari perkawinannya dengan puteri Wandan yang satu itu akan menurunkan raja-raja yang menguasai tanah Jawa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-4317149056790565407?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/4317149056790565407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=4317149056790565407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4317149056790565407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/4317149056790565407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/ki-bondan-kejawan.html' title='Ki Bondan Kejawan'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-941359844448156902</id><published>2008-08-25T21:19:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T21:31:20.001-07:00</updated><title type='text'>KENDAL PADA MASA AKHIR KERAJAAN MAJAPAHIT</title><content type='html'>disadur dari buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Babad Tanah Kendal&lt;/span&gt;, karya Ahmad Hamam Rochani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Sang Prabu Brawijaya bersemedi memohon pada yang Mahakuasa. Hasil semedinya cocok dengan pelaporan para ahli nujum kerajaan. Majapahit yang agung dan termasyhur akan segera beralih tempat. Namun pemegang kekuasaan tetap berada di tangan keturunan sang prabu. Rajanya akan ditaati seluruh rakyat Jawa Dwipa bahkna nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang prabu lalu jatuh sakit. Mendapat wisik, penyakit akan sembuh bila Sang Prabu mau mengawini seorang puteri berambut keriting dan kulit kehitam-hitaman, Puteri Wandan Tetapi setelah Puteri Wandan mengandung, Sang Prabu terusik lagi oleh pelaporan para nujum kerajaan, bahwa sang bayi kelak akan membawa bencana. Ya, inilah awal kehancuran Majapahit. Tak pelak sang bayi diserahkan kepada seorang petani, dan jauh dari pusat kerajaan. Bayi itu adalah Bondan Kejawan, yang kemudian menurunkan Ki Getas Pendowo - Ki Ageng Selo - Ki Ageng Henis - Sunan Laweyan. Dari lelaki desa yang lugu tapi penuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sasmita&lt;/span&gt; itu, lahir sang Pemanahan, dan berdirilah Mataram.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-941359844448156902?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/941359844448156902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=941359844448156902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/941359844448156902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/941359844448156902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/kendal-pada-masa-akhir-kerajaan.html' title='KENDAL PADA MASA AKHIR KERAJAAN MAJAPAHIT'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8930344808696160595</id><published>2008-08-24T20:01:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T01:26:28.492-07:00</updated><title type='text'>SELAMAT...!! ARDHIWANA Sebagai Juaranya Juara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://flickr.com/search/?q=kuntulnglayang&amp;amp;page=2"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi8Tza4PWI/AAAAAAAAAX8/uRH2hAPb3U4/s200/KN-12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240145214852054370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://flickr.com/search/?q=kuntulnglayang&amp;amp;page=2"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi8UHAklcI/AAAAAAAAAYE/Hj6hncsowds/s200/KN-13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240145220110423490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lomba Napak Tilas Astana Kuntul Nglayang yang diselenggarakan oleh Kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat Wewengkon Kendal-keluarga keraton wilayah Kendal yang melestarikan makam leluhur di Kaliwungu yang biasa dikunjungi warga untuk berziarah- pada hari Minggu, 24 Agustus 2008, diikuti oleh 14 regu dari ormas, siswa SMP/SMA dan sederajat se-Kabupaten Kendal dilaksanakan mulai jam 08.00 dan berakhir jam 13.30 wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 20 regu peserta yang terdaftar pada Temu Teknik ternyata hanya 14 regu yang melakukan daftar ulang, 2 regu diantaranya dari SMA 1 Cepiring yang diwakili oleh anggota PA "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ardhiwana&lt;/span&gt;" putra dan putri yang pada saat daftar ulang mendapat nomor undian 10 untuk putra dan nomor 11 untuk yang putri. Setelah upacara kebesaran dibuka, dimulai dari nomor urut 1 peserta mulai diberangkatkan menuju pos-pos materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Po&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi88F6VOXI/AAAAAAAAAYM/c6UGRp_ZUos/s1600-h/KN-22.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi88F6VOXI/AAAAAAAAAYM/c6UGRp_ZUos/s200/KN-22.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240145907010582898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;s 1&lt;/span&gt; di makam P. Pakuwojo. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pos 2&lt;/span&gt; di makam Wali Musyafak. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pos 3&lt;/span&gt; di makam Sunan Katong. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pos 4&lt;/span&gt; di makam Kyai Asy'ari (Kyai Guru). Dan berakhir di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Paseban Agung&lt;/span&gt; Pangeran Panembahan Djoeminah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi yang dilombakan adalah tentang tokoh-tokoh yang makamkan di pos-pos tersebut, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;geguritan &lt;/span&gt;dan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; tembang Jawa &lt;/span&gt;serta semua yang bernuansa Jawa termasuk cara berpakaian, berucap dan bertindak/tingkah laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua regu-1 regu putra dan 1 regu putri- yang dikirimkan SMA 1 Cepiring ternyata tidak sia-sia. Dengan persiapan latihan selama 5 hari di bawah arahan Mas Dur-merupakan pembina Ardhiwana- mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta sehingga mendapatkan hasil yaitu regu &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi9vKFVbVI/AAAAAAAAAYc/LjdTjUQR_rg/s1600-h/KN-25.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi9vKFVbVI/AAAAAAAAAYc/LjdTjUQR_rg/s200/KN-25.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240146784303803730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;putri yang diketua &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indriyani Rahwati &lt;/span&gt;menjadi yang terbaik sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JUARA 1 &lt;/span&gt;dan mendapat piala tetap serta uang pembinaan juga dinobatkan sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JUARA UMUM&lt;/span&gt; dengan perolehan nilai terbesar dan membawa pulang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PIALA BERGILIR &lt;/span&gt;yang tahun lalu diperoleh SMA Trisula putri. Dengan demikian Ardhiwana telah mempersembahkan 2 prestasi untuk sekolah melalui kegiatan yang sama karena tahun sebelumnya Ardhiwana yang diwakili oleh regu putra mampu meraih juara 2.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8930344808696160595?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8930344808696160595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8930344808696160595' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8930344808696160595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8930344808696160595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/selamat-sma-1-cepiring-sebagai-juaranya.html' title='SELAMAT...!! ARDHIWANA Sebagai Juaranya Juara'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SLi8Tza4PWI/AAAAAAAAAX8/uRH2hAPb3U4/s72-c/KN-12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-2553965130653211632</id><published>2008-08-21T01:48:00.000-07:00</published><updated>2010-02-13T06:18:11.175-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Sejarah Kabupaten Kendal</title><content type='html'>Setiap keberadaan suatu bangsa atau daerah tidak pernah lepas dari sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah meninggalkan begitu saja sejarah bangsa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Kendal sendiri dalam buku "Babad Tanah Kendal" karya Ahmad Hamam Rochani, menyebutkan banyak sekali yang melatar belakangi nama Kendal. Ada yang menyebut dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kendalapura &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kontali &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kentali&lt;/span&gt;. Namun Babad Tanah Jawi menyebutnya bahwa Kendal berasal dari nama sebuah pohon, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pohon Kendal&lt;/span&gt;. Begitu pula tentang Kendal sebagai sebuah negeri, memang tenggelam oleh kerajaan atau negeri-negeri besar. Namun pada akhirnya negeri Kendal menjadi catatan sejarah nasional dan bahkan internasional karena catatan sejarahnya disimpan di sebuah perguruan tinggi terkenal di Nederland yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Universitas Leiden Belanda&lt;/span&gt;. Menurut Penulis, dipakai kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;babad&lt;/span&gt; karena kupasannya dari cerita yang mengandung sejarah. Kalau diartikan secara umum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Babad Tanah Kendal &lt;/span&gt;artinya cerita sejarah tentang tanah Kendal.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, penekanan dalam hal ini adalah cerita, bukan sejarah yang harus dibuktikan dengan fakta. Sehingga mungkin akan dijumpai hal-hal yang kadang lain di telinga atau bertentangan dengan pemahaman yang sudah melekat erat di pikiran masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/kendal-pada-masa-akhir-kerajaan.html"&gt;KENDAL PADA MASA AKHIR KERAJAAN MAJAPAHIT&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/ki-bondan-kejawan.html"&gt;Ki Bondan Kejawan: Leluhur Raja-raja Jawa&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ki Gede Mataram: awal berdirinya kerajaan Mataram&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/panembahan-senopati-sutowijoyo.html"&gt;Panembahan Senopati Sutowijoyo&lt;/a&gt;: &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/pengeran-benowo.html"&gt;Pangeran Benowo&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/09/kyai-bahu-tumenggung-bahurekso.html"&gt;Kyai Bahu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Silsilah Ki Ageng Selo, Silsilah Demak dan Pajang, Silsilah Panembahan Senopati, Silsilah Sunan Katong&lt;/li&gt;&lt;li&gt;______________&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KENDAL PADA MASA KERAJAAN DEMAK&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bathara Katong: Sunan Kedhaton Leluhur dari Ponorogo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/nama-kaliwungu.html"&gt;Nama Kaliwungu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/sunan-katong-dan-pakuwojo-asal-usul.html"&gt;Sunan Katong dan Pakuwojo: asal-usul nama Kendal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sunan Katong dan Pakuwojo: dalam cerita tutur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;______________&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/11/kendal-menjadi-kabupaten.html"&gt;KENDAL MENJADI KABUPATEN&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/11/kyai-ngabehi-bahurekso-menurut-sastra.html"&gt;Kyai Ngabehi Bahurekso:&lt;/a&gt; menurut sastra lisan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tumenggung Bahurekso dan Rantamsari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/12/kabupaten-kendal-di-kaliwungu.html"&gt;Kabupaten Kendal di Kaliwungu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kala duta: Puncak Sejarah Kabupaten Kendal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;______________&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KENDAL PADA MASA KERAJAAN MATARAM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pangeran Djoeminah: Pembangun Mataram Kendal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tumenggung Mandurorejo: Bupati Pekalongan Korban Politik Suro Agul-agul&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2010/02/paseban-kemangi-prosesi-persiapan.html"&gt;Paseban Kemangi&lt;/a&gt;: Prosesi Persiapan perang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tumenggung Begananda: Asal-usul Desa Gemuh Blanten&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/pangeran-sambong-asal-usul-desa.html"&gt;Pangeran Sambong: Asal-usul Desa Sambongsari&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ki Ageng Purbonegoro: Asal-usul Desa Sojomerto&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kyai Akrobudin: Tokoh Tua Sesepuh Kaliyasa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sindubuwono-Sindukoro: Putra RA. Pembayun Putri Panembahan Senopati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shang Panembahan Guru: sedikit koreksi untuk penelusuran sejarah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sunan Bromo: Asal-usul Desa Bebengan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyai Ageng Pandansari: pendiri dan pembangun kota Boja&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/07/siapa-kyai-kendil-wesi-adakah.html"&gt;Siapa Kyai Kendil Wesi?: adakah hubungan dengan Bagus Menot&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tumenggung Wiroguno: pembangun desa Maliling dan sekitarnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;______________&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KENDAL PASCA BAHUREKSO: Penyatuan Kabupaten Kaliwungu dengan Kabupaten Kendal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/04/nama-nama-bupati-kendal-dan-kaliwungu.html"&gt;Nama-nama Bupati Kendal dan Kaliwungu&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letak Makam-makam Bupati Kendal di Pemakaman Protomulyo Kaliwungu&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nama-nama Tokoh luhur dan Letak Makamnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2009/08/raja-raja-jawa.html"&gt;Raja-raja Jawa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-2553965130653211632?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/2553965130653211632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=2553965130653211632' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2553965130653211632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2553965130653211632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/sejarah-kabupaten-kendal.html' title='Sejarah Kabupaten Kendal'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-637726157423743338</id><published>2008-08-21T01:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:53:09.353-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Ardhiwana dalam Napak Tilas Astana Kuntul Nglayang</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Astana Kuntul Nglayang&lt;/span&gt; adalah sebutan untuk makam para leluhur atau tokoh-tokoh Islam yang masih ada keturunan raja-raja kerajaan Mataram dimana erat kaitannya dengan keberadaan Kabupaten Kendal dan (Kabupaten) Kaliwungu. Makam tersebut berada di kompleks pemakaman di daerah Kaliwungu yang setiap bulan Syawal selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk berziarah, yang kemudian terkenal dengan tradisi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Syawalan&lt;/span&gt;. Disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kuntul nlayang&lt;/span&gt; karena bila dilihat dari atas bentuknya seperti (burung) kuntul atau bangau yang sedang terbang.&lt;br /&gt;Oleh keluarga di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wewengkon &lt;/span&gt;Kendal yang ber&lt;span style="font-style: italic;"&gt;trah &lt;/span&gt;atau masih ada garis keturunan para tokoh-tokoh tersebut berusaha mensosialisasikan warisan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kebudayan katimuran&lt;/span&gt; yang diajarkan oleh para leluhur terutama kebudayaan yang bernuansa Jawa, dalam hal ini diadakan Lomba Napak Tilas Kuntul Nglayang.&lt;br /&gt;Sebagai kawula muda yang harus tahu warisan budaya leluhur terutama budaya Jawa, SMA 1 Cepiring melalui PA "Ardhiwana" ambil bagian sebagai peserta dalam lomba napak tilas tersebut. 1 regu putra yang beranggotakan kelas XI yaitu: Rizky Dian Buana (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;krokod)&lt;/span&gt;, Sutarmuji (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;K-su&lt;/span&gt;), Mustaqim (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kimbir&lt;/span&gt;), Prasongko (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gesbi&lt;/span&gt;), Totok Hadi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gembok&lt;/span&gt;), Zaenul Muis (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kumis&lt;/span&gt;), Syaiful Anwar (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prenges&lt;/span&gt;), Listiawan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kunyur&lt;/span&gt;), Ahm. Masyriki (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kempus&lt;/span&gt;), Ari Hidayat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ucrit&lt;/span&gt;), M. Arif Jamaludin (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kempes&lt;/span&gt;). Dan 1 regu putri: Indriyani Rahwati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Preman&lt;/span&gt;), Rahma (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wordot&lt;/span&gt;), Tintin Muzdalifah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gembes&lt;/span&gt;), Winarsih (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ngablak&lt;/span&gt;), Yuli (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyakdut&lt;/span&gt;), Apriliana (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Umpluk&lt;/span&gt;), Umi Nuryati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cumini&lt;/span&gt;), dari kelas XI, Villa Artasari (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berit&lt;/span&gt;), Afiatun (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cowek&lt;/span&gt;), Lisa Rahmawati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So'on), &lt;/span&gt;Sri Wahyumi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Glendem&lt;/span&gt;), dari kelas XII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan lomba napak tilas tersebut dilaksanakan oleh Keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat Wewengkon Kendal pada Minggu, 24 Agustus 200, dimulai pukul 07.00 wib dibuka dengan upacara pemberangkatan.&lt;br /&gt;Karena ingin memperkenalkan budaya Jawa, maka para peserta dihimbau untuk berperilaku secara orang Jawa dan cara berpakaian pun bernuansa Jawa.&lt;br /&gt;Setelah upacara pembukaan dilanjutkan dengan napak tilas itu sendiri yang terbagi dalam 4 pos materi dan 1 pos terakhir sebagai pos utama.&lt;br /&gt;Pos I, di makam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pangeran Pakuwojo &lt;/span&gt;(P. Gondokusumo)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;dalam bentuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kuntul nglayang&lt;/span&gt; berada di posisi ekor. Pos II di makam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wali Musyafak, Drs. Djumadi &lt;/span&gt;(Bupati Kendal ke-36), berada di posisi sayap kanan. Pos III di makam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sunan Katong, &lt;/span&gt;di posisi dada. Pos IV di makam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kyai Asy'ari&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kyai Puger &lt;/span&gt;(pendiri masjid Kaliwungu), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Adipati Mandurorejo &lt;/span&gt;(BupatiPekalongan th 1922, merupakan putra Sulan Agung Hanyokrokusumo raja Mataram). Pos V adalah pos utama yaitu di makam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Panembahan Djoeminah &lt;/span&gt;(putra P. Sutowijoyo raja Mataram pertama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/ardhiwana-dalam-napak-tilas-astana.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-637726157423743338?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/637726157423743338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=637726157423743338' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/637726157423743338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/637726157423743338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/ardhiwana-dalam-napak-tilas-astana.html' title='Ardhiwana dalam Napak Tilas Astana Kuntul Nglayang'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-7531130815777328166</id><published>2008-08-08T23:23:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:26:57.022-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>3 Profesor, 3 Penemuan</title><content type='html'>Pada suatu hari 3 orang vampir lagi unjuk taring atas kehebatannya masing-masing dalam hal menghisap darah dan membunuh mangsa.&lt;br /&gt;“kebetulan nih malem dingin banget, gue jadi laper neh” celetuk vampir pertama.&lt;br /&gt;“gimana kalo kita adu kekuatan, sapa yang paling cepet ngisep darah” tanya vampir kedua..&lt;br /&gt;“okeh…!!!”&lt;br /&gt;“gue duluan” kata vampir pertama…&lt;br /&gt;lalu…whuuusssss…vampir pertama melesat..gak lama, selang lima menit dia kembali lagi dengan muka penuh darah dan sambil berkata..”lo liat gak kota dibawah sono??”&lt;br /&gt;“iya liat” kata vampir dua &amp;amp; tiga&lt;br /&gt;“semua penduduknya udah pada tewas, gue isep darahnya”&lt;br /&gt;aahh, belom seberapa, neh liat gue..dan vampir kedua pun melesat tajam..selang tiga menit, diapun kembali dengan wajah belepotan darah, sambil berkata…&lt;br /&gt;“lo liat kampung dibawah sana?? semua penduduknya dah pada tewas gue isep darahnya!!”&lt;br /&gt;“aahh kecil, neh liat gue!!” vampir ketiga pun terbang melesat tajam… dan gak sampe satu menit dia udah kembali dengan darah diseluruh muka… dan dia berkata “lo liat tiang listrik dibawah sono??”&lt;br /&gt;“iya..iya liat…”&lt;br /&gt;“sialaaan..gue kagak liat!!@#$%^&amp;amp;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Habibie Afsyah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-7531130815777328166?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/7531130815777328166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=7531130815777328166' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7531130815777328166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7531130815777328166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/08/3-profesor-3-penemuan.html' title='3 Profesor, 3 Penemuan'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-7401928516965287678</id><published>2008-07-24T21:10:00.000-07:00</published><updated>2008-07-24T21:18:16.366-07:00</updated><title type='text'>KODE ETIK PENCINTA ALAM SE INDONESIA</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;**) Pencinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya&lt;br /&gt;adalah ciptaan Tuhan Yang Mahaesa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;**) Pencinta Alam Indonesia sebagai bagian dari masyarakat Indonesia sadar&lt;br /&gt;akan tanggung jawab kami kepada Tuhan, bangsa dan Tanah Air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;**) Pencinta ALam Indonesia sadar bahwa pencinta alam adalah sebagai makhluk&lt;br /&gt;yang mencintai alam sebasgai anugerah Yang Mahaesa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-7401928516965287678?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/7401928516965287678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=7401928516965287678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7401928516965287678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/7401928516965287678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/07/kode-etik-pencinta-alam-se-indonesia.html' title='KODE ETIK PENCINTA ALAM SE INDONESIA'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6861827551017087146</id><published>2008-06-30T21:33:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:54:11.183-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>Lintas UnGAraN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/29919180@N06/?saved=1"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRu1sOL0VI/AAAAAAAAARk/9ST6S30q3dI/s200/sunrise%281%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220919736712024402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hah..!, lagi-lagi kesasar.&lt;br /&gt;Kalimat itulah yang pertama terlintas dan terucap dari beberapa anggota Ardhiwana. Pasti Anda bingung dan bengong. Ceritanya begini:&lt;br /&gt;Pada tanggal 28 Juni 2008, kelompok PA (pencinta alam) SMA 1 Cepiring "Ardhiwana" mengadakan kegiatan akhir tahun yaitu "Purna Anggota" atau pelepasan keanggotaan bagi kelas 3 yang segera meninggalkan sma karena lulus sekolah. Kegiatan ini berlangsung tiga hari, 28-30 Juni 2008, dan diikuti oleh 23 anak : Syaiful Anwar (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prenges)&lt;/span&gt;, Rizki Dian Buana (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Krokod&lt;/span&gt;), M. Arif Jamaludin (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kempes&lt;/span&gt;), Ari Hidayat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ucrit&lt;/span&gt;), Labib Ibnu Sina (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;WakPoh&lt;/span&gt;), Ahmad Masyriki (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kempus&lt;/span&gt;), Totok Hadi Saputro (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gembok&lt;/span&gt;), Prasongko (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gesbi&lt;/span&gt;), Winarsih (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ngablak&lt;/span&gt;), dan Zainiyah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keong&lt;/span&gt;), peserta dari kelas x, Saiful Amri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bethie'k&lt;/span&gt;), Dimas Saputro (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samad&lt;/span&gt;), Lisa Rahwati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So'on)&lt;/span&gt;, Ismaul Waviroh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Isem&lt;/span&gt;), Amilatul Muamaroh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lemot&lt;/span&gt;), Sri Wahyumi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Glendem&lt;/span&gt;), dan Afiyatun (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cowek&lt;/span&gt;)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dari kelas xi, sedangkan dari kelas xii, dari 7 anak hanya 2 anak yang ikut yaitu Nina Anaqoh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ninong&lt;/span&gt;) dan Ermiana Dewi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kermi&lt;/span&gt;), ditambah 4 anak yang bukan ardhies, mereka hanya ikut2an yaitu :  Dimas PP, Mustaghfirin, Nurul Hidayah, dan Mustika sari, yang semuanya dari kelas xi. Dari alumni dan pendamping ada : Budi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bude'&lt;/span&gt;, Giarto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul&lt;/span&gt;, Kusnaryanto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mbawut&lt;/span&gt;, MasDin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nenek&lt;/span&gt;, dan MasDur selaku Pembina Ardhiwana. Dalam proposal yang diajukan kegiatan ini adalah lintas Ungaran. Maksudnya mereka akan melakukan pendakian melalui jalur Promasan dan turun lewat jalur Gedong Songo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRu11jKbII/AAAAAAAAARs/xcrq1CChA4U/s1600-h/ung01.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRu11jKbII/AAAAAAAAARs/xcrq1CChA4U/s200/ung01.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220919739215932546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada 28 Juni 2008, Sabtu, pukul 09.00 pagi, Ardhiwana berangkat dari kampus SMA 1 Cepiring menuju Limut Gonoharjo, tiba di sana pukul 10.45 wib. Setelah istirahat 15 menit perjalanan dilanjutkan menuju Curug Selawe (Lawe), Giarto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul &lt;/span&gt;ditunjuk oleh MasDur untuk menjadi Tim Pioner sebagai penunjuk arah dan tiba di curug tersebut pukul 11.45 wib. Di sana para ardhies (sebutan untuk anggota Ardhiwana) bersantai ria, ada berfoto2, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kecehan&lt;/span&gt;, dan makan siang ala petualang yaitu dengan menu bekal mereka, mie isntan direbus dengan kompor praktis, pelajaran yang mereka dapatkan di Ardhiwana. Kurang lebih setengah jam beristirahat, pada pukul 12.30 perjalanan dilanjutkan ke Dusun Promasan, perkampungan yang berada di kaki Gunung Ungaran sebelah utara dan merupakan jalur utama pendakian G. Ungaran wilayah Kabupaten Kendal. Bagi pendaki pemula, jalur ini paling banyak diminati selain Gedong Songo karena jalurnya tidak terlalu berbahaya dan bisa untuk sekedar refreshing. Para ardhies tiba di dusun tersebut pukul 15.20 wib dan beristirahat di barak milik Pak Wito (Ketua RT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beristirahat cukup, pukul 02.00 Minggu (dini hari) para ardhies dibangunkan untuk melakukan persiapan pendakian ke Puncak Gunung Ungaran. Setelah Pada pukul 02.45 setelah dipimpin berdoa oleh Mas Dur, pembina Ardhiwana, para ardhies mulai melakukan pe&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRxZiBfSVI/AAAAAAAAAR8/As-ur2PYyg0/s1600-h/ung24.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRxZiBfSVI/AAAAAAAAAR8/As-ur2PYyg0/s200/ung24.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220922551472965970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;rjalanan, pendakian pun dimulai dan Giarto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul &lt;/span&gt;lagi2 ditunjuk sebagai Tim Pioner dalam pendakian dan turun gunung, namun kali ini dibantu oleh Anto' &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keder&lt;/span&gt;, teman kenalan dari Kaliwungu. Walaupun sudah diketahui bahwa mendaki pasti melelahkan, tetapi ardhies sangat terkejut, lebih-lebih pembinanya, ketika tahu bahwa rute yang dilalui bukan jalur biasanya pendaki pemula melaluinya tetapi jalur lama (jalur timur) dimana medannya jauh lebih menantang. Pada jalur lama ini, tingkat kesulitannya tidak jauh beda dengan gunung2 sekelas Sindoro-Sumbing yang mestinya bukan pemula yang melewatinya. Pada jalur ini mereka harus melalui tidak hanya dengan berjalan, terkadang bahkan sering harus dengan merayap naik layaknya memanjat pohon. Dan juga hewan penghisap darah, pacet atau lintah di sini lebih sering ditemukan ketimbang pada jalur yang satunya. Hewan ini banyak ditemukan menempel pada pohon-pohon yang berada di pinggir jalan yang dilalui para ardhies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, dengan rasa bangga dan ucapan syukur dari mulut para ardhies, mereka mampu menaklukan puncak G. Ungaran pada pukul 05.15 pagi dengan selamat dan tidak ada pasien atau anggota yang sakit. Oleh Mas Dur, pembinanya, semuanya diminta memanfaatkan waktu kurang lebih tiga jam untuk menikmati keindahan alam semesta melalui puncak dan menghayati filosofi yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktu sudah menunjukkan pukul 08.30, dan dirasa tenaga sudah pulih juga semua sudah sarapan, waktunya untuk turun gunung, melalui jalur Gedong Songo. Di tengah perjalanan jalur ini membagi dua arah yang ke kiri ke arah Pos Mawar, Jimbaran dan yang ke kanan ke arah Gedong Songo. Kali ini Giarto  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul &lt;/span&gt;tidak ditemani oleh Anto' &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keder&lt;/span&gt; karena dia turun lewat jalur Promasan. Perjalanan pun dimulai. Nah!, ketika di tengah perjalanan ke Gedong Songo ternyata Giarto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul&lt;/span&gt; tidak lagi sebagai tim pioner karena harus mengurusi "pasien", dan ardhies yang berjalan paling depan diminta untuk mengikuti rombongan lain yang sudah di depan yang juga mempunyai arah ke Gedong Songo. Namun, ternyata ardhies paling depan tidak bisa mengikuti jejak rombongan lain yang dimaksud.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRyaQcZK7I/AAAAAAAAASM/YJay_QkQfkw/s1600-h/ung26.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRyaQcZK7I/AAAAAAAAASM/YJay_QkQfkw/s200/ung26.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220923663445470130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Alhasil, setelah sekian jauh perjalanan dilalui pertigaan yang semestinya para ardhies harus mengambil arah kanan, masih terus saja berjalan dan tidak mengetahui - dan sepintas memang tidak terlihat - bahwa jalur yang dilalui adalah jalur menuju Pos Mawar, Jimbaran, yang arahnya lebih jauh ke arah timur dari Gedong Songo dan akhirnya yaahh... salah jalur alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kesasar&lt;/span&gt;. Inipun tidak hanya Ardhiwana yang salah jalur, banyak rombongan lain tidak menginginkan melalui jalur ini. Setelah melakukan diskusi singkat, Ardhiwana tetap pada jalur tersebut walau kesasar, dan tujuan berikutnya adalah Pos Mawar, dan tiba di sana pukul 11.30 wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, MasDur beserta Giarto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jambul&lt;/span&gt;, MasDin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nenek&lt;/span&gt;, Budi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bude'&lt;/span&gt;, Kusnaryanto &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mbawut&lt;/span&gt;, Amri&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRyafT0LII/AAAAAAAAASE/XAvz_yJvRXE/s1600-h/ung11.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRyafT0LII/AAAAAAAAASE/XAvz_yJvRXE/s200/ung11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220923667436022914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bethie'k&lt;/span&gt; (ketua panitia) dan Mila &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lemot &lt;/span&gt;(Bendahara) mengadakan diskusi membahas  dan mencari solusi tindakan selanjutnya. Alhasil, setelah menilik pada keuangan "negara" dan ardhies, akhirnya disepakati Ardhiwana membatalkan ke Gedong Songo - sebenarnya ingin mengadakan kegiatan out bound panjat dinding - dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngekamp&lt;/span&gt; di Pos Mawar, Jimbaran yang selanjutnya pulang dan dijemput mobil di Pasar Jimbaran. Senin pagi pukul 08.30, para menuju pasar Jimbaran dan tepat pukul 10.00 ardhies sampai dan penjemputan sudah menunggu. Dalam perjalanan pulang ke SMA 1 Cepiring para ardhies mampir ke Bandungan untuk berbelanja. Satu jam kemudian dilanjutkan perjalanan dan sampai di kampus SMA 1 Cepiring pukul 14.00 wib. n' ... sayonara ....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6861827551017087146?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6861827551017087146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6861827551017087146' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6861827551017087146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6861827551017087146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/06/lintas.html' title='Lintas UnGAraN'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SHRu1sOL0VI/AAAAAAAAARk/9ST6S30q3dI/s72-c/sunrise%281%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-6054439423892073353</id><published>2008-05-10T01:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:53:44.748-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Setelah tidur ribuan tahun</title><content type='html'>SANTIAGO-Gunung Chaiten di Cile Selatan berulah dengan menyemburkan hujan abu tebal ke daerah sekitarnya. Aktivitas yang tidak biasa tersebut memunculkan gempa.&lt;br /&gt;Ribuan wargag yang tinggal....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;) Baca..&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-6054439423892073353?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/6054439423892073353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=6054439423892073353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6054439423892073353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/6054439423892073353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/05/setelah-tidur-ribuan-tahun.html' title='Setelah tidur ribuan tahun'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-2330092391986190771</id><published>2008-05-10T00:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:27:33.044-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>cewek bugil</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ada seorang cewek bugil naik becak. Sepanjang perjalanan, si tukang becak sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari si cewek tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merasa di perhatikan seperti itu, si cewek tersebut menegur:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cewek : Ada apa mas, kok ngeliatnya seperti itu? Belum pernah ngeliat cewek bugil apa?!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tukang Becak : Oh nggak mbak… Saya cuman bingung, kira-kira nanti mbak mengeluarkan uangnya dari mana ya???&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-2330092391986190771?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/2330092391986190771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=2330092391986190771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2330092391986190771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2330092391986190771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/05/cewek-bugil_10.html' title='cewek bugil'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5054564020020799863</id><published>2008-05-07T20:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:28:05.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Mengikuti Jejak Nenek Moyang</title><content type='html'>Dengan hati yang mantap Ardhi berkemas menyiapkan perlengkapannya karena besok pagi ia harus sudah sampai di tempat untuk memulai berlayar. Dia adalah peserta uji nyali dari Indonesia, peserta  ketiga setelah dua lainnya anta lain dari Amerika dan Inggris yang sudah berangkat dan dikabarkan hilang.&lt;br /&gt;Setelah dengan segala persiapan dia pun berangkat mengarungi samudera yang dikenal ganas dan terbukti sudah menelan dua korban hilang tersebut.&lt;br /&gt;Ketika Ardhi sampai di tengah laut, tiba-tiba badai datang dan ombak yang sangat besar  menghantam  sampannya. Walau ia selamat namun seluruh perlengkapannya hanyut di bawa arus laut.&lt;br /&gt;Ketika itu pula ia didekati oleh dua sosok manusia dan keduanya juga di atas sampan masing-masing. Kemudian mereka memperkenalkan diri yang ternyata mereka adalah pelaut dari Amerika dan Inggris yang dikabarkan hilang itu, dan menceritakan kejadian serupa yang dialaminya. Nah..! Di tengah keasyikan ngobrol, mereka dikagetkan oleh sebuah benda menyerupai guci yang mengambang, lantas benda itu diambil oleh pelaut dari Amerika. Maksud hati ingin meneliti benda tersebut dengan mengusapnya biar kering, eh..! tiba-tiba muncul dari lubang guci tersebut, sosok yang tidak jelas mukanya. Kemudian ia bersuara: "Hua..ha..ha..saya siap melayani dan mengabulkan satu permintaan tuan..hua..ha..haa..". Ketiga pelaut itu terkejut dan takut, tapi sangat gembira setelah mendengar kalimat dari sosok tersebut.&lt;br /&gt;Dengan ragu pelaut dari Amerika memulai permintaannya: "Hai Kisanak, kalau memang ucapanmu benar, bisakah kau kembalikan aku ke kantorku karena hari ini ada meeting dengan Pak Presiden mengenai laporan penelitianku". "Hua...ha...ha...". "cling" Waouw..! Dengan sekejap orang Amerika itu hilang dan sampai ditempat tujuan. "Kalau aku kisanak, pulangkan aku ke rumah, karena pasti sudah ditunggu oleh istri dan anakku" dengan sekejap pula pelaut Inggris itu bernasib sama dengan yang pertama. "Nah..! sekarang giliran Tuan?!" sosok itu memandang kepada pelaut dari Indonesia tersebut. "Karena saya tidak punya pekerjaan dan rumah, bahkan sudah tidak punya sanak keluarga ataupun famili, saya minta kedua orang tersebut dikembalikan lagi ke sini, tolong ya..?!". Dan.."cling" kedua orang tersebut pun dengan sekejap pula berada di samping orang Indonesia dengan keadaan bingung dan bertanya-tanya????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5054564020020799863?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5054564020020799863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5054564020020799863' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5054564020020799863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5054564020020799863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/05/mengikuti-jejak-nenek-moyang.html' title='Mengikuti Jejak Nenek Moyang'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-3999354786804439940</id><published>2008-05-03T04:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:54:56.811-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Hari Bumi</title><content type='html'>Ternyata tidak kita saja yang memiliki hari. Entah pihak mana yang mengawali, yang jelas setiap tanggal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;22 April&lt;/span&gt; selalu diperingati sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari Bumi&lt;/span&gt; dan tanggal itu pula ditetapkan sebagai Hari Bumi Sedunia.&lt;br /&gt;          Sayang momen yang semestinya sangat sakral bagi kalangan pencinta alam seperti halnya ARDHIWANA tidak diperingati secara khusus dengan melakukan atau melaksanakan kegiatan yang signifikan.&lt;br /&gt;              Sori ya.., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;temen-temen. &lt;/span&gt;Soalnya warga Ardhiwana sedang berkonsentrasi terhadap UNAS (untuk kelas XII) dan tugas pembuatan Laporan Perjalanan Study Tour ke Bali (untuk kelas XI). Perlu diketahui warga kami adalah siswa yang masih aktif di SMAN 1 Cepiring alias masih sekolah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;githuu... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              Tapi lain waktu, insyaallah, mudah-mudahan ARDHIWANA bisa memberikan sumbangsih kepada bumi tercinta - yang merupakan tempat mempertahankan nyawa - seberapa pun kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pa-ardhiwana-liputan.blogspot.com/"&gt;) baca...&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-3999354786804439940?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/3999354786804439940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=3999354786804439940' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3999354786804439940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/3999354786804439940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/05/hari-bumi.html' title='Hari Bumi'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-8512079990899048285</id><published>2008-04-22T20:11:00.001-07:00</published><updated>2009-07-13T10:55:56.565-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>PTA (Pengambilan Tanda Anggota)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SBKtvpCS8BI/AAAAAAAAAIk/NpPInpDWJug/s1600-h/upacara.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SBKtvpCS8BI/AAAAAAAAAIk/NpPInpDWJug/s200/upacara.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193404354292543506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah peserta didik melaksanakan "ritual" penerimaan anggota baru, peserta masih dituntut untuk mendapatkan tanda anggota sebagai tahap akhir keabsahan peserta resmi menjadi anggota pa Ardhiwana SMA N 1 Cepiring.&lt;br /&gt;Pada 22-24 Desember 2007, masa kepengurusan periode 2007/2008, melaksanakan kegiatan Pengambilan Tanda Anggota (PTA), di DIENG Kab. Wonosobo.&lt;br /&gt;Kegiatan yang diikuti oleh &lt;a href="http://pa-ardhiwana-jatidiri.blogspot.com/"&gt;21 anak kelas X&lt;/a&gt;, sebagai yunior alias yang akan melakukan.... &lt;a href="http://pa-ardhiwana-pta.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;(selengkapnya...)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-8512079990899048285?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/8512079990899048285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=8512079990899048285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8512079990899048285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/8512079990899048285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/04/pta-pengambilan-tanda-anggota.html' title='PTA (Pengambilan Tanda Anggota)'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SBKtvpCS8BI/AAAAAAAAAIk/NpPInpDWJug/s72-c/upacara.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-921826664492164048</id><published>2008-04-14T04:42:00.000-07:00</published><updated>2008-05-01T23:08:45.662-07:00</updated><title type='text'>AKU mengaku....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAgJzxp68sI/AAAAAAAAAE0/NwonLJXCAwk/s1600-h/rame-1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAgJzxp68sI/AAAAAAAAAE0/NwonLJXCAwk/s320/rame-1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190409355651642050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah nama mengisyaratkan bahwa dia memiliki makna untuk memperlihatkan jati diri terhadap sesuatu yang dihinggapi oleh nama tersebut. Begitu pun dengan AKU. AKU tidak tahu persis kapan dilahirkan. Yang jelas pada abad milenium ini, sekitar tahun 2004, AKU oleh pemuda pelajar&lt;br /&gt;&lt;a href="http://smacepiring.wordpress.com/"&gt;sma n 1 cepiring&lt;/a&gt; dibahas untuk dijadikan rumah sebagai tempat bernaung dan menyalurkan bakat. Nnmaun, AKU belum diberi nama. Hingga pada 2005, oleh para penerusnya disepakati AKU diberi nama &lt;a href="http://pa-ardhiwana-ardhiwana.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;ARDHIWANA.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-921826664492164048?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/921826664492164048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=921826664492164048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/921826664492164048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/921826664492164048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/04/aku-mengaku.html' title='AKU mengaku....'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAgJzxp68sI/AAAAAAAAAE0/NwonLJXCAwk/s72-c/rame-1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-451203818157566831</id><published>2008-04-09T22:02:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:56:29.976-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>DIENG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAhDVxp68xI/AAAAAAAAAFc/937aEGQL0Bg/s1600-h/candi-1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAhDVxp68xI/AAAAAAAAAFc/937aEGQL0Bg/s200/candi-1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190472611929977618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.&lt;/span&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dieng#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dieng#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Dieng&lt;/b&gt; adalah sebuah kawasan di daerah dataran tinggi di perbatasan antara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Banjarnegara" title="Kabupaten Banjarnegara"&gt;Kabupaten Banjarnegara&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Wonosobo" title="Kabupaten Wonosobo"&gt;Kabupaten Wonosobo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" class="mw-redirect" title="Jawa Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;. Desa Dieng terbagi menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dieng_Kulon_%2C_Batur%2C_Banjarnegara" title="Dieng Kulon , Batur, Banjarnegara"&gt;Dieng Kulon&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batur%2C_Banjarnegara" title="Batur, Banjarnegara"&gt;Kecamatan Batur&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten" title="Kabupaten"&gt;Kabupaten&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banjarnegara" class="mw-redirect" title="Banjarnegara"&gt;Banjarnegara&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dieng%2C_Kejajar%2C_Wonosobo" title="Dieng, Kejajar, Wonosobo"&gt;Dieng Wetan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kejajar%2C_Wonosobo" title="Kejajar, Wonosobo"&gt;Kecamatan Kejajar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Wonosobo" title="Kabupaten Wonosobo"&gt;Kabupaten Wonosobo&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kawasan ini terletak sekitar 26 km di sebelah Utara ibukota Kabupaten Wonosobo, dengan ketinggian mencapai 6000 kaki atau 2.093 m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin. Temperatur berkisar 15—20°C di siang hari dan 10°C di malam hari. Bahkan, suhu udara terkadang dapat mencapai 0°C di pagi hari, terutama antara Juli—Agustus. Penduduk setempat menyebut suhu ekstrem itu sebagai &lt;i&gt;bun upas&lt;/i&gt; yang artinya "embun racun" karena embun ini menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAgL4Rp68vI/AAAAAAAAAFM/5jGxFyhgR2Y/s1600-h/candi-1.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-451203818157566831?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/451203818157566831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=451203818157566831' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/451203818157566831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/451203818157566831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/04/dieng.html' title='DIENG'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAhDVxp68xI/AAAAAAAAAFc/937aEGQL0Bg/s72-c/candi-1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-2087869794888170647</id><published>2008-04-09T00:51:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:56:54.542-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan ARDHIWANA'/><title type='text'>PAB (Penerimaan Anggota Baru)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAbZnhp68rI/AAAAAAAAAEs/e1F7M2UzYJ8/s1600-h/PAB.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAbZnhp68rI/AAAAAAAAAEs/e1F7M2UzYJ8/s320/PAB.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190074893663400626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya geng motor &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aja&lt;/span&gt; yang melakukan Penerimaan Anggota Baru dalam organisasinya. &lt;a href="http://ardhiwana.blogspot.com"&gt;Ardhiwana&lt;/a&gt; yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;notabene&lt;/span&gt; adalah kumpulan pemuda petualang atau penjelajah alam juga melakukan hal tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu - Minggu, 10-11 November 2007 &lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;tersebut di kampus kita, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://sma1cepiring.wordpress.com"&gt;SMA N 1 Cepiring&lt;/a&gt;. Tapi tidak bisa dianggap sepele. Ketika memasuki praktek materi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ilmu Medan, &lt;/span&gt;peserta yang berjumlah 21 anak dan terbagi dalam 3 kelompok tersebut, dalam kondisi gelap alias malam hari harus mencari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pos&lt;/span&gt;, dengan memakai titik koordinat. Nah! di sini-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ni&lt;/span&gt; yang bikin serem...(kata mereka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sih). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kenapa emangnya?. &lt;/span&gt;"Ya iyalah..!! sapa yang ga' takut lewat kuburan, malam hari lagi, mana sepi lagi, mana gelap lagi, kan atuut" &lt;/span&gt;Indri yang berpawakan paling besar memberikan komentnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-2087869794888170647?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/2087869794888170647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=2087869794888170647' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2087869794888170647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/2087869794888170647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/04/pab-penerimaan-anggota-baru.html' title='PAB (Penerimaan Anggota Baru)'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VENM3XPgq5U/SAbZnhp68rI/AAAAAAAAAEs/e1F7M2UzYJ8/s72-c/PAB.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4040801525372920240.post-5040423709209930067</id><published>2008-04-02T23:23:00.000-07:00</published><updated>2008-04-02T23:27:17.560-07:00</updated><title type='text'>Posting awal</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Hai...ai pendatang baru nih, maklum ja yaa....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4040801525372920240-5040423709209930067?l=pa-ardhiwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/feeds/5040423709209930067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4040801525372920240&amp;postID=5040423709209930067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5040423709209930067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4040801525372920240/posts/default/5040423709209930067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pa-ardhiwana.blogspot.com/2008/04/posting-awal.html' title='Posting awal'/><author><name>pa_Ardhiwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12941084067021993523</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
